PALEMBANG – Mobilitas kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) wilayah Sumatera Selatan dipastikan akan semakin lancar. PT Hutama Karya (Persero) telah mengonfirmasi rencana pembukaan operasional tiga jalur penghubung (ramp) pada Junction Palembang.
Jalur Strategis yang Akan Difungsikan
Tiga jalur strategis yang akan segera beroperasi meliputi:
Ramp 5 (Betung–Indralaya)
Ramp 6 (Betung–Palembang)
* Ramp 8 (Palembang–Kayu Agung)
Pengoperasian jalur ini menjadi bagian dari upaya Hutama Karya dalam memperkuat konektivitas antarruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya di wilayah Sumatra Selatan.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa kehadiran Junction Palembang akan mempermudah pergerakan pengguna jalan antarruas tol secara langsung tanpa perlu keluar ke jalan nasional. Hal ini membuat perjalanan lebih efisien, lancar, dan nyaman.
“Junction Palembang akan segera kami operasikan dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas dan pelayanan bagi pengguna jalan,” ujarnya.
“Kehadiran junction ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik agar semakin lancar, khususnya di wilayah Sumatra Selatan,” tambah Hamdani.
Peran Penting Junction Palembang
Sebagai salah satu simpul penghubung strategis pada jaringan JTTS, Junction Palembang memiliki peran penting dalam meningkatkan keterhubungan antarruas tol. Hal ini menjadikan perjalanan pengguna jalan lebih efisien dan terarah.
Junction Palembang yang akan segera beroperasi mencakup Ramp 5 (Betung–Indralaya), Ramp 6 (Betung–Palembang), dan Ramp 8 (Palembang–Kayu Agung). Sebelumnya, beberapa ramp lain seperti Ramp 1 (Betung–Kayu Agung), Ramp 2 (Kayu Agung–Indralaya), Ramp 3 (Indralaya–Kayu Agung), dan Ramp 4B (Kayu Agung–Kramasan) telah lebih dahulu beroperasi.
Sementara itu, Ramp 4A (Indralaya–Betung) serta Ramp 7 (Betung–Kramasan dan Kramasan–Kayu Agung) akan dibuka seiring dengan beroperasinya Tol Palembang–Betung.
Persiapan Operasional yang Matang
Sebelum dioperasikan, Junction Palembang telah melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) guna memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan operasional tol terpenuhi dengan baik.
“Proses ini dilakukan bersama para pemangku kepentingan terkait agar ruas yang dioperasikan benar-benar siap melayani pengguna jalan,” kata Hamdani.
Sosialisasi yang Intensif
Untuk memastikan informasi pengoperasian diterima secara utuh oleh masyarakat, Hutama Karya akan melakukan sosialisasi secara intensif melalui berbagai kanal komunikasi, baik media mainstream maupun digital.
Sosialisasi tersebut akan mencakup informasi mengenai akses ramp, pola pergerakan lalu lintas, hingga edukasi kepada pengguna jalan agar pengoperasian Junction Palembang dapat berjalan lancar.
“Sosialisasi akan kami lakukan secara masif melalui berbagai kanal komunikasi agar masyarakat dapat memahami akses, fungsi, dan manfaat operasional Junction Palembang dengan baik,” tutup Hamdani.
Informasi untuk Pengguna Jalan
Hutama Karya mengimbau pengguna jalan agar memantau akun resmi media sosial Hutama Karya di @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya.
Selain itu, pengguna jalan juga bisa menghubungi Call Center Junction Palembang di 0858-6003-6003 apabila terjadi keadaan darurat atau keluhan di tol.






