NasDem Kejar 12 Dapil DPR RI di Safari Ramadhan Jawa

NasDem Gencar Lakukan Safari Politik di Jawa untuk Penguatan Basis Menjelang Pemilu 2029

Partai NasDem tengah memfokuskan energi dan sumber dayanya untuk melakukan safari politik di Pulau Jawa. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap tantangan elektoral yang masih dihadapi partai di wilayah padat penduduk tersebut. Fokus utama adalah mengisi kekosongan daerah pemilihan (dapil) DPR RI yang belum tergarap optimal.

Pulau Jawa memegang peranan krusial dalam peta politik nasional, mengingat jumlah dapil DPR RI yang paling banyak dibandingkan wilayah lain di Indonesia. Data menunjukkan, Jawa memiliki total 39 dapil DPR RI. Namun, Partai NasDem baru berhasil menempatkan kadernya di 27 dapil pada Pemilu 2024. Sebanyak 12 dapil lainnya masih menjadi pekerjaan rumah besar yang perlu diselesaikan.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menjelaskan bahwa dari 39 dapil di Jawa, masih terdapat 12 dapil yang belum terisi oleh perwakilan NasDem. Rinciannya, empat dapil di Jawa Timur, tiga dapil di Jawa Tengah, dan tiga dapil di Jawa Barat. “Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan,” ujar Saan.

Fokus safari politik di Jawa ini bukan tanpa alasan. Wilayah ini merupakan penyumbang suara terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, NasDem berupaya keras untuk memperkuat basis dukungan di sana. Penguatan ini dilakukan melalui berbagai kegiatan silaturahmi, baik dengan jajaran kader partai, tokoh agama, maupun masyarakat luas.

Dalam beberapa pekan terakhir, rombongan DPP Partai NasDem telah aktif berkeliling sejumlah daerah di Jawa dalam rangka Safari Ramadhan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menjalin komunikasi dan konsolidasi internal partai.

Salah satu agenda penting dalam rangkaian safari ini adalah kegiatan konsolidasi di Bandung. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari 18 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem dari tingkat kabupaten/kota di Jawa Barat. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen untuk menyelaraskan langkah dan strategi partai di tingkat akar rumput, terutama bagi daerah-daerah yang tidak sempat tersinggahi langsung dalam safari DPP.

Rangkaian Safari Ramadhan DPP NasDem dimulai sejak 21 Februari lalu di Bekasi. Perjalanan kemudian berlanjut menyusuri jalur Pantura hingga Cirebon, dilanjutkan ke Jawa Tengah, lalu kembali melalui jalur selatan. Safari ini ditutup di Garut sebelum puncaknya dilaksanakan di Kota Bandung.

“Semangat utamanya adalah silaturahmi. Kami ingin bertemu dan bersilaturahmi dengan para kader, para kiai, serta masyarakat secara umum,” ungkap Saan.

Tantangan Elektabilitas dan Target Ambisius NasDem

Meskipun secara nasional elektabilitas Partai NasDem pasca-Pemilu 2024 menunjukkan peningkatan signifikan, mencapai kisaran enam persen atau hampir dua kali lipat dibandingkan dua pemilu sebelumnya (sekitar 2,5 hingga tiga persen), namun secara spesifik di Pulau Jawa, angka tersebut masih berada di bawah rata-rata nasional.

“Jika kita turunkan angkanya ke Jawa, rata-rata elektabilitas kita hanya sekitar dua persen. Ada kesenjangan yang luar biasa besar, dan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang harus kita tangani,” kata Saan.

Menyadari tantangan ini, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, telah memberikan instruksi tegas kepada seluruh struktur partai. Pulau Jawa harus dijadikan sebagai fokus utama dalam upaya penguatan basis partai menjelang Pemilu 2029. Target yang dicanangkan sangat ambisius: NasDem harus mampu meraih 100 kursi di DPR RI dan menembus posisi tiga besar partai politik nasional.

Saan menjelaskan bahwa target 100 kursi dan masuk tiga besar ini merupakan target yang terus didekati oleh NasDem dalam tiga kali penyelenggaraan pemilu. Pada pemilu pertama, NasDem masih berjarak 64 kursi dari target tersebut. Selisih ini menyempit menjadi 42 kursi pada pemilu kedua, dan pada pemilu ketiga, jaraknya tinggal sekitar 31 kursi. Hal ini menunjukkan progres yang positif dan semakin mendekatkan partai dengan cita-cita besarnya.

Soliditas dan Optimisme di Jawa Barat

Menyikapi instruksi dari DPP, Saan Mustopa juga secara khusus meminta kepada seluruh kader NasDem di Jawa Barat untuk menjaga soliditas dan meningkatkan perolehan suara partai pada Pemilu 2029. “Kita harus mengelola partai ini dengan serius. Targetnya jelas, NasDem harus masuk tiga besar, termasuk di Jawa Barat,” tegasnya.

Menyambut arahan tersebut, Ketua DPW NasDem Jawa Barat, Mamat Rachmat, menyatakan bahwa partainya telah mulai memanaskan mesin politik untuk menghadapi kontestasi Pemilu 2029. NasDem Jawa Barat menargetkan posisi tiga besar, baik di tingkat DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota.

“Jawa Barat bertekad pada tahun 2029 bisa berada di urutan ketiga, baik di tingkat Provinsi, RI, maupun daerah,” ujar Mamat.

Target tiga besar di Jawa Barat ini bukan sekadar retorika belaka. Mamat menegaskan bahwa target ini harus diwujudkan melalui konsolidasi internal yang kuat dan penguatan struktur partai di semua tingkatan. “Konsolidasi ini adalah bagian dari ikhtiar Jawa Barat untuk meraih tiga besar. Ini bukan sekadar mimpi, tetapi harus kita capai bersama melalui kerja keras dan sinergi,” pungkasnya.

Pos terkait