Pengakuan dari mantan istri Taufik Hidayat akhirnya terungkap. Dalam sebuah percakapan, ia menceritakan pengalaman hidupnya bersama mantan suaminya tersebut. Menurut informasi yang diungkapkan, pernikahan mereka hanya bertahan selama dua minggu sebelum akhirnya memutuskan untuk berpisah.
Dalam kesempatan tersebut, mantan istri Taufik Hidayat bercerita kepada Dedi Mulyadi. Ia mengungkap bahwa hubungan mereka awalnya hanya berlangsung selama empat bulan sebelum menikah pada tahun 2015. Setelah menikah, mereka memiliki anak, namun pernikahan tersebut tidak bertahan lama.
- “Tidak, hanya empat bulan,” jawab mantan istri Taufik Hidayat ketika ditanya oleh Dedi Mulyadi.
- “Lalu kapan menikah?” tanya Dedi penasaran.
- “Pada tahun 2015,” jawabnya.
Selain itu, mantan istri Taufik juga menceritakan beberapa hal buruk yang dialaminya selama masa pernikahannya. Menurutnya, Taufik seringkali marah-marah dan bahkan pernah melempar helm. Ia juga mengaku pernah diancam oleh mantan suaminya tersebut.
- “Ketika pernikahan hanya berlangsung dua minggu, mengapa kamu ditinggalkan?” tanya Dedi.
- “Jika dia marah, mas kawin dan cincin tunangan dibawa semua. Masalah kecil justru diperbesar, cemburuan, hingga kadang dia marah jika diminta melakukan hubungan intim.”
- “Saat sedang ngidam, pasti merasa pusing. Tapi dia suka banting helm, meski tidak kasar.”

Sebelumnya, kasus penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap pacarnya sendiri sempat membuat heboh publik. Korban, YTR, diketahui disekap dan dianiaya selama tiga tahun. Kejadian ini terungkap setelah korban dibawa ke IGD Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dalam kondisi mengenaskan.
- Pihak keluarga mendapatkan pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal yang memberitahu bahwa korban sedang berada di IGD RSHS dengan alasan kecelakaan.
- Polisi sempat menetapkan Taufik sebagai DPO (daftar pencarian orang) sebelum akhirnya berhasil ditangkap.
Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan hak-hak dan kesehatan mental seseorang dalam hubungan. Selain itu, kasus ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keharmonisan dan saling menghormati dalam hubungan percintaan.





