Persebaya Krisis: Tavares Pusing 4 Pilar Cedera, Asing Beradaptasi

Persebaya Surabaya: Ujian Adaptasi dan Jadwal Padat di Bulan Ramadan

Persebaya Surabaya tengah menghadapi periode krusial dalam kompetisi Super League 2025/2026. Empat pemain asing baru, yaitu Jefferson Silva, Pedro Matos, Bruno Paraiba, dan Gustavo Fernandes, kini tengah dalam proses adaptasi untuk memperkuat tim berjuluk “Bajol Ijo”. Meskipun kehadiran mereka diharapkan dapat menambah kedalaman skuad, terutama di tengah badai cedera yang melanda, proses penyesuaian ini diprediksi tidak akan berjalan mulus sepenuhnya.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui bahwa para pemain asing ini masih memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan atmosfer dan ritme Liga Indonesia.

“Sebagian pemain asing baru belum berpengalaman di Indonesia, stamina mereka belum ideal. Tapi saya percaya mereka akan berkembang,” ujar Tavares dalam sebuah wawancara usai pertandingan melawan Bali United.

Kondisi Terkini Para Pemain Asing

Setiap pemain asing membawa dinamika tersendiri dalam skuad Persebaya:

  • Jefferson Silva: Telah tampil penuh dalam tiga pertandingan terakhir, menunjukkan kemampuan bertahan yang stabil dan distribusi bola yang baik. Ia bahkan telah mencatatkan satu assist, meskipun konsistensinya masih perlu ditingkatkan.

  • Pedro Matos: Berperan sebagai motor lini tengah dengan gaya permainan yang sederhana namun sangat efektif. Sebagai mantan pemain Semen Padang, ia cepat menyatu dengan ritme tim, memberikan soliditas tambahan pada lini tengah Persebaya.

  • Bruno Paraiba: Berhasil mencetak gol debutnya melawan PSIM Yogyakarta. Namun, cedera yang dialaminya membuatnya harus absen dalam beberapa pertandingan penting. Kondisinya saat ini masih terus dipantau oleh tim medis.

  • Gustavo Fernandes: Melakukan debutnya saat Persebaya meraih kemenangan 3-1 atas Bali United. Meskipun hanya tampil sebagai pemain pengganti, ia telah menunjukkan potensi yang signifikan di lini belakang tim.

Bernardo Tavares menekankan pentingnya kesabaran dalam proses adaptasi ini. “Kami harus sabar, mereka butuh waktu untuk memahami atmosfer Liga 1,” katanya beberapa waktu lalu. Dukungan dari para suporter, khususnya Bonek, juga terus mengalir melalui media sosial, dengan harapan para pemain asing ini segera menunjukkan performa terbaiknya.

Jadwal Padat Persebaya Selama Ramadan 2026

Bulan Ramadan 2026 diprediksi akan menjadi ujian berat bagi Persebaya Surabaya, mengingat jadwal pertandingan yang sangat padat. Tim “Bajol Ijo” akan menghadapi empat laga penting dalam kurun waktu tiga pekan.

Berikut adalah jadwal pertandingan Persebaya di bulan Ramadan:

  • 21 Februari 2026: Pertandingan tandang melawan Persijap Jepara. Laga ini menjadi ujian penting untuk bangkit setelah kekalahan dari Bhayangkara FC.
  • 25 Februari 2026: Menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
  • 2 Maret 2026: Duel akbar melawan Persib Bandung di GBT.
  • 7 Maret 2026: Pertandingan tandang melawan Borneo FC.

Menghadapi jadwal yang padat ini, Bernardo Tavares telah menyiapkan program latihan khusus yang disesuaikan dengan kondisi pemain yang menjalankan ibadah puasa.

“Kami tahu beberapa pemain akan berpuasa, jadi intensitas latihan harus disesuaikan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik untuk menghindari cedera. “Jika tidak makan dan minum, intensitas tidak bisa terlalu tinggi,” tambahnya.

Pengalaman Tavares selama tiga musim melatih PSM Makassar memberinya pemahaman mendalam mengenai pola latihan di bulan Ramadan. Ia berharap Persebaya dapat tampil maksimal sejak menit awal pertandingan. “Bagi saya, tampil baik berarti konsisten sepanjang laga,” tegasnya.

Para suporter menilai jadwal padat ini sebagai ujian mental bagi tim. Dukungan penuh dari Bonek diharapkan dapat memberikan energi tambahan bagi skuad. Para pemain asing dituntut untuk segera beradaptasi dengan ritme kompetisi yang semakin intens. Bulan Ramadan ini menjadi momentum penting bagi Persebaya untuk membuktikan ketangguhan mereka.

Ancaman Tampil Pincang Menghadapi Persijap Jepara

Persebaya Surabaya menghadapi ancaman untuk kembali tampil pincang saat melakoni laga tandang melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Sabtu (21/2/2026). Sejumlah pemain kunci, termasuk Bruno Paraiba, Malik Risaldi, Gustavo Fernandes, dan Ernando Ari, yang absen pada pertandingan terakhir, belum ada kepastian apakah mereka dapat diturunkan pada laga pekan ke-22 Super League 2025/2026 ini.

Absennya beberapa pemain kunci pada laga terakhir melawan Bhayangkara FC berujung pada kekalahan tipis 1-2. Kekalahan di kandang sendiri, Stadion GBT, dari tim yang tidak diunggulkan itu menjadi pukulan telak, sekaligus menghentikan rentetan 13 pertandingan tanpa kekalahan yang telah diraih Persebaya sebelumnya.

Tidak Mengeluh, Mencari Peluang Baru

Meskipun menghadapi situasi yang tidak menguntungkan akibat badai cedera, pelatih Bernardo Tavares menunjukkan sikap profesional. Ia menyadari betul kondisi timnya, namun memilih untuk tidak mengeluh.

“Kami memiliki banyak pemain yang cedera. Dan inilah kenyataan kami,” kata Bernardo Tavares kepada awak media. “Tapi saya tidak mengeluh tentang pemain yang cedera. Ini menjadi kesempatan untuk yang lain,” tambahnya.

Pelatih asal Portugal ini akan fokus pada persiapan tim dengan mengevaluasi performa di laga terakhir dan menyiapkan beberapa opsi strategi.

Waspadai Kebangkitan Persijap

Di tengah ancaman tampil tidak ideal, Tavares tidak ingin meremehkan calon lawannya, Persijap Jepara. Ia akan mencermati kekuatan Persijap, tim yang diprediksi berambisi untuk bangkit setelah mengalami kekalahan telak 4-0 dari Malut United pada pertandingan sebelumnya. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter diprediksi akan memberikan motivasi tambahan bagi para pemain Persijap.

“Jepara kemarin kalah 4-0. Jadi, saya yakin mereka akan menganalisis tim kami dengan sangat baik. Dan mungkin mereka akan mencoba bermain berbeda,” terang Bernardo Tavares. Ia juga menambahkan, “Mari kita lihat apakah departemen medis kami dapat melakukan keajaiban dan memulihkan pemain.”

Daftar Pemain Persebaya yang Terdampak Badai Cedera:

  • Bruno Paraiba
  • Malik Risaldi
  • Gustavo Fernandes
  • Ernando Ari

Pos terkait