Kekecewaan The Jakmania: Persija Jakarta Tertahan, Sorotan Tajam ke Andritany Ardhiyasa
Pertandingan pekan ke-24 Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta melawan Borneo FC di Jakarta International Stadium pada Selasa, 3 Maret 2026, harus berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil yang tidak memuaskan ini memicu gelombang kekecewaan mendalam di kalangan The Jakmania, pendukung setia tim Macan Kemayoran.
Sejatinya, Persija Jakarta memiliki peluang emas untuk mengamankan kemenangan. Keunggulan 2-1 sempat berada di genggaman mereka. Namun, asa tersebut pupus di menit-menit akhir babak kedua. Ikhsan Zikrak, pemain Borneo FC, berhasil menjebol gawang Persija Jakarta pada masa tambahan waktu, memaksakan kedua tim harus puas berbagi angka.
Sorotan Tajam kepada Sang Kapten
Pasca-laga, sorotan tajam justru tertuju pada sosok kiper utama Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa. Banyak pihak menilai bahwa penampilan Andritany menjadi salah satu faktor krusial kegagalan Persija meraih poin penuh. Kesalahan-kesalahan yang dianggap fatal oleh sebagian pendukung, terutama pada momen krusial, memicu kemarahan dan kekecewaan yang tercurah di berbagai platform media sosial.
The Jakmania yang merasa tidak puas dengan performa Andritany mulai menyuarakan desakan agar pelatih memberikan kesempatan kepada kiper muda potensial, Cyrus Margono, untuk tampil di pertandingan-pertandingan mendatang. Suara kekecewaan dan tuntutan ini terlihat jelas di kolom komentar unggahan akun Instagram resmi Persija Jakarta yang mempublikasikan hasil pertandingan.
Beberapa komentar yang mewakili suara pendukung antara lain:
- “Kiper tua di mainin terus, buat apa ada kiper muda.”
- “Buat apa margono dibeli kalo ga dimainin.”
- “Ga pernah belajar ya? sadar ga sih posisi terlemah persija itu saat ini di kiper.”
- “Sudah saatnya Cyrus Margono menjadi palang pintu di next game.”
- “KIPER NO EVALUASI TOTAL UDAH BERUMUR DAN BERAT GITU AJA MASIH DIPAKE…KELIATAN 2 MATCH BANYAK BLUNDER….MASIH ADA CYRUS MARGONO DENGAN PENGALAMAN NYA GA BERANI DI PASANG….BUAT APA BELI MAHAL2…@persija.”
- “Lgian masih aje kiper andritany au ah pelatih egois.”
Cyrus Margono: Harapan Baru yang Belum Teruji
Cyrus Margono sendiri merupakan rekrutan Persija Jakarta di putaran kedua musim 2025/2026. Kedatangannya disambut dengan optimisme tinggi, mengingat statusnya sebagai pemain berlabel bintang dan diaspora. Namun, hingga kini, pemain tersebut belum mendapatkan kesempatan bermain di tim utama. Ia lebih sering terlihat menghangatkan bangku cadangan, sebuah situasi yang semakin memicu pertanyaan dari para pendukung mengenai strateginya tim pelatih.
Kini, pertanyaan besar menggantung: akankah Cyrus Margono mendapatkan debutnya di laga-laga Persija Jakarta selanjutnya, ataukah Andritany Ardhiyasa akan tetap menjadi pilihan utama? Masa depan lini penjaga gawang Macan Kemayoran menjadi salah satu topik hangat yang patut dinantikan perkembangannya.
Jalannya Pertandingan Persija Jakarta vs. Borneo FC
Pertandingan antara Persija Jakarta dan Borneo FC berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit-menit awal.
Babak Pertama: Tensi Tinggi dan Peluang Terbuang
Babak pertama dibuka dengan ancaman dari tim tuan rumah. Pada menit ke-2, Allano Lima mencoba peruntungannya melalui tendangan dari luar kotak penalti yang hanya mampu membuat lini belakang Borneo FC waspada. Tak lama berselang, pada menit ke-4, Juan Villa membalas dengan tendangan serupa yang mengancam gawang Persija. Andritany Ardhiyasa menunjukkan refleks cepat untuk membelokkan bola tersebut, berujung pada tendangan gawang.
Menit ke-9, Gustavo mencoba membangun serangan dengan umpan mendalam kepada Maxwell. Namun, Maxwell yang berada dalam posisi bebas di depan gawang gagal mengontrol bola dengan baik, sehingga kehilangan momentum emas tersebut. Nadeo Argawinata, kiper Borneo FC, tampil gemilang pada menit ke-11 dengan menepis tendangan keras dari Allano Lima dalam situasi yang sempit.
Pertandingan semakin memanas dengan insiden benturan fisik antara Thales dan Obi di menit ke-17, yang berujung pada adu mulut di antara keduanya. Peluang emas kembali didapatkan Maxwell pada menit ke-18, namun tendangannya dalam situasi satu lawan satu dengan Nadeo masih melebar di atas mistar gawang. Miskomunikasi antara Alaaeddine dan Allano di kotak penalti pada menit ke-26 juga menjadi sorotan, di mana umpan Allano di tiang dekat tidak sesuai dengan posisi Alaaeddine yang menunggu di tengah.
Andritany melakukan kesalahan passing di menit ke-35 yang berhasil disambar Obi. Beruntung, Andritany sigap menghalau bola tendangan Obi dengan kakinya. Wasit mengeluarkan kartu kuning pertamanya untuk Mariano Peralta akibat pelanggaran terhadap Fabio Calonego. Babak pertama yang mendapatkan tambahan waktu satu menit berakhir tanpa gol. Kartu kuning kedua diberikan kepada Jordi Amat atas tekel terlambat terhadap Mariano Peralta.
Babak Kedua: Gol, Blunder, dan Penyelamatan Dramatis
Persija Jakarta berhasil membuka keunggulan di awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-47. Memanfaatkan situasi pemain Borneo FC yang belum siap di sisi kanan, bola dari sepak pojok berhasil disundul Alaaeddine yang berujung assist untuk Gustavo Almeida.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Pada menit ke-49, Rizky Ridho terpaksa melakukan penyelamatan krusial dan mendapatkan kartu kuning akibat blunder Andritany yang salah mengumpan bola. Bola jatuh ke kaki Mariano Peralta yang langsung diantisipasi dengan baik oleh Rizky Ridho.
Andritany kembali unjuk gigi dengan penyelamatan gemilang pada menit ke-60 dari tandukan Obieta. Namun, satu menit kemudian, gawangnya jebol oleh Juan Villa. Berawal dari salah umpan pemain Persija, bola jatuh ke kaki Juan Villa yang dengan tenang menggiring bola dari sisi kanan menuju tengah. Tanpa ragu, ia melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang menghujam pojok kanan atas gawang Andritany, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pada menit ke-70, tendangan melengkung Allano Lima nyaris berbuah gol, namun Nadeo kembali menunjukkan refleksnya. Terjadi kemelut di depan gawang Nadeo setelah sepak pojok, di mana Nadeo dan Komang Teguh berulang kali melakukan penyelamatan. Bahkan, wasit sempat mengecek melalui VAR apakah bola benar-benar masuk ke garis gawang, namun tidak ada gol yang dinyatakan.
Persija Jakarta kembali unggul pada menit ke-74 melalui gol Fabio Calonego. Tendangan kerasnya dari jarak sekitar 20 meter tak mampu dijangkau oleh Nadeo, mengubah skor menjadi 2-1. Hingga akhir babak kedua yang mendapatkan tambahan waktu empat menit, tidak ada gol tambahan yang tercipta, mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 2-2.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Persija Jakarta:
Kiper: Andritany Ardhiyaksa
Belakang: Jordi Amat, Rizky Ridho, Thales Lira
Gelandang: Allano Lima, Bruno Tubarao, Dony Tri, Fabio Calonego
Penyerang: Alaaeddine Ajaraie, Maxwell Souza, Gustavo Almeida
Borneo FC:
Kiper: Nadeo Argawinata
Belakang: Sleyton Santos, Komang Teguh, Alfharezzi Buffon, Westherley Garcia
Gelandang: Kei Hirose, Mohammad Anez, Rivaldo Pakpahan
Penyerang: Juan Villa, Koldo Obeita, Mariano Peralta






