Menyambut bulan suci Ramadan di Kalimantan Timur (Kaltim) pada Rabu, 4 Maret 2026, atau bertepatan dengan tanggal 15 Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa. Momen ini menjadi penting bagi masyarakat untuk mengetahui jadwal imsak, waktu salat lima waktu, hingga waktu berbuka puasa. Informasi ini, yang bersumber dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim, menjadi panduan vital dalam menjalankan ibadah seharian penuh.
Jadwal Berbuka Puasa di Berbagai Wilayah Kaltim
Menjelang waktu Magrib pada tanggal tersebut, masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Kaltim dapat bersiap untuk mengakhiri puasa. Waktu berbuka puasa, yang ditandai dengan masuknya waktu salat Magrib, berbeda-beda di setiap daerah. Berikut adalah rincian jadwal berbuka puasa untuk wilayah Kaltim pada Rabu, 4 Maret 2026:
Kabupaten Berau:
Pukul 18.27 WITAKabupaten Kutai Barat:
Pukul 18.35 WITAKabupaten Paser:
Pukul 18.34 WITAKabupaten Penajam Paser Utara:
Pukul 18.32 WITAKota Balikpapan:
Pukul 18.31 WITAKota Bontang:
Pukul 18.28 WITAKota Samarinda:
Pukul 18.30 WITAKabupaten Mahakam Ulu:
Pukul 18.37 WITAKabupaten Kutai Timur:
Pukul 18.27 WITAKabupaten Kutai Kartanegara:
Wilayah ini memiliki jadwal yang lebih terperinci berdasarkan kecamatan:- Kecamatan Anggana: pukul 18.29 WITA
- Kecamatan Kembang Janggut: pukul 18.32 WITA
- Kecamatan Kenohan: pukul 18.32 WITA
- Kecamatan Kota Bangun: pukul 18.32 WITA
- Kecamatan Kota Bangun Darat: pukul 18.32 WITA
- Kecamatan Loa Janan: pukul 18.29.30 WITA
- Kecamatan Loa Kulu: pukul 18.29.30 WITA
- Kecamatan Marangkayu: pukul 18.28 WITA
- Kecamatan Muara Badak: pukul 18.28 WITA
- Kecamatan Muara Jawa: pukul 18.29 WITA
- Kecamatan Muara Kaman: pukul 18.31 WITA
- Kecamatan Muara Muntai: pukul 18.32 WITA
- Kecamatan Muara Wis: pukul 18.32 WITA
- Kecamatan Sangasanga: pukul 18.29 WITA
- Kecamatan Samboja: pukul 18.29 WITA
- Kecamatan Samboja Barat: pukul 18.29 WITA
- Kecamatan Sebulu: pukul 18.29.30 WITA
- Kecamatan Tabang: pukul 18.34 WITA
- Kecamatan Tenggarong: pukul 18.30 WITA
- Kecamatan Tenggarong Seberang: pukul 18.29.30 WITA
Keutamaan Doa Berbuka Puasa
Selain mengetahui jadwal yang akurat, momen berbuka puasa juga diiringi dengan amalan doa yang penuh makna. Berdasarkan ajaran Islam, berdoa saat berbuka puasa merupakan salah satu waktu mustajab. Terdapat beberapa opsi doa yang dapat dibaca, yang bersumber dari berbagai riwayat hadis Nabi Muhammad SAW. Doa-doa ini tidak hanya memohon agar puasa diterima, tetapi juga ungkapan rasa syukur dan permohonan ampunan.
Berikut adalah lima opsi doa berbuka puasa yang dapat diamalkan:
Doa dari Riwayat Abu Daud (dari Sahabat Ibnu Umar RA):
Doa ini menekankan hilangnya rasa haus dan basahnya tenggorokan, serta harapan agar pahala puasa tetap terjamin.ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latinisasi: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah
Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insyaallah.” (HR. Abu Daud no. 2010)
Doa dari Riwayat Abu Daud (dari Mu’adz bin Zahrah):
Doa ini mengandung pengakuan bahwa puasa dilakukan semata-mata karena Allah dan berbuka dengan rezeki yang telah diberikan-Nya.اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Latinisasi: Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” (HR. Abu Daud no. 2011)
Selain itu, ada tambahan doa yang umum dibaca oleh masyarakat, yang memohon rahmat dan kasih sayang Allah:
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Latinisasi: Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin
Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”
Doa dari Riwayat Ibnu Sunni (dari Mu’adz bin Zahrah):
Doa ini merupakan bentuk pujian kepada Allah atas pertolongan-Nya dalam menjalankan puasa dan rezeki untuk berbuka.الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ
Latinisasi: Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.” (HR. Ibnu Sunni)
Doa dari Riwayat Ibnu Sunni (dari Sahabat Ibnu Abbas RA):
Doa ini memohon agar puasa dan berbuka yang dilakukan diterima oleh Allah, dengan mengakui bahwa segalanya adalah karena-Nya.اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ
Latinisasi: Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim
Artinya: “Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rezeki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (HR: Ibnu Sunni)
Doa dari Riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni (dari Ibnu Umar RA):
Doa ini merupakan permohonan ampunan kepada Allah dengan bersandar pada rahmat-Nya yang luas.اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
Latinisasi: Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”
Dengan adanya jadwal yang akurat dan pilihan doa yang bermakna, diharapkan seluruh umat Muslim di Kaltim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan di bulan Ramadan.






