Semarak LKBB Lentera 2026: Ratusan Pelajar Bersaing Rebutkan Piala Bergilir Kemenpora di Surabaya
Surabaya menjadi saksi bisu gelaran akbar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) Lentera 2026 yang memukau ribuan pasang mata di Gedung Jatim Expo, Minggu, 18 Januari 2026. Ratusan pelajar dari berbagai penjuru daerah tak gentar unjuk gigi, menampilkan performa terbaik mereka demi memperebutkan supremasi tertinggi, yakni Piala Bergilir Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Ajang yang diselenggarakan oleh Paskibra SMKN 12 Surabaya ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sebuah platform untuk memupuk nilai-nilai luhur bangsa. Kepala SMKN 12 Surabaya, Lilik Majidatuz Zahro MPd, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sekolah dalam membina karakter generasi muda. Melalui kedisiplinan, semangat kebangsaan, dan kepemimpinan yang tertanam dalam setiap gerakan baris-berbaris, LKBB Lentera berupaya mencetak generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga berjiwa Pancasila.
“Tujuan utama kami adalah memupuk jiwa nasionalisme dan karakter peserta didik agar memiliki semangat persatuan serta berakhlakul karimah,” ujar Lilik di sela-sela kesibukan acara. Ia menambahkan bahwa LKBB Lentera tahun ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya memperebutkan Piala Bergilir Kemenpora RI, sebuah pengakuan prestisius atas penyelenggaraan dan kualitas lomba.
Ribuan Peserta, Puluhan Ribu Hadiah: Bukti Antusiasme Luar Biasa
Antusiasme yang ditunjukkan oleh para pelajar sungguh luar biasa. Sekitar 200 tim dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK), bahkan kategori purna, turut serta memeriahkan acara. Tidak hanya berasal dari Surabaya, peserta pun datang dari kota-kota lain yang cukup jauh, seperti Madiun dan Madura, menunjukkan betapa bergengsinya LKBB Lentera ini.
Setiap tim menampilkan kebolehan mereka dalam formasi baris-berbaris yang dinamis dan penuh kreativitas. Dengan iringan musik yang menghentak, gerakan-gerakan yang sinkron, dan ekspresi wajah yang penuh semangat, para peserta beradu taktik dan keindahan dalam setiap langkah.
Panitia telah menyiapkan hadiah yang sangat menggiurkan, dengan total mencapai Rp85 juta. Ratusan piala, termasuk lebih dari 240 piala tetap dan 31 piala bergilir, menanti para juara di setiap kategori.
Lebih dari Sekadar Kompetisi: Ajang Silaturahmi dan Reuni
Di balik gemuruh kompetisi, LKBB Lentera 2026 juga menjelma menjadi ajang silaturahmi yang hangat. Para alumni Paskibra SMKN 12 Surabaya dari berbagai angkatan turut hadir, tidak hanya untuk bernostalgia, tetapi juga untuk memberikan dukungan dan bantuan dalam kelancaran acara. Momen ini menjadi kesempatan berharga untuk mempererat tali persaudaraan antar generasi Paskibra.
Lilik Majidatuz Zahro mengamati perkembangan ekstrakurikuler Paskibra di sekolah-sekolah saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. “Hampir setiap sekolah sekarang memiliki tim Paskibra. Kami melihat antusiasme ini sebagai hal yang baik karena pembentukan karakter siswa banyak ditempa melalui kegiatan seperti ini,” jelasnya. Pengalamannya sebagai mantan anggota Paskibra Jawa Timur angkatan 1985 menjadi bukti nyata betapa kegiatan ini membentuk pribadi yang kuat dan berdisiplin.
Tantangan dan Kebanggaan di Arena Bergengsi
Para peserta merasakan atmosfer kompetisi yang sangat ketat. Salah satu perwakilan tim dari SMAN 20 Surabaya, Habibi, mengaku merasakan campur aduk antara gugup dan bangga bisa tampil di ajang bergengsi ini. Timnya mengusung tema ‘Rahwana dan Cinta’ yang telah mereka persiapkan matang bersama pelatih.
“Lomba Lentera ini dikenal sangat bergengsi, jadi persaingannya berat. Tantangan terbesar bagi kami adalah menyatukan ego masing-masing anggota agar bisa tampil solid sebagai satu pasukan,” ungkap Habibi. Pengalaman ini tidak hanya menguji kemampuan fisik dan mental, tetapi juga kemampuan mereka dalam bekerja sama dan mengelola dinamika tim.
LKBB Lentera 2026 di Surabaya bukan sekadar lomba baris-berbaris. Ini adalah perayaan semangat juang, disiplin, nasionalisme, dan persahabatan. Acara ini membuktikan bahwa generasi muda Indonesia siap tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa, dengan langkah yang mantap dan hati yang berani.





