Persebaya Dibantai 5-1, Rekor Buruk 7 Tahun Borneo FC Bertahan

Persebaya Dibungkam 5-1 oleh Borneo FC, Rekor Buruk di Samarinda Berlanjut

SAMARINDA – Persebaya Surabaya kembali menelan pil pahit saat bertandang ke markas Borneo FC. Dalam pertandingan pekan ke-25 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (7/3/2026) malam, tim berjuluk Bajul Ijo ini takluk dengan skor telak 5-1.

Lima gol kemenangan Pesut Etam, julukan Borneo FC, disumbangkan oleh Juan Villa yang mencetak dua gol, serta masing-masing satu gol dari Mariano Peralta, Koldo Obieta, dan Marcos Astina. Sementara itu, gol semata wayang Persebaya dicetak oleh Leo Lelis.

Kekalahan ini semakin mempertegas tren negatif Persebaya ketika bertandang ke markas Borneo FC. Tim asal Surabaya ini tercatat belum pernah meraih kemenangan di kandang Borneo FC selama tujuh tahun terakhir.

Jalannya Pertandingan: Babak Pertama yang Ketat, Babak Kedua yang Merajalela

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi dari kedua tim. Borneo FC yang bermain di hadapan pendukung sendiri tampil menekan sejak awal. Peluang pertama bagi tuan rumah datang pada menit ke-15 melalui Juan Villa yang berhasil memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Persebaya. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti sukses merobek jala gawang Ernando Ari, membawa Borneo FC unggul 1-0.

Persebaya mencoba merespons ketertinggalan tersebut. Beberapa upaya serangan dibangun, namun solidnya pertahanan Borneo FC membuat mereka kesulitan menciptakan peluang yang berarti. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Borneo FC.

Memasuki babak kedua, Persebaya berusaha mengubah jalannya pertandingan. Pelatih memasukkan tiga pemain baru, yaitu Pedro Matos, Toni Firmansyah, dan Riyan Ardiyansyah, untuk menambah daya gedor tim. Perubahan ini sempat memberikan dampak positif.

Babak Kedua: Momentum Berubah, Gol Bertubi-tubi untuk Borneo FC

Persebaya mulai menunjukkan peningkatan performa di awal babak kedua. Riyan Ardiyansyah sempat menciptakan peluang berbahaya melalui tendangan keras dari jarak jauh, namun bola masih menyamping di sisi kiri gawang Borneo FC. Peluang emas datang pada menit ke-56 melalui tendangan gelandang asing mereka, Rivera, namun kiper Borneo FC, Nadeo, tampil sigap menepis bola.

Semenit berselang, giliran Borneo FC yang mendapatkan kesempatan. Tendangan Mariano Peralta berhasil dihalau oleh Ernando Ari. Namun, momentum kembali berpihak pada tuan rumah. Pada menit ke-59, Juan Villa kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia melepaskan tendangan keras dari jarak jauh yang mengarah ke pojok kanan gawang Persebaya. Ernando Ari tak mampu menjangkau bola, skor berubah menjadi 2-0.

Memanfaatkan momentum keunggulan dua gol, Borneo FC semakin meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-63, Mariano Peralta mencetak gol indah setelah melakukan solo run melewati tiga pemain bertahan Persebaya sebelum menceploskan bola ke gawang. Skor menjadi 3-0 untuk keunggulan Borneo FC.

Ketinggalan tiga gol membuat mental para pemain Persebaya terlihat tertekan. Situasi semakin memburuk pada menit ke-68. Kesalahan antisipasi Risto Mitrevski dalam mengontrol bola di area pertahanan sendiri dimanfaatkan dengan baik oleh Koldo Obieta. Ia melepaskan tendangan yang berbuah gol keempat bagi Borneo FC, membuat skor menjadi 4-0.

Meskipun tertinggal jauh, Persebaya tidak menyerah begitu saja. Mereka mulai bermain lebih terbuka dan menekan pertahanan Borneo FC. Upaya keras mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73. Leo Lelis berhasil memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Risto Mitrevski yang sebelumnya diblok, dan sukses memperkecil kedudukan menjadi 4-1.

Persebaya sempat mendapatkan peluang untuk kembali mencetak gol pada menit ke-85 melalui sundulan Leo Lelis, namun bola masih melambung di atas mistar gawang.

Alih-alih memperkecil kedudukan, Persebaya justru kembali kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan. Saat sibuk menyerang, pertahanan mereka kembali lengah. Pemain pengganti Marcos Astina berhasil mencetak gol kelima bagi Borneo FC pada menit ke-90+3, sekaligus mengunci kemenangan telak 5-1.

Hasil ini tentu menjadi pukulan berat bagi Persebaya dalam upaya mereka mengarungi kompetisi Super League musim ini. Rekor buruk yang terus berlanjut di kandang Borneo FC juga menjadi catatan yang perlu dievaluasi secara mendalam oleh tim pelatih dan manajemen.

Pos terkait