Ramainya Pengunjung di Candi Prambanan Pasca Lebaran: Liburan Bersejarah dengan Fasilitas Baru
Suasana libur pasca Idulfitri, tepatnya pada H+1 Lebaran, terpantau sangat meriah di Taman Wisata Candi Prambanan, Klaten. Destinasi bersejarah yang terletak di perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini dipadati oleh ribuan pengunjung yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berkumpul bersama keluarga dan orang terkasih. Hingga siang hari, jumlah pengunjung telah mencapai angka yang mengesankan, menandakan antusiasme masyarakat untuk kembali berwisata setelah menunaikan ibadah Idulfitri.
Plt Direktur Utama Injuorney Destination Management (IDM), Joel Siahaan, mengungkapkan bahwa hingga sekitar pukul 11 siang, tercatat sudah ada sekitar 4.000 hingga 5.000 pengunjung yang hadir. Ia menambahkan bahwa tren peningkatan jumlah pengunjung biasanya terus berlanjut hingga menjelang sore hari. Dengan prediksi ini, pihak pengelola menargetkan jumlah total pengunjung dalam satu hari dapat mencapai angka 15.000 hingga 20.000 orang.
Persiapan Matang Pengelola untuk Kenyamanan Pengunjung
Menyambut lonjakan pengunjung, pengelola Taman Wisata Candi Prambanan telah melakukan persiapan yang komprehensif untuk memastikan kenyamanan dan keamanan semua tamu. Kesiapan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas layanan oleh para petugas di garis depan (front liner), hingga penguatan tim keamanan yang melibatkan personel dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Untuk memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan, pengelola juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung. Ini termasuk penyediaan armada kendaraan antar-jemput berupa mobil listrik (Electric Vehicle/EV) dan skuter bagi pengunjung yang membutuhkan mobilitas di dalam kompleks candi. Selain itu, aspek kebersihan juga menjadi prioritas utama untuk menjaga keindahan dan kenyamanan lingkungan situs warisan dunia ini.
“Mudah-mudahan pengunjung dapat memperoleh pengalaman yang berkesan selama berada di destinasi kami, dan harapan ini dapat terealisasi dengan baik,” ujar Joel Siahaan, menekankan komitmen pengelola untuk memberikan pelayanan terbaik.
Pengunjung Memilih Candi Prambanan untuk Rekreasi Keluarga dan Edukasi Sejarah
Berdasarkan pantauan di lapangan, mayoritas pengunjung datang dalam formasi kelompok. Terlihat banyak pasangan muda-mudi, keluarga inti, hingga rombongan keluarga besar yang antusias menikmati suasana di kompleks candi. Aktivitas yang dilakukan pun beragam, mulai dari sesi foto bersama untuk mengabadikan momen, berkeliling menjelajahi keunikan arsitektur Candi Prambanan, hingga sekadar duduk santai menikmati keteduhan di bawah pepohonan rindang yang tersebar di area tersebut.
Fasilitas dan Aktivitas Tambahan untuk Musim Liburan
Untuk semakin memanjakan pengunjung selama musim liburan Idulfitri, Injuorney Destination Management (IDM) selaku pengelola Taman Wisata Candi Prambanan, telah menambahkan beberapa fasilitas dan aktivitas baru. Dengan mengusung tema “Liburan di Candi”, berbagai kegiatan menarik telah dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih kaya.
Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah Pasar Medang, sebuah area kuliner yang menyajikan berbagai macam hidangan lokal. Keberadaan Pasar Medang ini memberikan pilihan tambahan bagi pengunjung untuk menikmati cita rasa khas daerah sembari menikmati suasana candi.
Selain itu, pengelola juga menjalin kerja sama dengan film berjudul “Pelangi di Mars”. Kolaborasi ini menghadirkan atraksi hiburan yang diharapkan dapat menambah daya tarik bagi pengunjung, terutama generasi muda. Pengunjung kini dapat menikmati kombinasi antara keindahan sejarah, kelezatan kuliner, dan hiburan yang disajikan.
Pengalaman Pribadi Pengunjung: Sejarah dan Keindahan yang Memikat
Salah satu pengunjung, Richelya Priscilla (23) asal Ternate, mengaku memilih Candi Prambanan sebagai destinasi liburannya bersama keluarga karena nilai sejarah yang ditawarkannya. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap kompleks candi yang kaya akan cerita.
“Kalau Prambanan itu menarik ya, apalagi ada kisah Roro Jonggrangnya. Jadi kalau misalnya kita amati dari candi-candi di sana, itu kayak throwback atau misalnya balik lagi ke masa lalu,” ujar Richelya. Ia menambahkan bahwa kekayaan sejarah yang dimiliki Candi Prambanan perlu terus diapresiasi.
Richelya juga menyoroti ketahanan bangunan candi yang meskipun pernah mengalami kerusakan akibat gempa, kini telah direkonstruksi kembali menjadi megah. “Terlebih, bangunan candi yang pernah runtuh akibat gempa. Meski demikian setelah dilakukan rekonstruksi lagi menurutnya bangunan menjadi kembali bagus,” katanya.
Ia juga mengapresiasi banyaknya spot foto menarik di area tersebut. “Foto-foto juga banyak ya, spot-spot fotonya juga menarik. Apalagi ada jasa tuh kalau misalnya kita mau pakai kayak baju daerah Jogja terus ini kayak unik gitu, apalagi latar belakangnya bagus ada candi Prambanan,” ucapnya, merujuk pada opsi penyewaan kostum tradisional yang menambah keunikan pengalaman berfoto.
Dengan berbagai upaya peningkatan fasilitas dan penyelenggaraan aktivitas yang menarik, Taman Wisata Candi Prambanan terus berupaya memberikan pengalaman liburan yang memuaskan dan berkesan bagi seluruh pengunjung, khususnya di momen-momen penting seperti libur Idulfitri.




