Jakarta Banjir: 39 RT & 13 Jalan Terendam

Jakarta Dilanda Banjir Akibat Hujan Deras, Puluhan RT dan Belasan Jalan Tergenang

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Ibu Kota sejak Minggu dini hari telah menyebabkan peningkatan signifikan pada titik-titik genangan air di Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga Minggu pagi, sebanyak 39 Rukun Tetangga (RT) dan 13 ruas jalan tercatat tergenang banjir dengan ketinggian yang bervariasi.

Peningkatan jumlah area terdampak banjir ini merupakan konsekuensi langsung dari curah hujan yang ekstrem serta meluapnya sejumlah aliran sungai di Jakarta dan sekitarnya. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyatakan bahwa hujan deras telah berlangsung sejak Sabtu hingga Minggu, memicu terjadinya genangan tersebut.

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan berbagai upaya untuk menanggulangi dampak banjir di lokasi-lokasi yang terkena musibah. Data terbaru yang dihimpun menunjukkan bahwa banjir merendam 39 RT dan 13 ruas jalan yang tersebar di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Ketinggian air di lokasi-lokasi terdampak bervariasi, mulai dari 20 sentimeter (cm) hingga yang tertinggi mencapai 1,5 meter. Yohan merinci, salah satu kelurahan yang terdampak parah adalah Kelurahan Pela Mampang, di mana satu RT dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.

Daftar Titik Genangan Air:

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Minggu dini hari, berikut adalah rincian 39 RT dan 13 jalan yang tergenang:

Jakarta Barat:
Sebanyak 19 RT di Jakarta Barat tergenang, dengan rincian sebagai berikut:

  • Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT dengan ketinggian air antara 60-70 cm.
  • Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT dengan ketinggian air sekitar 30 cm.
  • Kelurahan Kedoya Utara: 4 RT dengan ketinggian air rata-rata 20 cm.
  • Kelurahan Sukabumi Selatan: 2 RT terendam dengan ketinggian air mencapai 120 cm.
  • Kelurahan Joglo: 1 RT terdampak banjir setinggi 65 cm.
  • Kelurahan Kembangan Selatan: 2 RT dengan ketinggian air sekitar 50 cm.
  • Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT tergenang air setinggi 60 cm.

Jakarta Selatan:
Sebanyak 20 RT di Jakarta Selatan juga terdampak genangan air, yang terdiri dari:

  • Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT dengan ketinggian air mencapai 120 cm.
  • Kelurahan Cipete Utara: 3 RT terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 100 cm.
  • Kelurahan Petogogan: 12 RT terdampak genangan air dengan ketinggian rata-rata 20 cm.
  • Kelurahan Pela Mampang: 1 RT melaporkan ketinggian air mencapai 150 cm.
  • Kelurahan Duren Tiga: 1 RT dengan ketinggian air sekitar 50 cm.
  • Kelurahan Cilandak Timur: 2 RT tergenang air setinggi 120 cm.

Jalan yang Tergenang Banjir:

Selain area pemukiman, sebanyak 13 ruas jalan di Jakarta juga dilaporkan tergenang banjir dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 120 cm. Jalan-jalan tersebut meliputi:

  1. Jalan Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng.
  2. Jalan Daan Mogot, KM 13, Kelurahan Rawa Buaya.
  3. Jalan Perumahan Green Garden (MCD), Kelurahan Kedoya Utara.
  4. Jalan Meruya Selatan, Kelurahan Meruya Selatan.
  5. Jalan Daan Mogot (Depan Victoria), Kelurahan Cengkareng Timur.
  6. Jalan Daan Mogot Halte Taman Kota, Kelurahan Kedaung Kali Angke.
  7. Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Kuningan Barat.
  8. Jalan Cileduk Raya (Seskoal), Kelurahan Cipulir.
  9. Jalan Cileduk Raya (Kolong ITC), Kelurahan Cipulir.
  10. Jalan Cileduk Raya (Pom Bensin Shell), Kelurahan Ulujami.
  11. Jalan Bintaro Permai Raya ( H. Gari), Kelurahan Pesanggrahan.
  12. Jalan Beo, Kelurahan Pesanggrahan.
  13. Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Ulujami.

Upaya Penanggulangan dan Imbauan:

Menghadapi situasi ini, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personelnya untuk secara intensif memantau kondisi genangan di setiap wilayah. Koordinasi dengan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dilakukan untuk mempercepat proses penyedotan genangan dan memastikan fungsi tali-tali air berjalan optimal.

BPBD DKI Jakarta juga mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan banjir yang mungkin terjadi. Bagi warga yang membutuhkan bantuan dalam keadaan darurat, masyarakat diimbau untuk segera menghubungi nomor telepon darurat 112. Layanan ini beroperasi secara gratis selama 24 jam tanpa henti.

Pos terkait