Relaxology Bengkulu Pecahkan Rekor MURI Pijat Lansia Terbanyak di Indonesia

Relaksasi untuk Lansia, Program Pijat Gratis di Bengkulu

Relaxology Bengkulu turut serta dalam upaya memecahkan rekor MURI dengan menyelenggarakan program pijat gratis untuk lansia. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional dan berlangsung serentak di 31 outlet Relaxology yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di Bengkulu, kegiatan tersebut diselenggarakan di Bencoolen Mall, Kelurahan Penurunan, Ratu Samban, pada Jumat (29/5/2026). Sebanyak 30 lansia mengikuti layanan pijat dan refleksi selama 30 menit. Setiap peserta mendapatkan pelayanan dari tim terapis Relaxology yang terlatih.

Berikut beberapa hal yang terjadi selama kegiatan:

  • Proses Pijatan
  • Tim terapis mulai dengan mencuci kaki para peserta.
  • Selama proses pijatan, terapis melakukan gerakan secara bersamaan sambil berbincang dengan peserta.
  • Fokus utama adalah pada bagian saraf dan titik refleksi kaki.

  • Pemrosesan Setelah Pijatan

  • Setelah selesai, peserta diberikan kacang hijau sebagai camilan.
  • Terapis juga memberikan informasi tentang manfaat dari pijatan dan refleksi.

Kepedulian terhadap Kesehatan Lansia

Supervisor Relaxology Bengkulu, Rahma Widia, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kebahagiaan para lansia. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia untuk menciptakan rekor MURI terkait jumlah lansia yang menerima pijat gratis.

Menurut Rahma, peserta kegiatan terdiri dari lansia di atas usia 60 tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Layanan refleksi kaki diberikan untuk membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi rasa pegal-pegal.

Respons dari peserta sangat positif. Banyak lansia merasa senang dan terbantu dengan adanya program ini. Menurut Rahma, banyak lansia yang jarang mendapatkan terapi seperti ini dan setelahnya merasa lebih segar dan nyaman.

Kesan Peserta

Yandrawati (69), warga Kota Bengkulu, mengaku merasakan manfaat setelah mengikuti layanan pijat tersebut. Ia mengatakan bahwa sebelumnya ia sering mengalami pegal-pegal pada tubuh dan rasa kurang nyaman di bagian kepala serta kaki. Setelah dipijat, tubuhnya terasa lebih ringan dan enak.

Ia mengaku baru pertama kali mengikuti program pijat gratis khusus lansia. Menurutnya, pelayanan yang diberikan membuat tubuh terasa lebih segar dan nyaman. Bahkan, Yandrawati sempat meminta nomor telepon terapis yang bertugas saat kegiatan berlangsung untuk datang kembali.

Sensasi Pijatan yang Berbeda

Repi (66), warga Kota Bengkulu, juga mengatakan bahwa tubuhnya terasa lebih nyaman setelah mengikuti terapi pijat. Ia mengaku bahwa selama sesi pijat, tubuhnya dipijat mulai dari kaki hingga kepala. Menurutnya, terapi tersebut membuat badan terasa lebih ringan dan segar.

Sebelum mengikuti terapi, Repi mengaku tidak memiliki keluhan berat. Namun, ia merasakan beberapa bagian tubuh terasa kurang nyaman, terutama pada bagian kaki dan kepala. Meski sempat terasa nyeri pada beberapa titik pijatan, Repi mengaku kondisi tubuhnya menjadi lebih enak setelah terapi selesai dilakukan.

Ia bersyukur karena layanan pijat tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat lansia. Menurut Repi, biasanya layanan pijat seperti itu memerlukan biaya cukup mahal. “Kalau pijat biasa kan bayar. Tadi gratis, alhamdulillah,” tutup Repi.

Pos terkait