Politisi PAN Jabar Ajak Warga Lestarikan Budaya Calung dan Rudat

Gebyar Budaya dan Kehadiran Politisi di Desa Kaliaren

Di tengah momen lebaran Idul Fitri 1447 H, masyarakat Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan budaya yang menarik perhatian banyak orang. Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk bersilaturahmi tetapi juga sebagai wadah untuk melestarikan seni dan budaya lokal.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor desa setempat. Tampak hadir tokoh politik dari Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat, yaitu H Toto Suharto. Ia memanfaatkan momentum lebaran untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan kesempatan bagi warga untuk merasakan kekayaan budaya daerah.

Menampilkan Budaya Lokal dengan Penuh Keindahan

Toto Suharto menjelaskan bahwa acara ini bertujuan sebagai bentuk sapaan kepada warga. Dalam kegiatan tersebut, disajikan berbagai pertunjukan seni tradisional yang berasal dari daerah setempat. Salah satu yang menarik adalah tarian rudat dan musik calung yang merupakan bagian dari kesenian lokal yang sangat khas.

“Panggung budaya ini merupakan sapa warga, dengan menampilkan budaya lokal seperti tarian rudat dan penampilan musim tradisional calung,” ujar Toto saat berbicara kepada media di lokasi acara.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal. “Jadi, untuk budaya yang terdapat tiap daerah ini jelas adalah identitas. Sehingga kearifan lokal ini harus tetap hidup melalui dengan kegiatan seperti ini,” tambahnya.

Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat

Selain sebagai upaya pelestarian budaya, acara ini juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat. Toto Suharto, yang juga anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat penting untuk memastikan bahwa kebutuhan dan keluhan masyarakat dapat didengarkan.

“Ya, dengan kegiatan berlangsung ini, kami sebagai legislatif juga menampung aspirasi dan keluhan masyarakat. Apa itu bidang pendidikan, kesehatan atau peningkatan kualitas ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini menjadi ajang untuk membangun hubungan yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat. Melalui acara ini, masyarakat bisa menyampaikan harapan dan keinginan mereka secara langsung.

Hiburan yang Menghibur Warga

Terpantau selama acara berlangsung, warga desa tampak sangat antusias dan bahagia. Mereka menyaksikan pertunjukan seni tradisional yang menghadirkan nuansa kearifan lokal dalam setiap gerakan dan alunan musik.

Hiburan ini tidak hanya sekadar hiburan biasa, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya yang telah ada sejak dulu. Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan generasi muda bisa lebih mengenal dan menghargai budaya daerah.

Kesimpulan

Acara gebyar sapa warga di Desa Kaliaren tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tetapi juga sebagai bentuk komitmen untuk melestarikan budaya lokal. Dengan hadirnya tokoh seperti Toto Suharto, masyarakat semakin merasa dekat dengan pemerintah dan memiliki kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka.


Pos terkait