Komitmen GP Ansor dalam Membangun Ekosistem Ekonomi Kerakyatan
Gerakan Pemuda (GP) Ansor menunjukkan komitmennya untuk membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang berbasis pemberdayaan kader serta kerja sama lintas sektor. Dalam upaya ini, GP Ansor menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, serta mitra usaha nasional dan sektor pangan. Tujuannya adalah untuk memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut.
Program yang dijalankan oleh GP Ansor telah berhasil menyerap sekitar 115 kader Ansor. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan para kader agar lebih berdaya saing. Hal ini menjadi langkah penting dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberlanjutan program ekonomi Ansor di daerah. Ia mengungkapkan bahwa dukungan dari berbagai mitra strategis, mulai dari pemerintah daerah hingga pelaku usaha, sangat penting dalam mendorong pengembangan UMKM di Kabupaten Batang.
“Alhamdulillah, GP Ansor mendapatkan dukungan dari berbagai mitra strategis, mulai dari pemerintah daerah hingga pelaku usaha. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Batang,” ujar Addin melalui keterangan tertulis.
Selain itu, program ini tidak hanya membuka akses kerja, tetapi juga mendorong peningkatan kompetensi dan keterampilan kader. Addin menegaskan bahwa kebutuhan saat ini adalah sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM harus terus menjadi fokus gerakan GP Ansor.
Pelantikan Pengurus dan Pembangunan Kandang Ayam
Dalam rangkaian kegiatan, GP Ansor juga melaksanakan pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Batang di Pendopo Batang, Jumat (30/1/2026). Addin menekankan pentingnya menjadikan sektor ekonomi sebagai ruang baru perluasan gerakan Ansor. Ia berharap para sahabat yang baru dilantik mampu menjadikan ekonomi sebagai medan perjuangan baru untuk memperluas manfaat gerakan.
Selain itu, GP Ansor juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan kandang ayam program Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) melalui kemitraan peternakan rakyat. Proyek ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ekonomi kader dan masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem ketahanan pangan.
“Di Subang sudah panen, di Indramayu baru dilakukan peluncuran dengan kapasitas puluhan ribu ekor, dan hari ini kita memulai pembangunan kandang ayam di Batang. Ini ikhtiar menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ekonomi kader dan masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem ketahanan pangan,” jelas Addin.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan kader Ansor dalam rantai pasok, termasuk penyediaan pakan ternak, menjadi bentuk integrasi ekonomi yang saling menguatkan. “Ini keterkaitan yang saling menguntungkan untuk menopang kesejahteraan bersama. Bismillah, semoga diridhai,” pungkasnya.
Dukungan Pemerintah
Sementara itu, Menteri Koordinator Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi antara pemerintah dan GP Ansor dalam penguatan ekonomi rakyat. Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan GP Ansor sangat penting dalam mendukung berbagai program pemerintah.
“Saya akan terus mendorong kerja sama dengan GP Ansor. Tanpa dukungan Ansor, program-program pemerintah tidak akan berjalan maksimal. Ayo kita sambut dan sukseskan bersama gerakan ekonomi rakyat,” pungkasnya.





