Kalimantan Kompak Tumbuh: Proyeksi 2025

Perekonomian Pulau Kalimantan menunjukkan performa yang mengesankan sepanjang tahun 2025, mencatatkan pertumbuhan agregat sebesar 4,79%. Keberhasilan ini semakin dipertegas dengan fakta bahwa kelima provinsi yang menghuni pulau terbesar ketiga di dunia ini secara serentak berhasil menorehkan pertumbuhan positif, tanpa ada satu pun yang tertinggal.

Data yang dihimpun menunjukkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kinerja kumulatif sepanjang tahun (cumulative-to-cumulative/c-to-c). Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur, Mas’ud Rifai, mengonfirmasi bahwa seluruh provinsi di Pulau Kalimantan pada tahun 2025 mengalami ekspansi ekonomi yang positif.

Provinsi dengan Pertumbuhan Teratas dan Kontribusi Ekonomi

Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tampil sebagai bintang dalam pertumbuhan ekonomi di Pulau Kalimantan, dengan membukukan angka impresif sebesar 5,39%. Posisi kedua ditempati oleh Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tumbuh sebesar 5,22%. Sementara itu, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menempati urutan ketiga dengan pertumbuhan 4,80%. Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyusul dengan pertumbuhan 4,56%, dan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat pertumbuhan 4,53%.

Meskipun secara persentase pertumbuhan berada di posisi terbawah di antara kelima provinsi, Kalimantan Timur tetap memegang peranan krusial sebagai lokomotif ekonomi di Pulau Kalimantan. Kontribusinya terhadap total perekonomian regional mencapai 46,31%. Angka ini menunjukkan dominasi Kaltim yang hampir menyentuh separuh dari keseluruhan nilai tambah ekonomi Kalimantan, menegaskan posisinya sebagai jantung perekonomian pulau.

Jika dirinci lebih lanjut mengenai struktur ekonomi regional Kalimantan, kontribusi masing-masing provinsi adalah sebagai berikut:

  • Kalimantan Barat: Menyumbang sebesar 17,11%
  • Kalimantan Selatan: Menyumbang sebesar 15,89%
  • Kalimantan Tengah: Menyumbang sebesar 12,56%
  • Kalimantan Utara: Menyumbang sebesar 8,13%

Kinerja Ekonomi Kuartalan: Akselerasi dan Dinamika

Tidak hanya secara tahunan, kinerja ekonomi Kalimantan pada kuartal IV tahun 2025 juga menunjukkan tren akselerasi yang positif. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year), ekonomi regional Kalimantan tumbuh sebesar 5,19%.

Dalam tinjauan kuartalan ini, Kalimantan Barat kembali menunjukkan performa gemilang dengan memimpin pertumbuhan sebesar 5,62%. Diikuti oleh Kalimantan Utara yang mencatat pertumbuhan 5,49%. Kalimantan Selatan berada di posisi ketiga dengan pertumbuhan 5,46%, sementara Kalimantan Timur tumbuh 5,04%, dan Kalimantan Tengah mencatat pertumbuhan 4,79%.

Namun, ketika analisis diperluas ke perbandingan antar kuartal (quarter-to-quarter/q-to-q), dinamika pertumbuhan menunjukkan variasi yang lebih kompleks. Tidak semua provinsi mampu mempertahankan momentum pertumbuhan yang sama dari satu kuartal ke kuartal berikutnya.

  • Kalimantan Tengah: Menunjukkan lonjakan paling signifikan dalam pertumbuhan kuartal ke kuartal, mencapai 7,70%. Hal ini mengindikasikan adanya akselerasi aktivitas ekonomi yang kuat dalam periode tersebut.
  • Kalimantan Utara: Juga menunjukkan peningkatan yang positif dengan pertumbuhan sebesar 3,84%.
  • Kalimantan Timur: Mampu mempertahankan pertumbuhan yang solid, mencatatkan kenaikan sebesar 3,66%.
  • Kalimantan Barat: Meskipun memimpin pertumbuhan year-on-year, pada perbandingan kuartal ke kuartal tercatat tumbuh sebesar 2,83%.
  • Kalimantan Selatan: Menghadapi tantangan pada periode ini, di mana provinsi ini justru mengalami kontraksi tipis sebesar 0,03%.

Meskipun ada sedikit kontraksi di salah satu provinsi pada perbandingan kuartal ke kuartal, gambaran umum perekonomian Pulau Kalimantan di tahun 2025 tetaplah positif dan menunjukkan ketahanan serta potensi pertumbuhan yang signifikan. Kontribusi ekonomi yang kuat dari Kaltim, dipadukan dengan pertumbuhan yang merata di provinsi lain, menjadi fondasi yang kokoh bagi pembangunan ekonomi regional.

Pos terkait