Harga emas Antam hari ini 3 Maret 2026 terjun Rp 77 ribu, Pegadaian ikut turun

Emas Mengalami Penurunan Signifikan: Analisis Harga Terbaru dan Faktor Pengaruh

Pasar emas pada Rabu, 4 Maret, menunjukkan dinamika yang cukup mengejutkan dengan terjadinya penurunan harga yang tajam pada berbagai jenis emas batangan. Pergerakan ini memicu perhatian para investor dan masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi atau pelindung nilai.

Penurunan Tajam Harga Emas Antam

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat penurunan harga yang cukup signifikan. Berdasarkan pantauan dari laman Logam Mulia, harga emas Antam terpangkas sebesar Rp 77.000 per gram. Jika sebelumnya harga emas berada di angka Rp 3.122.000 per gram, kini turun menjadi Rp 3.045.000 per gram.

Tidak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam pun ikut terpengaruh. Angka pembelian kembali emas Antam kini berada di level Rp 2.794.000 per gram.

Penting untuk diketahui bahwa dalam setiap transaksi penjualan emas, baik itu pembelian maupun penjualan kembali, dikenakan ketentuan pajak. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, pajak berlaku untuk semua jenis emas dengan berbagai ukuran gramasi, mulai dari 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

Khusus untuk transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai lebih dari Rp 10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran pajak ini adalah 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP. PPh Pasal 22 ini akan dipotong secara langsung dari total nilai transaksi buyback.

Emas UBS dan Galeri24 Turut Mengalami Koreksi Harga

Penurunan harga tidak hanya terjadi pada emas Antam. Emas batangan dari produsen lain seperti UBS dan Galeri24 juga kompak mengalami koreksi harga.

  • Emas UBS: Harga emas UBS mengalami penurunan dari Rp 3.195.000 per gram menjadi Rp 3.162.000 per gram. Emas UBS tersedia dalam berbagai pilihan kuantitas, mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram.
  • Emas Galeri24: Serupa dengan UBS, harga emas Galeri24 juga mengalami penurunan. Sebelumnya dibanderol Rp 3.173.000 per gram, kini turun menjadi Rp 3.146.000 per gram. Emas Galeri24 dapat dibeli dalam kuantitas mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.

Rincian Harga Emas Berdasarkan Produsen dan Gramasi

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah rincian harga emas dari berbagai produsen berdasarkan gramasinya per Rabu, 4 Maret:

Daftar Lengkap Harga Emas Galeri24 Hari Ini

  • 0,5 gram: Rp 1.650.000
  • 1 gram: Rp 3.146.000
  • 2 gram: Rp 6.216.000
  • 5 gram: Rp 15.427.000
  • 10 gram: Rp 30.772.000
  • 25 gram: Rp 76.517.000
  • 50 gram: Rp 152.912.000
  • 100 gram: Rp 305.672.000
  • 250 gram: Rp 762.303.000
  • 500 gram: Rp 1.524.605.000
  • 1.000 gram: Rp 3.049.209.000

Harga Emas Pegadaian Hari Ini UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.709.000
  • 1 gram: Rp 3.162.000
  • 2 gram: Rp 6.273.000
  • 5 gram: Rp 15.503.000
  • 10 gram: Rp 30.842.000
  • 25 gram: Rp 76.951.000
  • 50 gram: Rp 153.586.000
  • 100 gram: Rp 307.6053.000
  • 250 gram: Rp 767.406.000
  • 500 gram: Rp 1.533.009.000

Harga Emas Antam Hari Ini

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.572.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 3.045.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 6.030.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 9.020.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 15.000.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 29.945.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 74.737.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 149.395.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 298.712.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 746.515.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.492.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.985.600.000

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas

Penurunan harga emas ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor global dan domestik. Salah satu faktor yang seringkali memicu volatilitas di pasar emas adalah ketegangan geopolitik. Isu-isu seperti ketegangan di Timur Tengah, misalnya, dapat mendorong investor untuk beralih ke aset yang dianggap lebih aman, yang seringkali adalah emas. Namun, dalam konteks penurunan harga ini, faktor lain mungkin lebih dominan.

Selain itu, pergerakan nilai tukar mata uang juga memainkan peran penting. Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat, misalnya, biasanya cenderung menopang harga emas yang dinilai dalam Dolar. Namun, jika ada faktor lain yang lebih kuat menekan harga emas, efek dari pelemahan Rupiah bisa saja tertutupi.

Kondisi ekonomi makro global, seperti kebijakan suku bunga oleh bank sentral utama dunia, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi, juga merupakan penentu utama pergerakan harga emas. Ketika suku bunga naik, daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset) cenderung menurun, sehingga menekan harganya. Sebaliknya, dalam kondisi ketidakpastian ekonomi atau inflasi tinggi, emas seringkali menjadi pilihan investasi yang menarik.

Pergerakan harga saham di pasar modal juga dapat memiliki korelasi dengan harga emas. Terkadang, ketika pasar saham mengalami koreksi, investor beralih ke emas sebagai aset safe haven. Namun, tidak selalu ada hubungan langsung, dan faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi masing-masing pasar bisa saja berbeda.

Perlu diingat bahwa pasar emas sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai sentimen. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan terkini dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Pos terkait