Harga Emas Antam Hari Ini Turun
Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini, Senin (11/5/2026) mengalami penurunan sebesar Rp20 ribu. Emas Antam kini dibanderol menjadi Rp2.819.000 per gram. Sebelumnya, pada pekan lalu, harga emas Antam menutup pergerakan di angka Rp2.639.000 per gram.
Harga Buyback Juga Mengalami Penurunan
Menurut situs Logam Mulia, tidak hanya harga beli emas yang turun, tetapi harga buyback juga mengalami penurunan sebesar Rp18 ribu, sehingga menjadi Rp2.626.000 per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam untuk emas yang dijual di Butik Antam. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Besarannya adalah 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.
Harga Emas Antam dalam Berbagai Pecahan
Berikut ini adalah daftar harga emas batangan Antam per hari ini dalam berbagai pecahan:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.459.500
- Harga emas 1 gram: Rp2.819.000
- Harga emas 2 gram: Rp5.578.000
- Harga emas 3 gram: Rp8.342.000
- Harga emas 5 gram: Rp13.870.000
- Harga emas 10 gram: Rp27.685.000
- Harga emas 25 gram: Rp69.087.000
- Harga emas 50 gram: Rp138.095.000
- Harga emas 100 gram: Rp276.112.000
- Harga emas 250 gram: Rp690.015.000
- Harga emas 500 gram: Rp1.379.820.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.759.600.000
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Emas Fisik sebagai Instrumen Investasi Berisiko Rendah
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko yang berbeda. Ada yang rendah, moderat, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
“Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri,” ucap Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.
“Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi,” kata Andy.






