IHSG Menguat di Awal Perdagangan, Indeks Saham Unggulan Kompak Hijau
Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Selasa pagi, 10 Februari 2026, dibuka dengan tren positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dari pelemahan tipis di awal sesi dan merangkak naik ke zona hijau. Pergerakan ini melanjutkan sentimen positif dari penutupan perdagangan bursa sehari sebelumnya, di mana IHSG tercatat menguat signifikan.
Pada saat pembukaan perdagangan, IHSG sempat mencatatkan pelemahan sebesar 0,29 poin, menyentuh angka 8.031,58. Namun, tren tersebut tidak berlangsung lama. Tak lama kemudian, indeks utama pasar modal Indonesia ini langsung berbalik arah dan menunjukkan penguatan.
Sebagai perbandingan, pada penutupan perdagangan bursa Senin sore, 9 Februari 2026, IHSG berhasil mengakhiri sesi dengan catatan positif. Indeks ditutup menguat sebesar 1,22 persen atau setara dengan 96,61 poin, bertengger di level 8.031,87. Kenaikan ini menunjukkan adanya kepercayaan investor terhadap pasar saham domestik.
Analisis Pergerakan IHSG di Sesi Pagi
Memasuki menit kelima perdagangan, IHSG semakin menunjukkan kekuatannya. Indeks tercatat menguat sebesar 22,1 poin, atau naik 0,28 persen, mencapai level 8.053,97. Selama sesi pagi tersebut, IHSG mencatatkan level tertingginya di angka 8.059,79, sementara level terendahnya berada di 8.011,13. Rentang pergerakan ini menunjukkan adanya dinamika pasar yang cukup aktif.
Dalam hal transaksi, investor membukukan nilai sebesar Rp1,27 triliun. Volume saham yang diperjualbelikan mencapai 2,12 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 160 ribu kali. Angka-angka ini mencerminkan tingginya minat investor dalam melakukan aktivitas jual beli saham pada pagi hari.
Distribusi pergerakan saham pagi ini juga menunjukkan gambaran yang cukup merata. Terdapat 332 saham yang mengalami penguatan, sementara 185 saham lainnya tercatat melemah. Selain itu, sebanyak 441 saham dilaporkan stagnan atau tidak mengalami perubahan harga. Keseimbangan antara saham yang menguat dan melemah ini mengindikasikan pasar yang cukup dinamis namun terkendali.
Indeks Saham Unggulan Kompak Menguat
Pergerakan positif tidak hanya terjadi pada IHSG secara keseluruhan, tetapi juga merambah ke indeks-indeks saham unggulan. Berdasarkan data yang dihimpun, mayoritas indeks saham unggulan tercatat menguat pada sesi perdagangan pagi ini. Kekompakan penguatan ini memberikan sinyal positif bagi sektor-sektor utama di pasar modal.
Berikut adalah rincian pergerakan beberapa indeks saham unggulan pada pagi hari:
- LQ45: Menguat sebesar 0,31 persen, mencapai level 823,51. Indeks ini mencakup 45 saham dengan likuiditas tertinggi dan kapitalisasi pasar terbesar.
- IDX30: Mencatatkan penguatan sebesar 0,34 persen, berada di level 428,11. Indeks ini terdiri dari 30 saham yang memiliki fundamental kuat dan likuiditas yang baik.
- IDX80: Mengalami kenaikan 0,34 persen, mencapai 126,99. Indeks ini mencerminkan kinerja 80 saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar yang besar.
- IDXESGL: Menguat tipis 0,2 persen, berada di level 145,99. Indeks ini melacak saham-saham yang memiliki kinerja baik dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
- IDXQ30: Mencatat penguatan 0,19 persen, berada di level 139,03. Indeks ini mengukur kinerja 30 saham dengan kapitalisasi pasar besar yang dipilih berdasarkan faktor kuartalan.
Kompaknya penguatan indeks-indeks unggulan ini menunjukkan bahwa sentimen positif diperkirakan akan berlanjut dan merata di berbagai sektor industri yang tercakup dalam indeks tersebut.
Saham-saham Unggulan yang Melesat
Di tengah pergerakan pasar yang positif, beberapa saham menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan kenaikan harga yang signifikan. Terdapat delapan saham yang berhasil mencatatkan penguatan lebih dari 10 persen pada perdagangan pagi ini, menjadikannya daftar pantauan (watchlist) yang menarik bagi para investor. Kenaikan harga yang drastis ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari rilis berita positif, kinerja keuangan yang memuaskan, hingga aksi korporasi yang menarik.
Berikut adalah daftar saham yang mengalami lonjakan harga signifikan pada pagi hari:
- PT Ifishdeco Tbk (IFSH): Mengalami penguatan sebesar 24,9 persen, dengan harga saham mencapai Rp1.580.
- PT Link Net Tbk (LINK): Mencatat kenaikan harga sebesar 24,23 persen, diperdagangkan pada level Rp2.820.
- PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA): Menguat 18,55 persen, mencapai harga Rp294 per saham.
- PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA): Mengalami kenaikan sebesar 15,09 persen, dengan harga saham di Rp610.
- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO): Mencatat penguatan 13,17 persen, diperdagangkan pada level Rp6.875.
- PT Puri Global Sukses Tbk (PURI): Mengalami kenaikan harga sebesar 11,3 persen, mencapai Rp256 per saham.
- PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA): Mencatat penguatan 11,11 persen, diperdagangkan pada level Rp260.
- PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI): Mengalami kenaikan harga sebesar 10,3 persen, mencapai Rp182 per saham.
Pergerakan saham-saham ini patut dicermati lebih lanjut oleh para investor untuk mengidentifikasi potensi keuntungan dan risiko yang mungkin timbul. Analisis fundamental dan teknikal yang mendalam akan sangat membantu dalam mengambil keputusan investasi yang tepat terkait saham-saham ini.
Dengan tren penguatan yang terlihat di awal perdagangan, IHSG diperkirakan memiliki potensi untuk melanjutkan kenaikannya. Rentang pergerakan yang diprediksi berada di level 7.800 hingga 8.200 menunjukkan adanya ruang apresiasi yang cukup lebar bagi pasar saham Indonesia. Investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan pasar dan berita ekonomi terkini untuk mengoptimalkan strategi investasi mereka.





