Safari Ramadan Pemkot Kediri: Mempererat Silaturahmi dan Memastikan Kestabilan Kebutuhan Pokok
Pemerintah Kota Kediri kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan yang diakhiri dengan acara buka bersama di Masjid Ar Rahmat, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren. Acara yang merupakan bagian dari agenda tahunan di bulan suci Ramadan ini dihadiri secara langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, beserta jajaran pemerintah kota dan masyarakat setempat. Kegiatan ini tidak hanya sekadar seremoni, melainkan menjadi wadah penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan warganya, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam masyarakat.
Wali Kota Vinanda Prameswati, yang akrab disapa Mbak Wali, dalam sambutannya menekankan esensi dari Safari Ramadan. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar agenda rutin tahunan. “Safari Ramadan ini bukan hanya agenda rutin. Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan. Ramadan mengajarkan kita tentang keikhlasan, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama,” ujar Mbak Wali. Nilai-nilai luhur yang diajarkan di bulan Ramadan, seperti keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian, diharapkan dapat terinternalisasi dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari seluruh elemen masyarakat, termasuk dalam pelayanan publik.
Integritas dalam Pelayanan Publik: Cerminan Nilai Ramadan
Lebih lanjut, Mbak Wali menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan harus terinternalisasi dan tercermin dalam setiap aspek kehidupan, terutama dalam pelayanan publik. Ia menekankan betapa krusialnya aparatur pemerintah untuk senantiasa bekerja dengan menjunjung tinggi kedisiplinan, integritas, dan profesionalisme. Hal ini menjadi semakin penting ketika melayani kebutuhan masyarakat, apalagi di bulan suci Ramadan yang menuntut adanya peningkatan empati dan pelayanan yang prima. Komitmen terhadap integritas dalam pelayanan publik memastikan bahwa setiap warga mendapatkan perlakuan yang adil dan bantuan yang dibutuhkan tanpa terkecuali.
Menjaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Menjelang Idul Fitri
Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Kediri secara proaktif memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga. Pemantauan pasar dilakukan secara berkala dan intensif untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang momen besar tersebut. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya penimbunan barang atau praktik spekulasi yang dapat merugikan masyarakat.
Selain pemantauan rutin, pemerintah kota juga actively berkoordinasi dengan para distributor bahan pokok. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan pasokan yang lancar dan stabil ke pasar-pasar tradisional maupun modern di seluruh wilayah Kota Kediri.
Untuk memberikan keringanan langsung kepada masyarakat, pemerintah kota juga menggelar operasi pasar murah. Program ini memungkinkan masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau, jauh di bawah harga pasar normal. Selain itu, program Gerakan Pangan Murah juga terus dilaksanakan sebagai upaya berkelanjutan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang bersahabat di kantong.
“Kami terus berupaya agar masyarakat tidak terbebani kenaikan harga. Harapannya, warga bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pokok,” jelas Mbak Wali, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Ajakan Menjaga Keharmonisan dan Dukungan bagi Anak Yatim serta Ibu Hamil
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Kediri juga menyampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan dan keharmonisan selama bulan Ramadan. Semangat toleransi, saling menghormati, dan kebersamaan harus terus dipelihara agar suasana kondusif dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat hingga perayaan Idul Fitri tiba.
Kegiatan Safari Ramadan ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan sosial yang menyentuh. Sebanyak 15 anak yatim menerima bantuan berupa paket sembako dari Dinas Sosial Kota Kediri. Selain itu, mereka juga mendapatkan santunan tunai dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kediri dan perlengkapan sekolah yang diserahkan langsung oleh perwakilan Kecamatan Pesantren.
Tidak hanya itu, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Pesantren turut memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan. Sebanyak 15 ibu hamil yang masuk dalam kategori berisiko tinggi serta balita yang mengalami stunting menerima bantuan berupa bahan makanan bergizi. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kesehatan dan tumbuh kembang mereka, serta membantu mencegah terjadinya masalah gizi lebih lanjut.
Melalui berbagai program dan kegiatan ini, Pemerintah Kota Kediri menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memastikan kesejahteraan dan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, terutama di bulan penuh berkah ini.






