Nadin Amizah: Bahagia Kak Vidi, Saksi Akhir Napasnya

Momen Emosional Nadin Amizah di Panggung Sparkle on Sound: Persembahan untuk Vidi Aldiano

Malam pertunjukan “Sparkle on Sound” yang diselenggarakan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 7 Maret 2026, menjadi saksi bisu momen emosional yang dialami oleh penyanyi Nadin Amizah. Kehadirannya di panggung sebagai salah satu bintang tamu diselimuti duka mendalam, mengingat hanya beberapa jam sebelumnya ia baru saja menyaksikan kepergian kakak iparnya tercinta, Vidi Aldiano.

Saat melangkah ke atas panggung, Nadin tidak dapat menahan diri untuk berbagi perasaan yang membebani hatinya kepada para penonton yang hadir. Ia mengakui bahwa situasi yang dihadapinya saat itu terasa sangat tidak biasa dan penuh tantangan.

“Rasanya aneh sekali saya harus berada di sini, sedangkan beberapa jam yang lalu saya sedang menyaksikan kakak ipar saya menghembuskan napas terakhirnya,” ungkap Nadin Amizah di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/3/2026) malam. Pengakuan ini sontak menciptakan keheningan haru di antara ribuan penonton yang hadir, merasakan kepedihan yang dirasakan sang penyanyi.

Meskipun diliputi kesedihan, Nadin, yang dikenal luas melalui karya-karyanya yang sarat akan makna puitis, menegaskan bahwa kehidupan harus terus berjalan bagi mereka yang masih diberi kesempatan untuk bernapas. Semangat untuk melanjutkan hidup ini menjadi pengingat akan kekuatan ketahanan manusia dalam menghadapi cobaan terberat sekalipun.

“Tapi begitulah hidup, harus berlanjut bagi orang-orang yang masih bisa menghembuskan nafasnya,” tambahnya dengan suara yang bergetar namun penuh ketegaran. Pesannya ini menjadi refleksi mendalam tentang siklus kehidupan dan kematian, serta pentingnya untuk terus bergerak maju meskipun kehilangan orang yang dicintai.

Dedikasi Penuh Cinta untuk Sang Kakak Ipar

Dalam kesempatan yang penuh haru tersebut, Nadin Amizah secara khusus menyatakan bahwa penampilan malam itu ingin ia persembahkan sebagai bentuk penghormatan dan cinta terakhirnya untuk Vidi Aldiano. Ia mengenang momen kepergian Vidi sebagai sebuah peristiwa yang sangat tenang, di mana almarhum dikelilingi oleh orang-orang terdekat yang senantiasa menyayanginya.

“Aku ingin menjadikan malam ini untuk kakak iparku, Vidi. Kematiannya adalah sesuatu yang sangat tenang dikelilingi oleh orang-orang yang paling ia sayang dan menyayanginya,” ujar Nadin, merangkai kata-kata dengan penuh kelembutan. Deskripsi ini memberikan gambaran tentang suasana damai yang menyelimuti akhir hayat Vidi, sebuah penghiburan di tengah duka yang mendalam.

Permohonan Doa untuk Perjalanan Spiritual

Lebih lanjut, Nadin mengajak seluruh penonton yang hadir untuk turut serta dalam mendoakan almarhum Vidi Aldiano. Ia menyampaikan harapan tulus agar doa dari banyak orang dapat menjadi bekal kebaikan bagi perjalanan spiritual Vidi di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Aku harap tidak hanya keluarganya yang menyayangi kak Vidi. Aku minta doa dari teman-teman semua agar dimudahkan hisabnya di sisi Allah SWT,” katanya, memohon kebaikan dari hadirin. Permohonan ini menunjukkan keyakinan Nadin akan kekuatan doa kolektif dalam memberikan ketenangan dan keberkahan bagi almarhum.

Di akhir pesannya yang menyentuh hati, Nadin menyampaikan sebuah harapan sederhana namun penuh makna untuk sang kakak ipar. Ia berharap agar Vidi Aldiano senantiasa menemukan kebahagiaan di alam keabadian.

“Berbahagialah di sana kak Vidi,” ungkap Nadin, menutup pesannya dengan senyuman tipis yang sarat akan kerinduan.

Setelah menyampaikan pesan yang mengharukan tersebut, Nadin Amizah melanjutkan penampilannya dengan membawakan lagu “Berpayung Tuhan”. Sepanjang penampilannya, terlihat beberapa kali Nadin mengangkat pandangannya ke atas, berusaha menahan air mata yang menggenang. Ia juga tampak memegang dadanya, seolah menahan rasa sesak yang masih membekas di hati. Nadin hanya membawakan tiga lagu pada malam itu, yaitu “Semua Aku Dirayakan”, “Berpayung Tuhan”, dan “Sorai”, yang masing-masing lagu terasa semakin mendalam maknanya di bawah bayang-bayang duka yang ia rasakan.

Pos terkait