Bek kiri Persib Bandung, Frans Putros, baru-baru ini mendapatkan kepercayaan untuk membela tim nasional Irak dalam sebuah laga penting jelang kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan persahabatan internasional ini mempertemukan Irak dengan tim raksasa sepak bola dunia, Spanyol, yang juga merupakan juara Eropa. Laga tersebut digelar pada hari Kamis, 5 Juni, di Estadio Riazor, A Coruna. Dalam pertandingan yang sengit, Putros dan rekan-rekannya di timnas Irak berhasil menunjukkan performa gemilang dengan menahan imbang tim Matador dengan skor akhir 1-1.
Gol pembuka dalam pertandingan ini dicetak oleh pemain Spanyol, Ferran Torres, pada menit ke-16. Namun, timnas Irak tidak tinggal diam. Selang beberapa menit kemudian, tepatnya pada menit ke-27, Merchas Doski berhasil menyamakan kedudukan, mengakhiri babak pertama dengan skor imbang.
Hasil imbang melawan tim sekelas Spanyol ini menjadi sebuah pencapaian yang patut diapresiasi oleh Irak. Perlu dicatat, dalam pertemuan terakhir kedua tim di ajang Piala Konfederasi pada 17 Juni 2009, Irak harus menelan kekalahan tipis 0-1. Keberhasilan kali ini menunjukkan perkembangan signifikan yang telah dicapai oleh tim berjuluk Lions of Mesopotamia tersebut.
Dalam duel melawan Spanyol tersebut, Frans Putros diturunkan sebagai pemain pengganti. Mengenakan nomor punggung 26, Putros dipercaya oleh pelatih Graham Arnold untuk masuk ke lapangan pada menit ke-62, menggantikan posisi Hussein Ali. Meskipun hanya bermain selama 28 menit, Putros berhasil memberikan kontribusi yang berarti.
Performa Frans Putros dalam Laga Internasional
Menurut data dari Sofascore, bek kiri yang baru saja mengantarkan Persib Bandung meraih gelar juara Liga Super 2025-2026 ini mendapatkan penilaian yang cukup baik. Putros dianugerahi skor 6,6 atas penampilannya.
Menariknya, sebagai pemain pengganti, rating yang diraih Putros ini ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan pemain pengganti lainnya dari tim Irak, yaitu Aymen Hussein. Hussein mencatatkan rating terendah di antara para pemain pengganti dengan skor 6,2. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun waktu bermainnya terbatas, Putros mampu memberikan dampak positif bagi timnya.
Analisis Pertandingan: Dominasi Spanyol, Perlawanan Gigih Irak
Data Sofascore juga mengungkapkan bahwa timnas Irak bermain di bawah tekanan yang cukup besar selama pertandingan. Spanyol mendominasi penguasaan bola dengan angka mencapai 66 persen. Tekanan ini terlihat jelas sepanjang jalannya pertandingan.
Di babak pertama, lini belakang Irak harus bekerja keras menahan gempuran serangan dari Spanyol. Tim Matador tercatat melepaskan tujuh tembakan ke arah gawang Irak. Intensitas serangan Spanyol tidak menurun di babak kedua, di mana mereka kembali melancarkan enam tembakan.
Meskipun demikian, timnas Irak bukanlah tanpa perlawanan. Dengan penguasaan bola yang lebih rendah, yaitu 34 persen, Irak mampu menciptakan tiga tembakan sepanjang laga. Ini menunjukkan bahwa tim Irak mampu memanfaatkan peluang yang ada dengan efektif, meskipun dalam kondisi tertekan.
Pujian dari Pelatih Spanyol
Keberhasilan timnas Irak menahan imbang Spanyol menuai pujian dari pelatih tim nasional Spanyol, Luis De la Fuente. Dikutip dari sumber berita olahraga, De la Fuente mengungkapkan keterkejutannya atas solidnya penampilan Irak.
“Saya sangat terkejut. Kami (Spanyol) mengalami kesulitan di babak pertama untuk menghentikan serangan mereka,” ungkap De la Fuente. Ia menambahkan bahwa tim Irak menunjukkan kecepatan dan intensitas yang tinggi saat berhadapan dengan Spanyol, serta mengetahui cara untuk menekan lawan.
“Melawan Spanyol, mereka (Irak) menunjukkan kecepatan dan intensitas. Mereka tahu bagaimana menekan kami,” tambah pelatih yang berhasil membawa Spanyol menjuarai Euro 2024 tersebut.
De la Fuente juga memberikan pandangannya mengenai karakteristik permainan Irak. “Mereka (Irak) adalah tim yang menarik dan yang terpenting, sangat intens. Setiap lawan memiliki karakteristik yang berbeda, tetapi mereka menyebabkan banyak masalah bagi kami dan memberi kami banyak tekanan,” tutupnya. Pujian dari pelatih tim juara Eropa ini semakin menegaskan betapa impresifnya penampilan timnas Irak, termasuk kontribusi dari Frans Putros.






