Emas Melonjak, Timah Dunia Naik Mencengangkan

Berita Terpopuler di Akhir Pekan

Pada akhir pekan lalu, Sabtu (24/1), berita mengenai kenaikan harga emas Antam dan Galeri24 menjadi yang paling banyak dibaca. Selain itu, isu tentang kenaikan harga timah dunia juga mendapat perhatian luas. Berikut adalah rangkuman terkini mengenai dua isu tersebut.

Kenaikan Harga Emas

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau yang dikenal sebagai Antam mengalami kenaikan pada perdagangan hari Sabtu (24/1). Dalam situs Logam Mulia, harga emas Antam hari ini mencapai Rp 2.887.000 per gram, naik sebesar Rp 7.000 dari hari sebelumnya. Sementara itu, harga jual kembali atau buyback emas Antam juga meningkat sebesar Rp 7.000, yaitu menjadi Rp 2.722.000 per gram.

Di sisi lain, harga emas di Galeri24 juga mengalami kenaikan. Berdasarkan informasi dari situs resmi Galeri24, harga emas hari ini mencapai Rp 2.915.000 per gram. Harga buyback emas di Galeri24 pun ikut naik, yaitu menjadi Rp 2.733.000 per gram.

Kenaikan Harga Timah

Kenaikan harga timah dunia menjadi topik utama dalam berita populer minggu ini. Menurut data dari London Metal Exchange (LME), harga timah pada penutupan perdagangan Jumat (23/1) mencapai USD 56.816 per ton, dengan kenaikan sebesar 9,52 persen.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai bahwa meskipun produksi timah Indonesia tidak terlalu besar, pengaruhnya terhadap pasar global cukup signifikan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyatakan bahwa produksi timah nasional saat ini mencapai sekitar 50 ribu ton per tahun.

Menurut Tri, kenaikan harga timah di pasar global tidak bisa dipisahkan dari kontribusi Indonesia. Ia menjelaskan bahwa harga timah yang sebelumnya berada di kisaran USD 33 ribu kini telah melonjak ke angka USD 51 ribu. Ia meyakini bahwa kenaikan ini berasal dari pengaruh Indonesia.

“Saya masih meyakini bahwa kenaikan harga timah saat ini adalah karena pengaruh dari Indonesia,” ujar Tri dalam acara Indonesia Weekend Miner di Hutan Kota Plataran, Jakarta Selatan, pada Sabtu (24/1).

Penutup

Dari segi emas dan timah, kenaikan harga keduanya menunjukkan dinamika pasar yang sangat sensitif terhadap faktor-faktor eksternal maupun domestik. Hal ini juga menjadi indikasi bahwa industri logam mulia dan logam non-ferrous tetap menjadi perhatian penting bagi para pelaku pasar dan masyarakat luas.

Pos terkait