Arsenal Pertimbangkan Perubahan Posisi Bukayo Saka: Dari Winger ke Gelandang Tengah
Performa Bukayo Saka, salah satu bintang muda Arsenal, musim ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan musim-musim sebelumnya. Hal ini tampaknya telah memicu pemikiran serius dari pelatih Mikel Arteta untuk mengeksplorasi kemungkinan perubahan posisi bagi pemain berusia 24 tahun tersebut. Selama beberapa musim terakhir, Saka telah menjadi andalan The Gunners di posisi winger kanan, di mana ia kerap memberikan kontribusi besar melalui gol dan assist.
Statistik Performa Bukayo Saka: Tren Penurunan
Dalam periode musim 2022-2023 hingga 2024-2025, Bukayo Saka menunjukkan ketajamannya dengan mengemas total 47 gol dan 41 assist dari 132 penampilan di berbagai kompetisi untuk Arsenal. Catatan ini menegaskan perannya sebagai pemain kunci yang sangat bernilai bagi tim.
Namun, musim ini, statistik tersebut mengalami penurunan yang cukup mencolok. Hingga saat ini, Saka baru mencetak 7 gol dan 7 assist dari 33 pertandingan di seluruh ajang. Periode terburuknya terlihat jelas ketika ia gagal mencatatkan gol maupun assist sama sekali dalam rentang pekan ke-15 hingga pekan ke-26 Liga Inggris musim 2025-2026.
Munculnya Bintang Baru dan Kebutuhan Taktis
Di tengah penurunan performa Saka, munculnya Noni Madueke sebagai winger lain yang bersinar di Arsenal menjadi sorotan. Madueke menunjukkan performa impresif dengan mencetak 3 gol dan 1 assist hanya dalam 4 pertandingan terakhirnya. Situasi ini, ditambah dengan kebutuhan taktis tim, tampaknya mendorong Mikel Arteta untuk mempertimbangkan opsi lain bagi Saka.
Percobaan di Posisi Gelandang Nomor 8
Perubahan taktis ini mulai terlihat dalam pertandingan Piala FA 2025-2026 melawan Wigan Athletic pada Minggu, 15 Februari 2026. Dalam pertandingan tersebut, Mikel Arteta memutuskan untuk memainkan Bukayo Saka di posisi gelandang nomor 8, berduet dengan Eberechi Eze dalam skema permainan 4-3-3.
Penempatan Saka di posisi ini awalnya merupakan langkah darurat karena Riccardo Calafiori, yang seharusnya mengisi peran tersebut, mengalami masalah cedera sebelum laga dimulai. Namun, di luar dugaan, Saka mampu menampilkan performa yang ciamik dan memberikan kontribusi positif dalam kemenangan Arsenal atas tim kasta ketiga tersebut.
Respons dan Pernyataan Mikel Arteta
Penampilan impresif Saka sebagai gelandang nomor 8 mendapatkan apresiasi tinggi dari Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol ini mengungkapkan kegembiraannya dan mulai mempertimbangkan untuk menempatkan Saka di posisi yang lebih sentral.
“Ya, itu adalah sesuatu yang mungkin terjadi, dan saya ingin mencobanya, dan mungkin kita akan menggunakannya di masa depan,” ujar Arteta, seperti dikutip dari The Standard. “Jadi kami masih punya banyak pertandingan, kompetisi, dan skenario berbeda untuk dimainkan musim ini, dan itu adalah kemungkinan yang kita miliki.”
Arteta terkesan dengan bagaimana posisi gelandang memungkinkan Saka untuk berada lebih dekat dengan gawang lawan dan memiliki kebebasan untuk bertukar posisi dengan pemain lain saat tim menyerang.
“Dia (Saka) lebih sentral, dia lebih dekat ke gawang. Saat dia ada di sana, dia benar-benar bisa menyakitimu dengan bola,” pungkasnya.
Perubahan Posisi Ketiga bagi Bukayo Saka
Jika Mikel Arteta memutuskan untuk mematenkan Bukayo Saka di posisi gelandang, ini akan menandai perubahan posisi ketiganya sejak bergabung dengan Arsenal.
- Bek Kiri: Saat pertama kali berseragam The Gunners, pemain keturunan Nigeria ini kerap ditempatkan sebagai bek kiri, baik di bawah asuhan Unai Emery maupun Mikel Arteta.
- Winger Kanan: Setelah itu, Saka dipindahkan ke posisi winger kanan, di mana ia menunjukkan performa yang lebih eksplosif dan mampu memberikan kontribusi signifikan melalui gol dan assist.
- Gelandang Tengah: Kini, dengan tren penurunan performa dan adanya badai cedera di skuad Arsenal, serta menanjaknya performa Noni Madueke, ada kemungkinan besar Saka akan berevolusi menjadi seorang gelandang tengah.
Keputusan ini, jika terealisasi, akan menjadi langkah strategis yang menarik dari Mikel Arteta untuk memaksimalkan potensi Bukayo Saka di tengah dinamika skuad dan kebutuhan taktis tim di sisa musim ini.





