MAPA: Hoka & Converse di Tengah Tekanan Daya Beli

MAP Aktif Perkuat Portofolio Merek Global, Sasaran Pelari Performa hingga Penggemar Gaya Kasual

Di tengah dinamika pasar yang menunjukkan penurunan daya beli, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat portofolio merek global yang dimilikinya. Melalui jaringan ritel yang berfokus pada olahraga dan gaya hidup, emiten dengan kode saham MAPA ini secara strategis menargetkan berbagai segmen konsumen, mulai dari pelari yang berorientasi pada performa tinggi hingga para penggemar gaya kasual yang mengikuti tren fashion terkini.

Inisiatif terbaru dari MAP Aktif mencakup peluncuran produk dari dua merek ternama dalam portofolionya, yaitu Hoka dan Converse. Kedua brand ini dirancang untuk menyasar segmen pasar yang berbeda, menawarkan solusi mulai dari sepatu performa khusus lari yang canggih hingga sepatu gaya hidup yang terinspirasi oleh tren mode kontemporer.

Hoka Hadirkan Inovasi untuk Pelari Performa

Merek Hoka, yang dikenal dengan inovasi dalam teknologi alas kaki lari, kini memperkenalkan dua siluet performa terbarunya di pasar Indonesia: Hoka Cielo X1 3.0 dan Hoka Mach 7.

  • Hoka Cielo X1 3.0: Sepatu ini secara khusus dirancang untuk momen race day atau hari perlombaan. Model ini diklaim sebagai sepatu super shoe teringan dan tercepat yang pernah dirilis oleh Hoka. Keunggulan utamanya terletak pada teknologi canggih yang disematkan, termasuk penggunaan carbon fiber plate yang memberikan responsivitas maksimal dan lapisan ganda Peba midsole foam. Kombinasi ini dirancang untuk menghasilkan dorongan langkah yang lebih efisien, terutama saat pelari meningkatkan kecepatan mereka di lintasan.

    Panji Cakrasantana, General Manager Marketing MAP Aktif, menyoroti tren positif dalam antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga lari. “Antusiasme terhadap lari di Indonesia terus meningkat,” ujar Panji. “Tidak hanya dari semakin banyaknya orang yang ikut berlari, tetapi juga dari standar performa yang semakin kompetitif.” Ia menambahkan bahwa MAP Aktif melihat adanya kebutuhan yang semakin spesifik dari para pelari. “Kami melihat kebutuhan yang semakin spesifik, mulai dari sepatu race yang ringan dan responsif hingga sepatu latihan yang mendukung progres harian,” jelas Panji.

  • Hoka Mach 7: Sementara itu, meskipun detail spesifik Hoka Mach 7 tidak dijabarkan secara rinci dalam informasi awal, kehadirannya bersama Cielo X1 3.0 menunjukkan komitmen Hoka untuk menawarkan pilihan sepatu lari yang komprehensif, mencakup kebutuhan pelari di berbagai tingkatan dan jenis latihan.

Converse Perluas Jangkauan Gaya Hidup dengan Sentuhan Feminin

Di segmen gaya hidup, Converse tidak ketinggalan dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan selera pasar. Merek ikonik ini memperkenalkan siluet terbaru, yaitu Run Star Trainer Ballet. Inovasi ini merupakan pengembangan dari lini Run Star Trainer yang sebelumnya telah mendapatkan respons yang sangat positif di pasar Indonesia.

Perwakilan Converse Indonesia menjelaskan visi di balik peluncuran versi terbaru ini. “Melalui versi Ballet ini, kami ingin menghadirkan siluet yang lebih ringan dan feminin, tetapi tetap mempertahankan karakter khas Converse yang sudah dikenal luas,” ujar perwakilan tersebut. Penambahan sentuhan “Ballet” pada nama sepatu mengindikasikan adanya elemen desain yang terinspirasi dari keanggunan dan keluwesan, menawarkan estetika yang berbeda namun tetap mempertahankan identitas brand Converse yang kuat.

Produk Run Star Trainer Ballet ini dijadwalkan mulai tersedia pada Maret 2026 di gerai-gerai Converse pilihan di seluruh Indonesia, memberikan kesempatan bagi konsumen untuk merasakan perpaduan antara gaya klasik Converse dengan sentuhan feminin yang modern.

Melalui strategi penguatan portofolio merek global seperti Hoka dan Converse, MAP Aktif Adiperkasa Tbk menunjukkan kemampuannya dalam beradaptasi dengan kondisi pasar sambil terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam, baik dalam ranah performa olahraga maupun gaya hidup sehari-hari.

Pos terkait