Isu Tunggakan Gaji Menghiasi Persiapan PSBS Lawan Persebaya

Kondisi PSBS Biak yang Tidak Menguntungkan

Pelatih PSBS Biak, Kahudi Widodo, menunjukkan tekad untuk tampil maksimal saat menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026. Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa dirinya tetap realistis menghadapi situasi yang sedang dihadapi oleh timnya.

”Kami ingin bermain maksimal sepanjang pertandingan. Kita lihat hasilnya nanti,” ujar Kahudi seperti yang dilansir dari sumber terpercaya.

Namun, ia juga menyampaikan bahwa kondisi saat ini tidak bisa diabaikan begitu saja. ”Kami realistis dengan situasi yang ada. Kami tidak akan terlalu jauh memikirkan hasil,” tambahnya.

PSBS Biak kini tengah menghadapi tantangan berat karena telah mengalami 13 pertandingan tanpa kemenangan. Selain itu, isu tunggakan gaji para pemain dan staf klub juga menjadi perhatian serius. Meski begitu, Kahudi berharap para pemain dapat bertanggung jawab sebagai pemain profesional.

”Kami sudah berlatih dan saya melihat ada aspek yang perlu dibangun agar pemain bisa tampil maksimal saat melawan Persebaya,” ujarnya.

Tekanan untuk Meraih Poin

PSBS saat ini berada di dasar klasemen dengan hanya 18 poin. Mereka hanya memiliki empat laga tersisa untuk mengejar marjin sebelas poin dari zona aman. Dengan situasi ini, PSBS harus meraih tiga poin penuh agar bisa terhindar dari ancaman degradasi lebih awal.

Kahudi menekankan pentingnya mentalitas kuat bagi para pemain. Menurutnya, pertandingan melawan Persebaya bisa menjadi peluang untuk para pemain menunjukkan kemampuan mereka.

”Pertandingan melawan tim besar seperti Persebaya menjadi motivasi tersendiri bagi pemain untuk menunjukkan kualitas mereka. Mereka masih punya masa depan untuk dilihat banyak orang,” ujarnya.

Persiapan Tim dan Harapan

Gelandang PSBS, Arjuna Agung, menyatakan kesiapan tim untuk mengikuti instruksi pelatih dan optimistis akan memberikan performa terbaik.

”Kami datang bukan hanya sekadar datang, tapi membawa harapan. Semoga di pertandingan besok kami bisa bermain maksimal dan mendapatkan hasil yang baik,” kata Arjuna Agung.

PSBS Biak kini berada di bawah tekanan berat. Namun, dengan dukungan dari pelatih dan semangat para pemain, mereka berharap bisa membalikkan situasi dan menjauhi ancaman degradasi. Laga melawan Persebaya menjadi kesempatan berharga untuk menunjukkan perubahan positif.

Pos terkait