Kembalinya Savio Roberto Diharapkan Perkuat Lini Serang PSM Makassar
Savio Roberto, gelandang asal Brasil, telah kembali berlatih bersama PSM Makassar setelah absen dua pertandingan akibat cedera. Ia melewatkan laga melawan Persijap Jepara dan Semen Padang, yang berdampak pada performa tim. Di kedua pertandingan tersebut, PSM Makassar kesulitan dalam menciptakan serangan yang efektif.
Pada laga melawan Persijap Jepara, serangan PSM terlalu monoton dari sisi sayap. Sementara itu, saat menjamu Semen Padang, tidak ada pemain yang mampu mengatur ritme permainan. Akibatnya, PSM terlihat kehilangan arah ketika mendapat bola untuk menyerang.
Kini, Savio Roberto telah pulih sepenuhnya dan siap tampil. Ia mengikuti latihan penuh bersama skuad PSM Makassar di Stadion Kalegowa, Jl Poros Pallangga, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat (6/2/2026) pagi. Dalam sesi latihan, ia menggunakan jersey latihan PSM Makassar berwarna pink dengan rompi dada berwarna hitam. Rompi ini dilengkapi GPS Tracker atau Electronic Performance and Tracking System (EPTA), yang digunakan untuk memantau kinerja atlet dan tingkat kebugaran pemain. Alat ini bisa merekam jarak tempuh, jumlah sprint, serta kecepatan lari.
Kembalinya Savio Roberto diharapkan dapat meningkatkan daya serang PSM Makassar saat menghadapi PSBS Biak pada pekan 20 Super League 2025/2026. Pertandingan antara PSM Makassar dan PSBS Biak akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Minggu (8/2/2026) pukul 16.30 Wita. Kreativitas dan umpan akurat Savio Roberto sangat dibutuhkan untuk memanjakan lini serang PSM.
Sebagai pemain nomor punggung 8, ia mampu memberikan umpan-umpan yang sulit diprediksi, sehingga lawan kesulitan mengantisipasinya. Dengan kehadirannya, PSM memiliki peluang besar untuk membawa pulang tiga poin dari laga ini.
Selain Savio Roberto, PSM Makassar juga sudah bisa memainkan penyerang sayap Jacques Medina. Namun, pemain asal Kongo ini harus absen dalam pertandingan melawan Semen Padang karena akumulasi kartu kuning. Artinya, Laskar Ayam Jantan dari Timur akan tampil dengan full skuad saat menghadapi PSBS Biak.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, sebelumnya menyampaikan kekecewaannya terhadap banyaknya pemain yang absen saat melawan Semen Padang. Hal ini menyebabkan tim kesulitan dalam memainkan sepak bola dengan penguasaan bola yang diinginkan. Penyebab utamanya adalah kurangnya pemain yang mampu menguasai bola dalam waktu lama.
“Kita bisa memainkan sepak bola possession jika kita full skuad, tapi nyatanya tidak,” ujarnya.






