Kemenangan Persija atas Bali United Diwarnai Kabar Buruk bagi Kapten Tim
Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan penting dalam lanjutan Liga Super 2025/2026 menghadapi Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Minggu (15/2) malam. Kemenangan tipis 1-0 ini diraih berkat gol tunggal dari Gustavo Almeida di menit kedelapan. Meskipun hasil ini mengembalikan Persija ke jalur positif setelah kekalahan sebelumnya dari Arema FC, euforia kemenangan tersebut sedikit ternoda oleh kabar yang kurang menggembirakan bagi tim, khususnya sang kapten, Rizky Ridho Ramadhani.
Gol kemenangan Persija tercipta melalui skema serangan yang dibangun apik dari lini pertahanan. Rizky Ridho menjadi motor serangan awal dengan mengirimkan umpan silang ke sisi kiri penyerangan. Umpan tersebut diterima dengan baik oleh Maxwell Souza, yang kemudian menunjukkan pergerakan lincah untuk melewati penjagaan pemain Bali United. Maxwell lalu melepaskan umpan matang ke dalam kotak penalti, yang disambut dengan sundulan terarah oleh Gustavo Almeida ke tiang jauh, tak mampu diantisipasi oleh kiper Bali United, Mike Hauptmeijer.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Persija karena mengakhiri tren negatif setelah sebelumnya menelan kekalahan kandang perdana musim ini dari Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu (8/2). Lebih dari itu, kemenangan di kandang Bali United ini menjadi pencapaian yang cukup langka bagi Macan Kemayoran. Terakhir kali Persija mampu meraih poin penuh di Pulau Dewata melawan Bali United adalah pada 2 Desember 2018, yang sekaligus mengunci gelar Liga 1 musim tersebut.
Rizky Ridho Terpaksa Absen di Laga Selanjutnya
Kelegaan dan kebahagiaan terpancar jelas dari wajah para pemain Persija usai pertandingan melawan Bali United. Mereka bersorak menyambut tiga poin krusial di kandang lawan dan kembalinya tim ke tren positif. Namun, kebahagiaan tersebut tidak berlangsung sempurna. Persija harus membayar mahal kemenangan ini dengan potensi absennya salah satu pemain kunci tim.
Pemain yang dimaksud adalah kapten tim, Rizky Ridho Ramadhani. Ia dipastikan tidak akan memperkuat Persija dalam pertandingan berikutnya melawan PSM Makassar dalam pekan ke-22 Liga Super 2025/2026 yang dijadwalkan pada Jumat (20/2) malam.
Penyebab absennya Rizky Ridho adalah akumulasi kartu kuning. Ia menerima kartu kuning ketujuh dalam kompetisi Liga Super 2025/2026 pada menit ke-71 dalam pertandingan melawan Bali United. Berdasarkan regulasi, pemain yang telah mengumpulkan tujuh kartu kuning wajib menjalani skorsing satu pertandingan.
Ini bukan kali pertama Rizky Ridho harus absen membela Persija karena akumulasi kartu kuning. Sebelumnya, ia juga terpaksa melewatkan pertandingan melawan PSIM Yogyakarta di pekan ke-14 karena hukuman serupa setelah mengoleksi empat kartu kuning. Absennya Rizky Ridho tentu menjadi kerugian bagi Persija, mengingat perannya yang sentral di lini pertahanan dan sebagai kapten tim.
Strategi Persija Tanpa Sang Kapten
Meskipun kehilangan Rizky Ridho, pelatih Persija, Mauricio Souza, tampaknya tidak perlu terlalu khawatir mengenai kedalaman skuad di lini pertahanan. Persija memiliki stok pemain belakang yang cukup mumpuni untuk menggantikan peran kaptennya.
Beberapa opsi pemain yang dapat diturunkan untuk berduet dengan Thales Lira di lini belakang antara lain:
- Jordi Amat: Pemain naturalisasi berpengalaman yang telah teruji kemampuannya di level internasional.
- Dia Syayid: Pemain muda yang menunjukkan perkembangan positif dan memiliki potensi untuk mengisi pos pertahanan.
- Paulo Ricardo: Bek asing yang dapat memberikan kekuatan dan ketahanan di lini belakang Persija.
Dengan adanya pilihan-pilihan tersebut, Mauricio Souza diharapkan dapat meracik strategi yang tepat untuk menghadapi PSM Makassar tanpa kehadiran sang kapten, Rizky Ridho, dan tetap menjaga performa tim agar terus berada di jalur kemenangan. Pertandingan melawan PSM Makassar akan menjadi ujian bagi kedalaman skuad Persija dan kemampuan tim untuk beradaptasi dengan absennya pemain pilar.





