Kecelakaan di Indramayu: Tiga Santriwati Terluka Akibat Tabrakan dengan Mobil Operasional
Kecelakaan yang melibatkan mobil operasional Koperasi Merah Putih terjadi di Jalan MT Haryono, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (12/4/2026). Peristiwa ini menimpa tiga santriwati yang sedang melakukan kegiatan olahraga pagi bersama rombongan.
Kronologi Kecelakaan
Menurut Ardi, pengurus Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo, kejadian berlangsung saat rombongan santriwati sedang berolahraga. Mereka berjalan di bahu jalan sambil berbaris dua orang per baris. Namun, tiba-tiba dari arah belakang datang mobil operasional Koperasi Merah Putih jenis mHawk yang menabrak rombongan tersebut.
Ardi mengatakan bahwa ia tidak melihat langsung kejadian tersebut karena sedang mengawal rombongan santri laki-laki. Ia hanya mengetahui bahwa tiga santriwati telah tertabrak setelah mendengar kabar dari pihak lain.
Mobil yang menabrak itu bukan milik Koperasi Merah Putih di Indramayu, melainkan mobil operasional yang digunakan untuk Blitar. Mobil tersebut kebetulan lewat di wilayah Indramayu.
Pemindahan Korban dan Penanganan Medis
Para santriwati yang terkena kecelakaan, yaitu AAM (13), WH (13), dan DT (13), langsung dievakuasi ke RSUD Indramayu. Mereka kini masih dirawat dan menjalani pemeriksaan CT Scan secara menyeluruh.
Ardi menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan akan diberitahukan besok karena dokter ahli sedang libur. Saat ini, kondisi para korban masih dalam pemantauan dan memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
Penjelasan Sopir dan Kesaksian
Sementara itu, sopir mobil Koperasi Merah Putih, Purnama (51), mengakui bahwa ia mengantuk usai perjalanan jauh dari Jakarta. Ia berangkat pada jam 1 malam dan tujuannya adalah Blitar. Kecepatan mobil saat kejadian sekitar 20 kilometer per jam, sehingga kerusakan pada mobil tidak terlalu parah.
Purnama juga mengakui bahwa ia salah mengambil rute. Seharusnya, ia belok ke kanan menuju Bunderan Mangga, tetapi justru lurus ke arah Desa Terusan. Hal ini menyebabkan tabrakan terjadi di dekat Pasar Caplek.
Mobil yang dikendarainya merupakan mobil baru dengan plat nomor B 9687 XYH. Rencananya, mobil tersebut akan digunakan untuk operasional Koperasi Merah Putih di Blitar. Purnama juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinannya dan berharap kondisi korban segera membaik.
Tanggung Jawab dan Proses Hukum
Ardi menyampaikan bahwa pihak Koperasi Merah Putih bersikap bertanggung jawab atas kejadian ini. Mobil dan sopirnya kini berada di Mapolsek Sindang. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap iktikad baik dari pihak Koperasi Merah Putih.
Sementara itu, Kapolsek Sindang AKP Karnala mengatakan bahwa kejadian ini sedang didalami oleh pihak kepolisian. Kasus ini kini dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Indramayu untuk proses lebih lanjut.
Kondisi Korban dan Kegiatan Rutin
Ketiga santriwati yang terluka terdiri dari dua siswi tingkat SMP dan satu siswi tingkat MA. Mereka merupakan warga Kabupaten Indramayu. Dari tiga korban, satu di antaranya dilaporkan mengalami muntah saat bangun dari tidurnya.
Ardi menjelaskan bahwa olahraga pagi yang dilakukan rombongan santri merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap bulan sekali. Mereka biasanya berangkat dari pondok pesantren menuju Alun-alun Indramayu.






