Kebakaran TPU Kebon Nanas: 11 Damkar Berjibaku Padamkan Api di Rumah Dinas

Kebakaran Melanda Rumah Dinas TPU Kebon Nanas, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban

Jakarta Timur – Malam yang sunyi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, dikejutkan oleh kobaran api yang melalap sebuah rumah dinas Kantor Taman Pemakaman Umum (TPU) di Kebon Nanas, Kelurahan Cipinang Besar Selatan. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu malam, 31 Mei 2026, sekitar pukul 21.25 WIB, ketika bangunan tersebut dalam keadaan kosong.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Abdul Wahid, menjelaskan kronologi kejadian. “Warga sekitar melihat api sudah cukup besar dan segera melaporkan kejadian ini kepada petugas pemadam kebakaran,” ujar Wahid saat dikonfirmasi pada Senin, 1 Juni 2026.

Mendapat laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat. Sebanyak 11 unit mobil pompa beserta 55 personel dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan si jago merah. Upaya pemadaman dimulai pada pukul 21.34 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 22.15 WIB.

Berkat kesigapan petugas, api yang sempat membesar berhasil dikendalikan dan tidak menjalar ke bangunan rumah warga yang berada di sekitar lokasi. “Syukurlah, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran ini,” tambah Wahid. Bangunan yang terdampak sepenuhnya adalah rumah dinas yang merupakan aset dari Dinas Pertamanan.

Dugaan Penyebab Kebakaran dan Imbauan Keselamatan

Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, dugaan kuat penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Fenomena korsleting memang menjadi salah satu penyebab kebakaran yang paling sering terjadi, terutama di kawasan padat penduduk.

Menyikapi potensi bahaya ini, petugas pemadam kebakaran memberikan imbauan penting kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik. Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain:

  • Hindari Penggunaan Steker Berlebihan: Penggunaan sambungan steker atau terminal listrik secara berlebihan dapat membebani daya listrik dan berisiko menimbulkan panas berlebih yang dapat memicu korsleting. Usahakan untuk menggunakan stop kontak sesuai dengan kapasitasnya.
  • Cabut Steker Saat Rumah Kosong: Apabila rumah atau ruangan akan ditinggalkan dalam keadaan kosong dalam waktu yang cukup lama, sangat disarankan untuk mencabut semua steker peralatan elektronik dari stop kontak. Hal ini dapat memutus aliran listrik ke peralatan dan mengurangi risiko korsleting.
  • Periksa Kondisi Kabel dan Steker: Lakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kabel dan steker peralatan elektronik. Jika ditemukan kabel yang terkelupas, usang, atau steker yang longgar, segera ganti dengan yang baru untuk menghindari potensi bahaya.
  • Pasang Alat Pelindung Listrik: Memasang sirkuit pemutus arus (MCB) yang sesuai dengan kapasitas daya listrik rumah adalah langkah penting untuk melindungi dari lonjakan arus listrik yang berlebihan.

Tindakan Darurat Saat Terjadi Kebakaran

Dalam situasi darurat kebakaran, terutama yang melibatkan arus listrik, penanganan yang tepat sangat krusial untuk keselamatan. Petugas pemadam kebakaran menekankan beberapa poin penting yang harus segera dilakukan:

  • Segera Turunkan Saklar Listrik: Hal pertama yang harus dilakukan adalah segera menurunkan saklar utama pada MCB atau meteran listrik untuk memutus aliran listrik ke seluruh rumah. Ini adalah langkah paling vital untuk mencegah bahaya sengatan listrik saat mencoba memadamkan api.
  • Gunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR): Jika api masih dalam skala kecil, gunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia. APAR dirancang khusus untuk memadamkan api pada tahap awal dan sangat efektif jika digunakan dengan benar.
  • Hindari Penggunaan Air Saat Listrik Belum Terputus: Penggunaan air untuk memadamkan api yang masih terhubung dengan aliran listrik sangat berbahaya karena air bersifat konduktif. Air dapat menghantarkan listrik dan membahayakan siapa saja yang mencoba memadamkan api. Tunggu hingga aliran listrik benar-benar terputus sebelum menggunakan air.

Kejadian kebakaran di rumah dinas TPU Kebon Nanas ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik di rumah. Dengan tindakan pencegahan yang tepat dan pengetahuan mengenai cara bertindak saat terjadi kebakaran, risiko kerugian materiil maupun korban jiwa dapat diminimalisir.

Pos terkait