Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Pandeglang Gencar Lakukan Patroli Rutin Selama Ramadan
PANDEGLANG – Dalam rangka menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang menggelar patroli intensif yang dimulai sejak Sabtu malam (7/3/2026) hingga Minggu dini hari (8/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya proaktif Polres Pandeglang untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Fokus utama dari patroli ini adalah untuk mencegah dan menekan angka kejahatan serta aktivitas yang dapat meresahkan masyarakat, seperti balap liar yang seringkali mengganggu kenyamanan publik, peredaran minuman keras (miras) yang dapat memicu tindak kriminalitas, serta kegiatan lain yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Patroli ini memiliki tujuan yang sangat fundamental, yaitu untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dengan penuh kenyamanan dan rasa aman. Kami berupaya melakukan langkah-langkah preventif secara berkelanjutan, terutama menjelang waktu sahur, di mana aktivitas masyarakat cenderung meningkat,” ujar Kabagops Polres Pandeglang, AKP Abdul Rahman Taufiq, saat ditemui di lokasi kegiatan patroli.
AKP Abdul Rahman Taufiq menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini tidak hanya melibatkan personel Polres Pandeglang saja, tetapi juga dilaksanakan secara gabungan dengan melibatkan jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Pandeglang. Pembagian tugas dilakukan secara strategis dengan menyasar area-area yang dinilai memiliki potensi kerawanan lebih tinggi.
“Alhamdulillah, hingga saat ini, situasi keamanan di wilayah yang kami pantau terpantau aman dan terkendali. Kami terus berupaya menerapkan langkah-langkah pencegahan secara maksimal agar potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan seminimal mungkin dan tidak sampai terjadi,” tambahnya.
Lebih lanjut, AKP Abdul Rahman Taufiq memaparkan bahwa Polres Pandeglang juga telah mengalokasikan sumber daya personel untuk memperkuat pengamanan di wilayah-wilayah tertentu yang membutuhkan perhatian ekstra. Sebanyak satu pleton personel telah dikirimkan ke wilayah Carita untuk melakukan pengamanan dan antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk isu peredaran minuman keras ilegal dan praktik prostitusi yang dapat merusak tatanan sosial masyarakat.
“Saat ini, sebanyak satu pleton personel kami telah ditempatkan di wilayah Carita. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari peredaran miras hingga aktivitas yang mengarah pada praktik prostitusi. Kami ingin memastikan bahwa wilayah tersebut tetap kondusif selama bulan Ramadan,” ungkapnya.
Strategi Pencegahan dan Penindakan
Patroli yang dilakukan Polres Pandeglang ini mencakup berbagai strategi, di antaranya:
- Peningkatan Patroli di Titik Rawan: Personel dikerahkan ke lokasi-lokasi yang sering menjadi tempat terjadinya balap liar, pusat keramaian, dan jalur-jalur yang rawan tindak kejahatan.
- Pemeriksaan Rutin: Melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan individu yang mencurigakan, terutama pada jam-jam rawan.
- Sosialisasi dan Himbauan: Memberikan himbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.
- Kerja Sama dengan Tokoh Masyarakat: Membangun sinergi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif.
Meskipun demikian, Polres Pandeglang tetap menekankan bahwa penindakan tegas akan dilakukan terhadap pelaku kejahatan yang terbukti melanggar hukum. Namun, prioritas utama tetap pada upaya pencegahan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
“Sejauh ini, berdasarkan pantauan kami di lapangan, situasi masih dapat dikategorikan aman. Kami akan terus meningkatkan intensitas patroli dan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas langkah-langkah pengamanan yang telah kami jalankan,” tutup AKP Abdul Rahman Taufiq.






