Sriwijaya FC Bertekad Raih Kemenangan Perdana di Laga Krusial
Menjelang pertandingan ke-20 Pegadaian Championship 2025/26, Sriwijaya FC masih berjuang keras untuk meraih kemenangan perdana mereka. Laskar Wong Kito dijadwalkan akan berhadapan dengan Persikad Depok pada Jumat, 20 Februari 2026, di Stadion Patriot Candrabhaga. Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi tim berjuluk Elang Andalas untuk mengakhiri tren negatif dan bangkit dari papan klasemen.
Rangga Pratama, penjaga gawang utama Sriwijaya FC yang merupakan putra asli Palembang dan mantan punggawa Tim Nasional Indonesia U-19, menyuarakan optimisme tinggi menyambut laga tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain akan mengerahkan kemampuan terbaik mereka di lapangan hijau demi mewujudkan impian kemenangan perdana.
“Yang jelas kami yang di lapangan berjuang. Insya Allah ada hasil baik,” ujar Rangga Pratama, seorang kiper kelahiran Palembang, 18 April 1996. Pengalamannya bermain di berbagai level, termasuk di Sriwijaya FC U-21 pada musim 2013/14, Sriwijaya FC U-19 pada tahun 2012, dan sebagai kiper Timnas Indonesia U-19 pada tahun 2014, menjadi modal berharga baginya. Musim lalu, Rangga memperkuat Persewar Waropen sebelum kembali memperkuat Sriwijaya FC.
Dukungan Suporter Menjadi Kunci Kebangkitan
Rangga tidak lupa menekankan pentingnya dukungan moral dari para penggemar setia Sriwijaya FC di Sumatera Selatan. Ia secara khusus meminta doa dan dukungan dari suporter agar tim dapat meraih hasil positif.
“Kami tetap berharap doa dari suporter dari Palembang. Kita butuh doa dukungan dari suporter juga. Bantu doa juga, siapa tahu kita bisa mendapatkan kemenangan perdana Sriwijaya FC. Semoga mendapatkan hasil yang baik. Dapat kemenangan perdana di laga besok itu,” ungkapnya dengan penuh harap.
Bagi Rangga, kemenangan perdana bukan hanya sekadar angka di klasemen, melainkan sebuah momentum kebangkitan yang sangat dinantikan oleh seluruh elemen tim dan para pendukung. Ia meyakini bahwa dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan yang mengalir, Sriwijaya FC mampu mengatasi setiap tantangan.
Optimisme di Tengah Tantangan
Meskipun belum berhasil meraih kemenangan hingga pekan ke-20, Rangga Pratama tetap menunjukkan sikap optimis yang luar biasa. Ia percaya bahwa komposisi pemain yang ada saat ini memiliki potensi besar untuk bersaing dan meraih hasil maksimal.
“Kita selalu optimis untuk mengejar kemenangan perdana itu. Dari dulu juga, mau komposisi tim bagaimanapun kita selalu optimis terus,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rangga menyoroti perbaikan signifikan yang telah dilakukan oleh manajemen tim terkait fasilitas dan akomodasi. Ia merasa bahwa peningkatan ini memberikan dampak positif yang besar bagi para pemain.
“Apalagi dengan perubahan sekarang ini dari segi akomodasi, makan, mess, lapangan, fasilitas, Alhamdulillah bagus, di bilang lancarlah,” jelasnya.
Perbaikan dalam hal akomodasi, konsumsi, tempat tinggal, hingga kualitas lapangan latihan dan fasilitas pendukung lainnya, menurut Rangga, sangat krusial dalam menunjang performa tim. Hal ini menunjukkan adanya komitmen kuat dari manajemen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para pemain agar dapat fokus pada performa di lapangan.
Rangga Pratama, seorang ayah dari dua orang anak, Razqya (3 tahun) dan Raqeela (2 tahun), yang menikah dengan Meidiana pada tahun 2021, menjadikan optimisme ini sebagai motivasi tambahan. Ia bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi tim, keluarga, dan seluruh pendukung Sriwijaya FC. Harapannya adalah laga melawan Persikad Depok akan menjadi titik balik bagi Sriwijaya FC di Pegadaian Championship 2025/26.
Pertandingan yang akan digelar pada Jumat, 20 Februari 2026, pukul 20.30 WIB, diprediksi akan berjalan ketat. Sriwijaya FC akan berusaha keras memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol dan mengamankan tiga poin pertama mereka di musim ini. Dukungan penuh dari tribun penonton diharapkan dapat memberikan energi tambahan bagi para pemain Laskar Wong Kito untuk berjuang hingga peluit akhir dibunyikan.





