Akhir Kisah Asmara: Dokter Kamelia Tegaskan Pisah dari Ammar Zoni, Ungkap Alasan di Balik Surat Pernyataan
Hubungan asmara yang terjalin antara aktor Ammar Zoni dan dokter gigi Kamelia kini telah resmi berakhir. Keputusan pahit ini diungkapkan langsung oleh Kamelia, yang menegaskan bahwa jalinan kasih mereka telah usai sejak tanggal 5 Maret 2026. Momen perpisahan ini ditandai dengan sebuah surat pernyataan yang diberikan langsung oleh Ammar Zoni kepada Kamelia, sebagai bukti resmi pengakhiran hubungan.
“Saya sudah tidak memiliki hubungan apa pun lagi dengan Ammar Zoni. Beliau telah memberikan surat pernyataan kepada saya bahwa kita sudah tidak memiliki ikatan apa-apa lagi sejak 5 Maret lalu. Jadi, jika ada pertanyaan mengenai Ammar, silakan ditujukan kepada keluarganya,” ujar Dokter Kamelia dalam sebuah unggahan ulang di akun Instagram @gosip_danu pada Minggu, 8 Maret 2026.
Lebih lanjut, Kamelia juga mengonfirmasi bahwa seluruh barang pribadi milik Ammar Zoni yang sebelumnya dititipkan di kediamannya kini telah dikembalikan. Tidak ada lagi satupun barang milik sang aktor yang tersisa di rumahnya.
“Barang-barang Bang Ammar sudah diambil oleh Adit, dan tidak ada lagi yang tertinggal di rumah saya. Jika ada salah kata selama ini, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Ini adalah jalan terbaik bagi kita berdua,” tambahnya.
Kamelia menegaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri hubungan ini bukanlah inisiatif dari pihaknya, melainkan datang langsung dari Ammar Zoni. “Yang memutuskan untuk berpisah adalah Bang Ammar,” jelasnya.
Perubahan Status Ibu Angkat dan Doa untuk Ammar Zoni
Tidak hanya soal hubungan asmara, Dokter Kamelia juga memberikan klarifikasi mengenai status Ibu Titi, yang sebelumnya dikenal sebagai ibu angkat Ammar Zoni. Menurut Kamelia, Ibu Titi tidak lagi menyandang status tersebut setelah Ammar Zoni memberikan surat pernyataan resmi.
“Ibu Titi juga sudah tidak lagi menjadi ibu angkat Ammar, karena Bang Ammar telah memberikan surat pernyataan kepada Ibu Titi bahwa beliau tidak diperkenankan lagi membawa nama Bang Ammar dan tidak berhak memberikan komentar mengenai kasus yang sedang dihadapi Bang Ammar,” terang Kamelia.
Meskipun hubungan mereka telah berakhir, Kamelia menyatakan bahwa ia tetap mendoakan yang terbaik untuk Ammar Zoni, termasuk kelancaran dalam proses rehabilitasi yang sedang dijalaninya.
“Saya ikhlas dan percaya ini adalah yang terbaik untuk saya dan Bang Ammar, terlebih lagi semua saksi-saksi sudah selesai memberikan keterangan. Saya dan Ibu Titi akan terus mendoakan yang terbaik untuk Bang Ammar,” ungkapnya.
Kamelia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menghakimi Ammar Zoni terkait kasus yang menjeratnya. Ia menggambarkan Ammar sebagai pribadi yang baik dan meminta agar tidak ada lagi komentar negatif atau perundungan terhadapnya.
“Bang Ammar adalah orang yang sangat baik. Jangan pernah menjelek-jelekkan dia, jangan pernah menyalahkan Bang Ammar, dan jangan pernah mem-bully dia. Dia hanyalah orang yang tersesat. Yang salah adalah orang-orang di sekitarnya,” tuturnya.
Insiden di Ruang Sidang: Titik Balik yang Memicu Tanda Tanya
Hubungan asmara antara Ammar Zoni dan Dokter Kamelia sempat menjadi sorotan publik, terutama setelah insiden yang terjadi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 26 Februari 2026. Dalam persidangan tersebut, keduanya terlihat terlibat perselisihan, bahkan Ammar terekam sempat membentak Kamelia.
Pasca insiden tersebut, Kamelia terlihat tak dapat menutupi kekecewaannya usai keluar dari ruang sidang. Situasi semakin memanas ketika Ammar Zoni memutuskan untuk membatasi pihak-pihak yang diizinkan berbicara mewakili dirinya di publik. Nama Kamelia tidak termasuk dalam daftar orang yang diizinkan, hanya kuasa hukum dan keluarganya yang diberi wewenang.
Penjelasan Kuasa Hukum Ammar Zoni
Menyikapi berbagai spekulasi yang muncul mengenai nasib hubungan Ammar Zoni dan Dokter Kamelia, kuasa hukum sang aktor, Jon Mathias, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa tidak ada masalah serius yang terjadi antara Ammar dan Kamelia.
“Sebenarnya tidak ada masalah. Selama ini kami sangat memahami bahwa Dokter Kamelia memang telah banyak membantu,” ujar Jon Mathias, mengutip dari kanal YouTube Hepi News pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Jon menjelaskan bahwa Ammar Zoni tetap menghargai semua pihak yang telah memberikan dukungan kepadanya. “Jadi, Ammar juga menghargai pihak-pihak lain yang sebelumnya telah memberikan bantuan kepada beliau.”
Namun, Jon menilai bahwa situasi perkara yang kini telah memasuki tahap krusial menuntut Ammar untuk lebih berhati-hati dalam menanggapi berbagai pernyataan yang beredar di publik. “Namun, ke depannya, proses perkara ini sudah memasuki tahap yang lebih serius, seperti tuntutan, keputusan, hingga pleidoi,” jelasnya.
Oleh karena itu, Ammar berharap agar tidak ada lagi komentar dari pihak lain yang berpotensi memicu polemik baru. “Karena itu, Ammar tidak ingin lagi ada komentar-komentar dari pihak lain yang mungkin tidak ia sukai.”
Jon Mathias mengklarifikasi bahwa pernyataan tersebut bukan dimaksudkan untuk melarang pihak tertentu berbicara, melainkan untuk memastikan informasi yang beredar lebih tertata dan terarah. “Jika dipertegas, bukan berarti tidak boleh berbicara, tetapi kami sebagai pihak Ammar hanya menyampaikan hal tersebut kepada media. Tujuannya agar semuanya bisa lebih tertata.”
Selain itu, tim kuasa hukum juga berharap suasana tetap kondusif selama proses hukum berlangsung. “Selain itu, kami juga ingin menjaga hubungan yang kondusif dengan para penegak hukum. Apalagi saat ini sedang bulan puasa, jadi kami berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang membangun opini-opini terkait perkara ini,” pungkasnya.
Rekam Jejak Kasus Narkoba Ammar Zoni
Ammar Zoni memiliki catatan kelam terkait kasus narkoba yang telah menjeratnya beberapa kali.
- Kasus Pertama (2017): Saat berada di puncak kariernya dengan membintangi sinetron “7 Manusia Harimau”, Ammar Zoni pertama kali terjerat kasus narkoba. Polisi menemukan barang bukti berupa ganja seberat 39,1 gram, yang berujung pada rehabilitasi selama satu tahun.
- Kasus Kedua (2023): Pada tahun 2023, Ammar kembali diamankan polisi terkait kepemilikan sabu-sabu seberat 1 gram. Hasil sidang memutuskan Ammar harus menjalani hukuman dua bulan di Rutan Cipinang dan menjalani rehabilitasi dari Maret hingga Agustus 2023.
- Kasus Ketiga (Desember 2023): Belum lama bebas, Ammar kembali ditangkap untuk ketiga kalinya pada Desember 2023. Ia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.
- Kasus Terbaru (Januari 2025): Terbaru, Ammar Zoni disebut kembali terlibat dalam aksi pengedaran narkoba di Rutan Salemba pada Januari 2025. Ia sempat dipindahkan ke Lapas Nusakambangan karena dikategorikan sebagai narapidana berisiko tinggi atau high risk. Kasus ini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.






