Kepedulian Polres Lhokseumawe di Tengah Bencana: Bantuan untuk Pengungsi Banjir di Aceh Utara
Lhokseumawe – Di tengah suasana bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan nilai-nilai kemanusiaan, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe menunjukkan kepedulian mendalam terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir. Pada Selasa, 3 Maret 2026, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., beserta rombongan, secara langsung menyerahkan bantuan logistik kepada para pengungsi di Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan penyerahan bantuan ini dipusatkan di lokasi pengungsian Desa Riseh Tunong, dimulai sekitar pukul 12.10 WIB. Kehadiran orang nomor satu di Polres Lhokseumawe ini disambut hangat oleh Geuchik Desa Riseh Tunong, Abdurrahman, beserta jajaran perangkat desa dan seluruh warga yang mengungsi.
Rangkaian Bantuan Lengkap untuk Kebutuhan Dasar
Bantuan yang diserahkan merupakan bentuk perhatian dan upaya meringankan beban para penyintas banjir. Dalam daftar bantuan tersebut, tercakup berbagai kebutuhan pokok yang sangat krusial, terutama bagi mereka yang harus menjalani ibadah puasa di lokasi pengungsian.
Bahan Makanan Pokok:
- Beras sebanyak 25 kilogram, menjadi komoditas utama untuk kebutuhan sehari-hari.
- Mi instan, sebagai alternatif pangan yang mudah diolah dan mengenyangkan.
- Minyak goreng, bumbu dasar untuk berbagai masakan.
- Rendang siap saji, memberikan pilihan lauk yang praktis dan bergizi.
- Ikan teri, sumber protein yang tahan lama.
Kebutuhan Khusus:
- Pampers untuk anak-anak dan dewasa, memenuhi kebutuhan higienis bagi yang rentan.
- Susu, untuk asupan gizi tambahan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
- Air mineral, memastikan ketersediaan air minum yang aman.
Perlengkapan Kesehatan:
- Obat-obatan, untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan ringan yang mungkin timbul akibat kondisi pengungsian.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu para pengungsi dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka, khususnya dalam mempersiapkan hidangan sahur dan berbuka puasa selama berada di tempat pengungsian.
Sentuhan Personal: Sapaan Hangat dan Motivasi
Lebih dari sekadar penyerahan bantuan logistik, Kapolres Lhokseumawe juga memberikan perhatian yang tulus kepada para penyintas. AKBP Ahzan menyempatkan diri untuk menyapa langsung para pengungsi, dengan fokus pada kaum ibu yang menjadi tulang punggung keluarga di tengah situasi sulit ini.
Dengan penuh empati, ia menanyakan kondisi kesehatan, serta menggali informasi mengenai kebutuhan lain yang mungkin masih diperlukan selama mereka tinggal di pengungsian. Percakapan yang hangat dan penuh perhatian ini menjadi sumber kekuatan moril bagi para ibu, yang tetap menunjukkan ketegaran dalam mendampingi keluarga mereka menghadapi cobaan bencana.
Tidak lupa, Kapolres Ahzan juga berinteraksi dengan anak-anak pengungsi. Ia mengajak mereka berbincang, memberikan motivasi, serta menyemangati agar tetap ceria dan optimis menjalani hari-hari di bulan penuh keberkahan ini. Di tengah segala keterbatasan yang ada, senyum ceria yang kembali merekah di wajah anak-anak menjadi bukti nyata betapa perhatian dan kehadiran aparat kepolisian sangat berarti bagi mereka.
Ramadhan, Momentum Kepedulian dan Solidaritas
Dalam keterangannya, Kapolres Lhokseumawe menekankan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk meningkatkan rasa kepedulian dan memperkuat semangat solidaritas antar sesama.
“Di bulan yang penuh berkah ini, sudah sepatutnya kita saling membantu dan memastikan bahwa saudara-saudara kita yang terdampak musibah tetap mendapatkan perhatian dan dukungan yang mereka butuhkan,” ujar AKBP Ahzan. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan.
Apresiasi dan Harapan untuk Sinergi Berkelanjutan
Menanggapi kepedulian yang ditunjukkan oleh Polres Lhokseumawe, Geuchik Desa Riseh Tunong beserta seluruh masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam. Mereka sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, terlebih di saat bulan puasa.
Selain itu, masyarakat juga menyuarakan harapan agar sinergi positif antara pihak kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin, khususnya dalam menghadapi berbagai situasi darurat dan bencana alam yang mungkin terjadi di masa mendatang. Kolaborasi yang kuat antar elemen masyarakat dan aparat penegak hukum dinilai sangat penting untuk penanganan bencana yang efektif.
Kegiatan penyerahan bantuan ini berakhir pada pukul 14.30 WIB, dengan situasi yang berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kehadiran dan bantuan dari Polres Lhokseumawe memberikan secercah harapan dan kekuatan bagi masyarakat Desa Riseh Tunong, semoga Ramadhan tahun ini tetap membawa keberkahan dan kekuatan bagi seluruh warga, meskipun harus menghadapi cobaan banjir.






