Insanul Fahmi Tiru Inara, Adukan Mawa ke Komnas Anak Demi Anak

Polemik Hak Bertemu Anak Mengemuka di Tengah Konflik Rumah Tangga Selebgram Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa

Rumah tangga selebgram sekaligus pengusaha Insanul Fahmi dan kreator konten Wardatina Mawa kembali menjadi sorotan publik. Di tengah proses hukum yang masih bergulir, isu mengenai hak bertemu anak kini mencuat ke permukaan, menambah kerumitan konflik yang tengah mereka hadapi. Insanul Fahmi mengungkapkan kesulitan yang dialaminya dalam bertemu buah hatinya, sebuah situasi yang membuatnya mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut.

Insanul berencana untuk melaporkan sang istri, Wardatina Mawa, ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak). Tujuannya adalah untuk mendapatkan kejelasan dan kepastian mengenai aksesnya untuk bertemu dan berkomunikasi dengan sang anak. Ia merasa bahwa pembatasan ini tidak hanya berdampak pada proses hukum yang sedang berjalan, tetapi juga secara signifikan memengaruhi hubungannya dengan buah hatinya.

Konflik ini berawal dari polemik dugaan perselingkuhan yang sebelumnya diungkapkan oleh Mawa kepada publik. Situasi semakin memanas ketika Mawa, yang merupakan istri sah, melaporkan Insanul Fahmi bersama Inara Rusli atas dugaan perzinaan ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025. Sejak laporan tersebut diajukan, perselisihan antara keduanya kian meluas dan merambah ke ranah hukum yang lebih serius.

Dampak Pembatasan Akses Terhadap Hubungan Orang Tua dan Anak

Insanul Fahmi menyatakan bahwa dampak dari situasi ini tidak hanya terbatas pada proses hukum yang sedang dihadapi, tetapi juga merusak kedekatan emosionalnya dengan sang anak. Ia merasa akses untuk bertemu dan berkomunikasi dengan buah hatinya dibatasi secara ketat. Merasa dirugikan sebagai seorang ayah, Insanul kini mempertimbangkan untuk membawa persoalan hak bertemu anak ini ke Komnas Anak. Harapannya adalah mendapatkan pendampingan, mediasi, dan solusi yang adil agar ia dapat kembali bertemu dengan anaknya.

“Iya, capek sih sebenarnya (dipersulit) ketemu anak,” ujar Insanul dalam sebuah kesempatan, seperti dikutip dari kanal YouTube Cumicumi pada Kamis (19/2/2026). Ia mengaku telah memikirkan dampak jangka panjang dari membawa persoalan ini ke lembaga perlindungan anak.

“Sebenernya kasihan anak sih mikirnya. Takut nanti kalau dilaporin ke Komnas makin panjang,” lanjutnya, menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi psikologis sang anak. Namun, di sisi lain, Insanul merasa tidak memiliki pilihan lain jika pembatasan ini terus berlanjut. “Tapi kalau aku enggak lapor ke Komnas enggak dikasih ketemu anak,” tegasnya, menyiratkan keputusasaan dalam upayanya untuk tetap terhubung dengan buah hatinya.

Dalam kesempatan yang sama, Insanul juga sempat mengungkapkan permohonannya kepada publik untuk mendapatkan bantuan informasi mengenai keberadaan anaknya. “Temen-temen bantu dong. Aku pengin ketemu anak. Ada yang tahu enggak alamatnya?,” ucapnya, menunjukkan betapa ia merindukan sang anak.

Terkait langkahnya yang dianggap sebagian orang mengikuti jejak Inara Rusli, yang sebelumnya melaporkan Virgoun ke Komnas Anak karena merasa dipersulit bertemu anak, Insanul membantahnya. “Nggak ikutin jejak Inara juga sih, sebenarnya bukan karena itu sih, cuman aku pengin ada panggilan resmi aja biar bisa ketemu gitu kan,” jelasnya. Ia berargumen bahwa melalui laporan resmi ke Komnas Anak, akan ada mekanisme yang jelas dan terstruktur yang dapat membantunya untuk dipertemukan dengan sang anak. “Karena kalau aku yang ngajuin ke Komnas, enggak ada waktu buat diketemuin (sama anak),” tutupnya, menekankan urgensi dari adanya intervensi resmi.

Wardatina Mawa Berikan Perspektif Berbeda: Akses Tidak Ditutup

Di sisi lain, Wardatina Mawa, istri Insanul Fahmi, memberikan keterangan yang berbeda mengenai isu akses pertemuan antara Insanul dan anak mereka. Wanita yang kerap tampil bercadar ini menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menutup akses bagi Insanul untuk bertemu dengan buah hati mereka.

Mawa mengklaim bahwa Insanul Fahmi baru saja bertemu dengan anak mereka. “Kemarin baru ketemu,” terangnya, seperti dikutip dari kanal YouTube Insertlive dan TRANS TV Official pada Kamis (19/2/2026). Pernyataan ini secara langsung membantah klaim Insanul mengenai kesulitan bertemu anak.

Lebih lanjut, Mawa kembali menegaskan bahwa ia tidak pernah menghalangi komunikasi antara Insanul dan sang anak. Menurut wanita berusia 25 tahun ini, ayah dan anak tersebut tetap saling berkomunikasi, termasuk melalui panggilan video. “Alhamdulillah aku enggak menutup untuk komunikasi ya. Jadi tetap mereka video call,” ujar Mawa. Ia menambahkan bahwa komunikasi tersebut tetap berjalan aktif, meskipun bukan sepenuhnya diinisiasi olehnya, melainkan melalui perantara, yang disebutnya sebagai “Mbaknya A”. Pernyataan Mawa ini menyajikan sudut pandang yang berlawanan, menimbulkan pertanyaan lebih lanjut mengenai kebenaran klaim kedua belah pihak dan kompleksitas situasi yang dihadapi keluarga ini.

Pos terkait