JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan sebesar 2,86% atau turun 204,92 poin pada perdagangan Jumat (8/5/2026), dengan posisi akhir di level 6.969,39. Pergerakan ini menunjukkan adanya koreksi yang cukup agresif setelah kenaikan yang terjadi sejak awal pekan.
Menurut Ivan Rosanova, Technical Analyst dari Binaartha Sekuritas, IHSG memulai koreksi tersebut setelah tren positif yang sebelumnya terbentuk. Investor perlu memperhatikan area 6.925 hingga 6.950 sebagai support penting. Area ini akan menjadi penentu apakah IHSG dapat kembali naik atau justru terus melanjutkan penurunan.
Ivan menjelaskan bahwa level support untuk IHSG berada di 6.924, 6.838, 6.727, dan 6.587, sementara level resisten terletak di 7.275, 7.403, dan 7.497. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish, yang menandakan potensi penurunan lebih lanjut.
Berikut rekomendasi saham pilihan dari Binaartha Sekuritas untuk perdagangan Senin (11/5/2026):
1. PT Astra International Tbk (ASII)
Analisis: ASII ditutup melemah di level Rp 5.825 pada 8 Mei 2026. Saat ini, saham ini berpotensi menguji support Fibonacci di Rp 5.550, yang merupakan bagian dari koreksi wave (c). Jika level ini tetap bertahan, kemungkinan besar akan terjadi trend reversal. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish.
Trading buy pada rentang harga Rp 5.600 – Rp 5.700 dengan target harga terdekat di Rp 6.250.
2. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
Analisis: EMTK telah menembus di bawah support Fibonacci terdekat di Rp 780, sehingga menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut menuju Rp 705. Jika level ini tetap bertahan, rebound pada EMTK bisa terjadi. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish.
Speculative buy pada rentang harga Rp 710 – Rp 730 dengan target harga terdekat di Rp 845.
MBMA Chart
by TradingView
3. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Analisis: MBMA telah menembus di bawah support Fibonacci terdekat di Rp 590, yang menandai potensi pelemahan lebih lanjut menuju Rp 480. Jika level ini tetap bertahan, rebound pada MBMA bisa terjadi. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish.
Speculative buy pada rentang harga Rp 480 – Rp 520 dengan target harga terdekat di Rp 675.
4. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Analisis: MEDC sedang dalam fase koreksi dengan support terdekat di Rp 1.610 yang saat ini sedang diuji. Jika level ini tetap bertahan, rebound untuk melanjutkan tren naik sebelumnya bisa terjadi. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish.
Trading buy pada rentang harga Rp 1.520 – Rp 1.550 dengan target harga terdekat di Rp 1.680.
5. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
Analisis: PGAS sedang membentuk koreksi wave [b], dan akan memulai reli wave [c] dalam waktu dekat jika harga tetap berada di atas level support Rp 1.795. Indikator MACD menunjukkan kondisi netral.
Hold atau trading buy pada rentang harga Rp 1.800 – Rp 1.840, dengan target harga terdekat di Rp 1.995.






