Kisruh Rumah Tangga Insanul Fahmi: Ikhlas Menjalani Ramadan Tanpa Istri dan Anak, Laporan Dugaan Perzinaan Naik Penyidikan
Konflik rumah tangga yang melilit pengusaha Insanul Fahmi dan istrinya, Wardatina Mawa, tampaknya semakin meruncing. Di tengah situasi yang pelik ini, Insanul Fahmi memilih untuk bersikap ikhlas dan pasrah, bahkan harus menjalani ibadah Ramadan tahun ini tanpa kehadiran istri dan putra semata wayangnya. Hubungan keduanya dikabarkan retak akibat dugaan perselingkuhan Insan dengan seorang selebgram ternama, Inara Rusli.
Masalah ini tidak hanya bergulir di ranah personal, tetapi juga telah berlanjut ke jalur hukum. Wardatina Mawa secara resmi melaporkan dugaan perzinaan ke Polda Metro Jaya pada tanggal 22 November 2025. Kabar terbaru menyebutkan bahwa laporan tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan, sebuah perkembangan yang disambut baik oleh Mawa.
Upaya Komunikasi yang Belum Berbalas
Insanul Fahmi mengungkapkan bahwa dirinya telah berusaha menghubungi sang istri melalui pesan singkat. Ia mengirimkan ucapan selamat Idul Fitri, “minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir batin,” namun hingga kini belum menerima balasan dari Mawa. Pengusaha asal Medan ini mengaku tidak ingin terlalu berharap banyak terkait upaya mediasi atau rekonsiliasi.
“Udah nge-chat aja sih. Ngomong, ‘minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir batin’,” ujar Insan, seperti dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment. “Nggak dibalas,” tambahnya.
Meskipun demikian, Insan menyatakan bahwa ia tetap berusaha dan berikhtiar dalam mempertahankan rumah tangganya. Namun, ia juga menekankan pentingnya sikap ikhlas dan tidak membebani diri dengan ekspektasi yang terlalu tinggi.
- “Iya kita berusaha, ikhtiar.”
- “Satu sisi aku ikhtiar, satu sisi aku ikhlas, jadi nggak mau terlalu berharap,” ungkap Insan.
Ia menambahkan bahwa dirinya pasrah dengan segala hasil yang akan diterima. Baginya, yang terpenting adalah sudah berusaha dan mencoba berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- “Ya udah yang penting udah ikhtiar. Sambil aku coba berpasrah aja sama yang di atas,” katanya.
Wardatina Mawa Bersyukur Laporan Naik Penyidikan
Di sisi lain, Wardatina Mawa menyambut baik keputusan pihak kepolisian yang menaikkan status laporannya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Mawa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada aparat kepolisian yang telah bekerja keras dalam menangani kasus dugaan perzinaan yang menyeret suaminya, Insanul Fahmi, dan selebgram Inara Rusli.
“Aku berterima kasih banyak untuk pihak kepolisian yang sudah benar-benar mengawal kasus aku sampai tahap ke penyidikan,” kata Mawa, seperti dikutip dari kanal YouTube Insertlive dan TRANS TV Official.
Ia menambahkan bahwa proses gelar perkara telah dilakukan, menandakan keseriusan penanganan kasus ini.
- “Udah naik sidik juga, udah gelar perkara,” sambungnya.
Mawa merasa bersyukur atas penanganan yang maksimal dari pihak kepolisian.
- “Aku bersyukur, banyak hal yang harus aku syukuri di sini terutama pihak kepolisian yang benar-benar maksimal pekerjaannya,” terang ibu satu anak ini.
Dengan status laporan yang sudah naik penyidikan, Wardatina Mawa menyatakan kesiapannya untuk menyerahkan seluruh bukti yang dimilikinya kepada penyidik. Ia berharap agar permasalahan yang dihadapinya ini dapat segera menemukan titik terang dan terselesaikan dengan baik.
“Nanti aku share ke penyidik semua yang udah aku dapetin. Aku enggak mau bahas terlalu banyak karena aku belum bisa ngasih keterangan apapun,” ujar Mawa.
- “Nanti insyaAllah setelah ini ya semakin membaiklah,” tambahnya.
Polisi Temukan Unsur Pidana dalam Laporan
Kepastian mengenai naiknya status laporan Wardatina Mawa ke tahap penyidikan dibenarkan oleh pihak kepolisian. Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut telah dinaikkan statusnya pada tanggal 10 Februari 2026.
“Jadi, dapat kami sampaikan pada tanggal 10 Februari yang lalu, laporan WM terhadap terlapor IF dan IR telah dinaikkan prosesnya ke tahap penyidikan,” kata Andaru, seperti dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.
- “Dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan,” lanjutnya.
Kompol Andaru menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan barang bukti yang ada. Hasil pemeriksaan tersebut dinilai telah cukup untuk menemukan adanya unsur-unsur perbuatan pidana.
- “Artinya segala pengumpulan kemarin sudah dirasa ada perbuatan pidana yang ditemukan dari laporan saudara WM,” terangnya.
Ke depannya, penyidik berencana untuk memanggil kembali pelapor dan saksi-saksi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Selain itu, pengumpulan alat bukti tambahan dan kemungkinan penyitaan juga akan dilakukan guna memperjelas dugaan pelanggaran yang dilaporkan oleh Wardatina Mawa.
- “Untuk itu, setelah ini penyidik akan kembali memanggil pelapor dan saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti-alat bukti yang lain,” ujar Andaru.
- “Termasuk melakukan penyitaan untuk membuat terang pidana yang terjadi,” sambungnya.





