Janice Tjen Hadapi Anisimova: Kans Tembus 30 Besar Dunia

Janice Tjen Melaju ke Babak 16 Besar Dubai Tennis Championship, Hadapi Ujian Berat

Kesempatan emas untuk langsung lolos ke babak utama turnamen WTA 1000 Dubai Tennis Championship melalui jalur wildcard berhasil dimanfaatkan dengan gemilang oleh Janice Tjen. Petenis muda berusia 23 tahun ini sukses menembus babak ketiga, atau babak 16 besar, setelah menunjukkan performa impresif mengalahkan Leylah Fernandez dengan skor 7-6(5), 6-4 pada hari Senin, 16 Februari lalu.

Kini, Janice dijadwalkan akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat di babak 16 besar pada hari Rabu, 18 Februari. Lawan yang akan dihadapinya adalah petenis unggulan kedua asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian terberat bagi Janice di turnamen kali ini. Anisimova bukan hanya berstatus sebagai salah satu pemain yang menghuni jajaran Top 10 peringkat WTA, tetapi juga dikenal sebagai tipe petenis big hitter yang memiliki pukulan sangat keras.

Musim ini, Janice memang kerap menunjukkan kesulitan saat berhadapan dengan para petenis yang memiliki gaya bermain serupa. Beberapa contoh kekalahannya yang cukup telak terjadi saat ia takluk 0-6, 1-6 dari Iva Jovic di babak pertama Hobart International, serta kekalahan 2-6, 2-6 dari Liudmila Samsonova pada babak kedua Abu Dhabi Open.

Mengenal Amanda Anisimova: Sang ‘Big Hitter’ dengan Pukulan Backhand Mematikan

Karakteristik permainan Amanda Anisimova memang patut diwaspadai. Laman resmi US Open pernah menyoroti Anisimova sebagai salah satu petenis putri dengan pukulan big hitter terkuat saat ini, setara dengan petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka. Lebih spesifik lagi, Anisimova mendapatkan pujian khusus dari The Tennis Podcast atas pukulan backhand-nya yang dinilai sebagai yang terbaik di dunia.

Kehebatan pukulan backhand Anisimova terlihat jelas saat gelaran Australia Open 2024. Ia secara konsisten melepaskan pukulan backhand dengan kecepatan rata-rata mencapai 119 km/jam, menjadikannya pemain tercepat dalam kategori tersebut di antara seluruh peserta turnamen. Bahkan, Patrick Mouratoglou, pelatih yang memiliki rekam jejak panjang membantu Serena Williams meraih 10 gelar Grand Slam antara tahun 2012 hingga 2022, pernah memuji Anisimova melalui akun Facebook pribadinya pada bulan Oktober lalu.

“Percaya atau tidak, ada seorang petenis putri yang melakukan pukulan backhand lebih cepat dari (Carlos) Alcaraz dan (Jannik) Sinner: Amanda Anisimova,” tulis Mouratoglou. Ia melanjutkan, “Pukulan itu murni soal kepercayaan diri. Datar, tanpa putaran, nyaris menyentuh net. Risikonya sangat besar, tapi kecepatannya luar biasa.” Pujian ini menegaskan betapa berbahayanya pukulan Anisimova, yang mengandalkan kecepatan dan presisi tanpa kompromi.

Janice Tjen Semakin Mendekati Target 30 Besar Dunia

Terlepas dari potensi kesulitan yang akan dihadapi melawan Anisimova, pencapaian Janice Tjen dengan mengalahkan Leylah Fernandez di babak kedua Dubai Tennis Championship sudah merupakan sebuah prestasi tersendiri. Keberhasilan menembus babak 16 besar ini menandai pencapaiannya di babak ketiga turnamen WTA 1000 untuk pertama kalinya musim ini, sekaligus menjadi yang kedua kalinya ia berpartisipasi di turnamen level WTA 1000 setelah China Open 2025.

Selain itu, performa gemilangnya di Dubai juga berdampak signifikan pada peringkat dunianya. Janice sementara waktu mengalami lonjakan peringkat yang cukup drastis, naik dari posisi ke-46 dunia menjadi ke-34 dalam perhitungan peringkat live WTA. Namun, penting untuk dicatat bahwa posisi ini masih bersifat sementara dan dapat berubah. Federasi Tenis Dunia (WTA) secara resmi baru akan memperbarui peringkat setiap hari Senin, berdasarkan akumulasi hasil dari seluruh turnamen yang dipertandingkan di akhir pekan sebelumnya.

Yang terpenting, pencapaian ini semakin mendekatkan Janice pada target utamanya di musim ini. Dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Jakarta pada bulan November lalu, Janice mengungkapkan ambisinya. “Semoga tahun depan bisa masuk top 30 atau bahkan top 20. Dan pastinya tahun depan bisa bermain di kalender WTA secara penuh,” ujar Janice, menunjukkan tekadnya untuk terus berkembang dan bersaing di level tertinggi.

Perkembangan Peringkat Janice Tjen Sejak Awal 2026 (Tunggal Putri)

Berikut adalah catatan perkembangan peringkat Janice Tjen di sektor tunggal putri sejak awal tahun 2026:

  • Periode: 16 Februari
    Ranking: 46
    Keterangan: Ada potensi naik ke peringkat 34 dunia.*

  • Periode: 9 Februari
    Ranking: 46

  • Periode: 2 Februari
    Ranking: 47

  • Periode: 19 Januari
    Ranking: 59

  • Periode: 12 Januari
    Ranking: 56

  • Periode: 5 Januari
    Ranking: 54

Perjalanan Janice Tjen di Dubai Tennis Championship masih terus berlanjut, dan setiap pertandingan menjadi batu loncatan penting menuju impiannya di kancah tenis internasional.

Pos terkait