Pada tahun 2025, PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) berhasil mengalami perubahan signifikan dalam kinerja keuangannya setelah diakuisisi oleh PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET). Dalam laporan keuangan yang dirilis pada Desember 2025, PADA mampu berubah dari kerugian menjadi laba bersih. Laba usaha yang dicapai sebesar Rp 14,36 miliar, dibandingkan dengan rugi usaha sebesar Rp 5,44 miliar pada tahun sebelumnya.
Laba bersih tahun berjalan PADA mencapai Rp 2,48 miliar di 2025, yang jauh lebih baik dibandingkan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp 16,54 miliar pada 2026. Hal ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dalam kinerja perusahaan.
Dari sisi pendapatan, PADA meraup pendapatan sebesar Rp 1,16 triliun. Angka ini meningkat sebesar 27,81% secara tahunan atau YoY dibandingkan pendapatan sebesar Rp 910,54 miliar pada 2024. Kenaikan ini dipengaruhi oleh kontribusi positif dari ekspansi bisnis baru, seperti layanan jasa kurir dan layanan Fiber to The Home (FTTH) serta Project Management Office.
Direktur Utama Personel Alih Daya, Cahyanul Uswah, menjelaskan bahwa proyek kolaborasi ini melibatkan mitra strategis untuk penjualan produk Starlite (FTTH) serta Internet Rakyat (IRA) 5G Fixed Wireless Access. Ia menyatakan bahwa inisiatif ini menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan pendapatan perusahaan.
Pendapatan dari berbagai segmen bisnis juga tercatat sebagai berikut:
- Segmen personel support dan office service: Rp 320,95 miliar
- Layanan jasa kurir: Rp 320,21 miliar
- Jasa keamanan: Rp 162,91 miliar
- Pendapatan dari segmen wilayah: Rp 154,53 miliar
- Technical and maintenance: Rp 136,89 miliar
- Jasa call center: Rp 65,45 miliar
- FTTH dan project management office: Rp 3,87 miliar
Cahyanul menjelaskan bahwa pencapaian 2025 merupakan hasil dari strategi ganda yang diterapkan secara konsisten. Strategi pertama adalah menambah lini pendapatan baru, khususnya layanan jasa Technical Services pada project penjualan Starlite. Strategi kedua adalah memperkuat disiplin operasional dalam menyeleksi kontrak dengan manajemen fee yang lebih optimal di seluruh unit bisnis.
Untuk merespons pertumbuhan sektor e-commerce dan logistik yang pesat, PADA melalui lini bisnis Jasa Kurir telah menyiapkan strategi khusus untuk meningkatkan kualitas layanan. Strategi ini mencakup pemenuhan tenaga kerja, seperti kurir dan sortir bagi klien strategis, serta akselerasi ekspansi ke berbagai wilayah baru.
Selain itu, PADA bekerja sama dengan mitra strategis seperti anak usaha dari PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), yaitu PT Integrasi Jaringan Ekosistem dan PT Telemedia Komunikasi Pratama untuk layanan agen call center. Di bawah naungan INET, PADA akan membantu dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja (SDM) untuk penjualan, instalasi, serta pemeliharaan jaringan dan infrastruktur (managed services).






