Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI: Solusi Modal Terjangkau untuk UMKM
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menghadirkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan suntikan modal. Program ini dirancang dengan cicilan yang terjangkau dan proses pengajuan yang relatif mudah, baik secara daring maupun luring.
BNI KUR berfungsi sebagai fasilitas kredit yang diperuntukkan bagi pelaku UMKM untuk menambah modal kerja produktif atau sebagai kredit investasi. Plafon pinjaman yang ditawarkan sangat fleksibel, mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta, dengan tenor pengembalian yang panjang hingga 3 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi. Fleksibilitas tenor ini memberikan keleluasaan bagi pengusaha untuk mengatur arus kas dan menjaga keberlangsungan operasional bisnis mereka.
Jenis-Jenis KUR BNI dan Ketentuannya
BNI menyediakan dua kategori utama dalam program KUR, yaitu KUR Mikro dan KUR Kecil, yang dirancang untuk memenuhi berbagai skala kebutuhan modal UMKM.
1. KUR Mikro BNI
Program KUR Mikro ditujukan untuk usaha-usaha berskala mikro yang membutuhkan pendanaan relatif kecil.
- Plafon Pinjaman: Mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.
- Agunan: Tidak memerlukan jaminan tambahan.
- Suku Bunga: Dimulai dari 6 persen efektif per tahun.
- Jangka Waktu: Hingga 3 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi.
- Target Pengguna: Sangat cocok bagi pelaku UMKM yang baru merintis atau sedang dalam tahap pengembangan awal.
2. KUR Kecil BNI
Untuk UMKM yang membutuhkan modal lebih besar guna pengembangan usaha, KUR Kecil menjadi pilihan yang tepat.
- Plafon Pinjaman: Di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta.
- Agunan: Memerlukan agunan yang disesuaikan dengan analisis bank, seperti aset properti atau kendaraan.
- Suku Bunga: Dimulai dari 6 persen efektif per tahun.
- Jangka Waktu: Hingga 4 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi.
- Target Pengguna: Pelaku UMKM yang memiliki rencana ekspansi bisnis yang signifikan.
Simulasi Tabel Cicilan KUR BNI (Februari 2026)
Tabel berikut menyajikan simulasi cicilan bulanan untuk berbagai nominal pinjaman KUR BNI, mulai dari Rp25 juta hingga Rp500 juta, dengan pilihan tenor yang beragam. Simulasi ini dapat menjadi gambaran awal bagi calon debitur sebelum mengajukan permohonan kredit.
Pinjaman Rp 25.000.000
* 12 bulan: Rp 2.151.661
* 24 bulan: Rp 1.108.015
* 36 bulan: Rp 760.548
Pinjaman Rp 50.000.000
* 12 bulan: Rp 4.303.321
* 24 bulan: Rp 2.216.031
* 36 bulan: Rp 1.521.097
Pinjaman Rp 75.000.000
* 12 bulan: Rp 6.454.982
* 24 bulan: Rp 3.324.046
* 36 bulan: Rp 2.281.645
Pinjaman Rp 100.000.000
* 12 bulan: Rp 8.606.643
* 24 bulan: Rp 4.432.061
* 36 bulan: Rp 3.042.194
Pinjaman Rp 125.000.000
* 12 bulan: Rp 10.758.304
* 24 bulan: Rp 5.540.076
* 36 bulan: Rp 3.802.742
* 48 bulan: Rp 2.935.629
* 60 bulan: Rp 2.416.600
Pinjaman Rp 150.000.000
* 12 bulan: Rp 12.909.964
* 24 bulan: Rp 6.648.092
* 36 bulan: Rp 4.563.291
* 48 bulan: Rp 3.522.754
* 60 bulan: Rp 2.899.920
Pinjaman Rp 175.000.000
* 12 bulan: Rp 15.061.625
* 24 bulan: Rp 7.756.107
* 36 bulan: Rp 5.323.839
* 48 bulan: Rp 4.109.880
* 60 bulan: Rp 3.383.240
Pinjaman Rp 200.000.000
* 12 bulan: Rp 17.213.286
* 24 bulan: Rp 8.864.122
* 36 bulan: Rp 6.084.387
* 48 bulan: Rp 4.697.006
* 60 bulan: Rp 3.866.560
Pinjaman Rp 225.000.000
* 12 bulan: Rp 19.364.947
* 24 bulan: Rp 9.972.137
* 36 bulan: Rp 6.844.936
* 48 bulan: Rp 5.284.132
* 60 bulan: Rp 4.349.880
Pinjaman Rp 250.000.000
* 12 bulan: Rp 21.516.607
* 24 bulan: Rp 11.080.153
* 36 bulan: Rp 7.605.484
* 48 bulan: Rp 5.871.257
* 60 bulan: Rp 4.833.200
Pinjaman Rp 275.000.000
* 12 bulan: Rp 23.668.268
* 24 bulan: Rp 12.188.168
* 36 bulan: Rp 8.366.033
* 48 bulan: Rp 6.458.383
* 60 bulan: Rp 5.316.520
Pinjaman Rp 300.000.000
* 12 bulan: Rp 25.819.929
* 24 bulan: Rp 13.296.183
* 36 bulan: Rp 9.126.581
* 48 bulan: Rp 7.045.509
* 60 bulan: Rp 5.799.840
Pinjaman Rp 325.000.000
* 12 bulan: Rp 27.971.590
* 24 bulan: Rp 14.404.198
* 36 bulan: Rp 9.887.130
* 48 bulan: Rp 7.632.634
* 60 bulan: Rp 6.283.160
Pinjaman Rp 350.000.000
* 12 bulan: Rp 30.123.250
* 24 bulan: Rp 15.512.214
* 36 bulan: Rp 10.647.678
* 48 bulan: Rp 8.219.760
* 60 bulan: Rp 6.766.481
Pinjaman Rp 375.000.000
* 12 bulan: Rp 32.274.911
* 24 bulan: Rp 16.620.229
* 36 bulan: Rp 11.408.227
* 48 bulan: Rp 8.806.886
* 60 bulan: Rp 7.249.801
Pinjaman Rp 400.000.000
* 12 bulan: Rp 34.426.572
* 24 bulan: Rp 17.728.244
* 36 bulan: Rp 12.168.775
* 48 bulan: Rp 9.394.012
* 60 bulan: Rp 7.733.121
Pinjaman Rp 425.000.000
* 12 bulan: Rp 36.578.233
* 24 bulan: Rp 18.836.259
* 36 bulan: Rp 12.929.323
* 48 bulan: Rp 9.981.137
* 60 bulan: Rp 8.216.441
Pinjaman Rp 450.000.000
* 12 bulan: Rp 38.729.893
* 24 bulan: Rp 19.944.275
* 36 bulan: Rp 13.689.872
* 48 bulan: Rp 10.568.263
* 60 bulan: Rp 8.699.761
Pinjaman Rp 475.000.000
* 12 bulan: Rp 40.881.554
* 24 bulan: Rp 21.052.290
* 36 bulan: Rp 14.450.420
* 48 bulan: Rp 11.155.389
* 60 bulan: Rp 9.183.081
Pinjaman Rp 500.000.000
* 12 bulan: Rp 43.033.215
* 24 bulan: Rp 22.160.305
* 36 bulan: Rp 15.210.969
* 48 bulan: Rp 11.742.515
* 60 bulan: Rp 9.666.401
Persyaratan Umum Pengajuan KUR BNI
Calon debitur yang ingin mengajukan KUR BNI perlu memenuhi beberapa persyaratan dasar sebagai berikut:
- Status Kewarganegaraan dan Usia: Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Pengalaman Usaha: Usaha yang diajukan harus sudah berjalan minimal selama 6 bulan.
- Riwayat Kredit: Tidak memiliki riwayat penerimaan kredit investasi atau modal kerja komersial, serta kredit lainnya dari lembaga perbankan atau pembiayaan.
- Pengecualian: Calon debitur tetap dapat mengajukan KUR meskipun sedang memiliki Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) untuk tujuan produktif, atau Kartu Kredit, asalkan seluruh pinjaman tersebut dalam kondisi lancar.
Dokumen yang Diperlukan untuk Pengajuan
Kelengkapan dokumen menjadi kunci penting dalam proses pengajuan KUR BNI. Dokumen yang umumnya dibutuhkan antara lain:
- Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
- Fotokopi Surat Nikah bagi yang sudah menikah.
- Surat Izin Usaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan atau kecamatan setempat.
- Fotokopi dokumen agunan (jika diperlukan, sesuai jenis pinjaman).
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pengajuan kredit di atas Rp100 juta.
Cara Mengajukan KUR BNI
BNI menyediakan dua opsi cara pengajuan KUR, yaitu secara daring (online) dan luring (offline), untuk memberikan kemudahan bagi calon debitur.
Pengajuan KUR BNI Secara Online
- Akses Situs Web: Kunjungi situs resmi BNI e-Form.
- Pilih Produk: Pilih menu “Kredit Usaha Rakyat (KUR)”.
- Persetujuan Syarat: Baca dan centang persetujuan pada halaman syarat dan ketentuan yang berlaku.
- Status Nasabah: Pilih status Anda, apakah sudah menjadi nasabah BNI atau belum.
- Isi Formulir Digital: Lengkapi formulir aplikasi digital dengan data diri, informasi usaha, dan nominal pinjaman yang diinginkan.
- Unggah Dokumen: Lampirkan dokumen pendukung yang diminta sesuai instruksi.
- Tunggu Konfirmasi: Tunggu proses verifikasi dan potensi survei dari petugas Bank BNI ke lokasi usaha Anda.
Pengajuan KUR BNI Secara Offline
- Siapkan Dokumen: Pastikan semua dokumen persyaratan telah disiapkan dalam bentuk fisik.
- Kunjungi Kantor Cabang: Datangi kantor cabang Bank BNI terdekat pada jam operasional (biasanya pukul 08:00 hingga 15:00).
- Ambil Antrean: Ambil nomor antrean dan menuju loket Customer Service (CS) untuk konsultasi kredit.
- Isi Formulir Aplikasi: CS akan memberikan formulir pengajuan KUR yang perlu Anda isi dengan data diri dan profil usaha secara lengkap.
- Verifikasi dan Survei: Setelah berkas pengajuan diterima, bank akan melakukan pengecekan riwayat kredit (BI Checking/SLIK) dan menjadwalkan kunjungan survei ke lokasi usaha Anda.
- Pencairan Dana: Apabila pengajuan disetujui, proses dari pengajuan hingga pencairan dana biasanya memakan waktu sekitar 7 hingga 14 hari kerja.





