Saham Pilihan Analis: ISAT, BRMS, BUMI, HRUM Diprediksi Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan potensi kenaikan pada perdagangan saham hari Rabu, 18 Februari. Perdagangan sebelumnya, pada Jumat, 13 Februari, mencatat penurunan sebesar 0,64% hingga mencapai level 8.212, dengan dominasi aksi jual.

Analisis dan Prediksi IHSG

Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memprediksi bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk menguat, dengan proyeksi rentang pergerakan antara 8.377 hingga 8.440. Namun, ia juga mengingatkan adanya potensi koreksi yang diperkirakan akan menguji level 8.098–8.155. MNC Sekuritas sendiri menetapkan level support IHSG di angka 7.863 dan 7.712. Sementara itu, level resistance terdekat berada di 8.354 dan 8.517.

Perlu dipahami bahwa support merupakan area harga suatu saham yang dianggap sebagai titik terendah pada periode waktu tertentu. Ketika harga saham menyentuh level support, secara umum diperkirakan akan terjadi kenaikan kembali akibat meningkatnya minat beli. Sebaliknya, resistance adalah tingkat harga saham yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham mencapai level ini, biasanya akan terjadi aksi jual yang cukup signifikan sehingga menahan laju kenaikan harga lebih lanjut.

Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas

MNC Sekuritas memberikan rekomendasi buy on weakness untuk beberapa saham. Salah satunya adalah PT Indosat Tbk (ISAT), dengan saran akumulasi beli pada rentang harga Rp 2.120–Rp 2.180. Target harga yang ditetapkan adalah Rp 2.310–Rp 2.400, dengan level stoploss di bawah Rp 2.090.

Selanjutnya, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) juga direkomendasikan untuk melakukan buy on weakness di area Rp 1.265–Rp 1.305. Target harganya adalah Rp 1.385–Rp 1.440, dengan stoploss di bawah Rp 1.255.

Untuk PT United Tractors Tbk (UNTR), rekomendasi yang diberikan adalah sell on strength di level Rp 29.400, dengan area penjualan yang disarankan pada rentang Rp 29.575–29.800.

Analisis Phintraco Sekuritas

Phintraco Sekuritas menawarkan pandangan teknikal yang berbeda. Mereka menilai histogram negatif MACD pada IHSG terus menyempit, yang berpotensi membentuk pola golden cross. Di sisi lain, momentum stochastic RSI mulai menunjukkan pelemahan meskipun masih bergerak di area pivot. Dengan kondisi ini, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak secara konsolidatif dalam kisaran 8.150–8.300.

Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk dicermati, yaitu:
* PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
* PT Panin Financial Tbk (PNLF)
* PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)
* PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG)
* PT Harum Energy Tbk (HRUM)
* PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ)

Rekomendasi Speculative Buy dari CGS International Sekuritas Indonesia

CGS International Sekuritas Indonesia menyajikan daftar saham yang direkomendasikan untuk speculative buy. Rekomendasi ini ditujukan bagi investor yang mencari peluang jangka pendek dengan tingkat risiko yang lebih tinggi.

Berikut adalah rincian saham yang direkomendasikan untuk speculative buy:

  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

    • Speculative buy di area support Rp 1.055.
    • Disarankan untuk melakukan cut loss jika harga menembus Rp 1.030.
    • Selama harga bertahan di atas level support, saham ini berpotensi naik ke kisaran Rp 1.105–Rp 1.130 dalam jangka pendek.
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

    • Speculative buy pada level support Rp 286.
    • Disarankan untuk melakukan cut loss jika harga turun di bawah Rp 280.
    • Jika level support terjaga, potensi kenaikan harga menuju Rp 298–Rp 304.
  • PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)

    • Speculative buy di area Rp 830.
    • Disarankan untuk melakukan cut loss jika harga turun di bawah Rp 815.
    • Target jangka pendek pergerakan harga berada di Rp 860–Rp 875.
  • PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

    • Speculative buy pada level support Rp 430.
    • Disarankan untuk melakukan cut loss jika harga turun di bawah Rp 422.
    • Potensi kenaikan harga menuju Rp 446–Rp 454.
  • PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)

    • Speculative buy di area Rp 5.300.
    • Disarankan untuk melakukan cut loss jika harga turun di bawah Rp 5.200.
    • Target penguatan jangka pendek berada di Rp 5.500–Rp 5.600.
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

    • Speculative buy pada level support Rp 3.160.
    • Disarankan untuk melakukan cut loss jika harga turun di bawah Rp 3.100.
    • Selama harga bertahan di atas level support, saham ini berpotensi naik ke kisaran Rp 3.280–Rp 3.340.

Penting bagi para investor untuk selalu melakukan analisis mendalam dan mempertimbangkan profil risiko masing-masing sebelum membuat keputusan investasi. Rekomendasi ini bersifat panduan dan bukan merupakan jaminan keuntungan.

Pos terkait