Pemain Lokal yang Dianggap Pilar Utama Timnas Indonesia
Di tengah persiapan menghadapi Piala ASEAN 2026, pelatih Timnas Indonesia John Herdman telah menyiapkan empat pemain lokal yang akan menjadi pilar utama dalam skuad Garuda. Keempat pemain ini dianggap memiliki peran penting dalam membawa tim meraih hasil terbaik di turnamen regional tersebut.
Dony Tri Pamungkas dan Beckham Putra menjadi dua nama pertama yang disebut oleh Herdman. Keduanya tampil cukup mengesankan selama laga FIFA Series 2026 di Jakarta, meskipun hanya bermain dari bangku cadangan. Menurut Herdman, performa keduanya menunjukkan potensi besar untuk menjadi pemain kunci dalam Piala ASEAN.
“Beckham dan Dony tampil sangat baik meski dari bangku cadangan. Mereka menunjukkan bahwa untuk Hyundai Cup (Piala ASEAN), bisa menjadi pemain penting. Kepercayaan diri mereka meningkat dalam beberapa hari ini. Mereka mulai memahami gaya bermain yang saya inginkan,” ujar Herdman.
Kedua pemain tersebut turun dalam laga Indonesia melawan Bulgaria di GBK Senin (30/3) malam WIB, sekitar 70 menit lamanya. Dony menggantikan Justin Hubner, sedangkan Beckham menggantikan Joey Pelupessy. Meskipun penampilan mereka memberikan dampak positif bagi permainan Indonesia, tim akhirnya kalah 0-1 dari Bulgaria.
Herdman mengaku sempat mempertimbangkan untuk memasukkan Dony dan Beckham sejak menit awal. Namun, ia menyatakan bahwa lawan yang lebih kuat dari Saint Kitts dan Nevis di laga pertama membuatnya memilih momen yang tepat untuk memasukkan kedua pemain tersebut.
“Apakah saya bisa memasukkan mereka lebih awal? Mungkin iya. Namun, melawan tim dengan gaya fisik, Anda harus memilih momen yang tepat—saat permainan mulai terbuka dan ruang lebih tersedia,” jelas pelatih berusia 50 tahun itu.
Pemain Lain yang Mengemuka
Selain Dony dan Beckham, ada dua pemain lain yang juga mendapatkan perhatian dari Herdman. Rizky Ridho, yang tak tergantikan dari dua laga di FIFA Series 2026, menjadi salah satu pemain yang menunjukkan ketajaman di lini belakang. Sementara itu, Ramadhan Sananta juga mendapat pujian atas perannya dalam sistem bermain yang diterapkan oleh Herdman.
Herdman menyebut Sananta memiliki peran serupa seperti Olivier Giroud di Prancis. Hal ini menunjukkan bahwa ia mampu menjadi penghubung antara lini tengah dan depan dalam skema permainan Timnas Indonesia.
Tantangan di Piala ASEAN 2026
Indonesia akan berlaga di Grup A Piala ASEAN bersama Kamboja, Singapura, Vietnam, dan pemenang play-off antara Timor Leste melawan Brunei Darussalam. Sebagai salah satu peserta yang sering tampil di turnamen ini, Indonesia memiliki prestasi yang cukup bagus. Dari 15 edisi yang diikuti, Timnas Indonesia berhasil menjadi runner-up sebanyak enam kali, yaitu pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.
Namun, situasi di Piala ASEAN 2026 akan berbeda karena turnamen ini tidak masuk ke dalam kalender internasional FIFA. Hal ini membuat Indonesia sulit menurunkan pemain terbaiknya, termasuk para pemain diaspora yang bermain di kompetisi Eropa.
Beberapa pemain seperti Jay Idzes di Italia, Kevin Diks di Jerman, dan Calvin Verdonk di Prancis kemungkinan besar tidak bisa bermain. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi lawan-lawannya di Piala ASEAN 2026.
Peran Pemain Lokal
Meskipun begitu, Herdman tetap optimistis dengan keberadaan pemain lokal yang muncul dalam FIFA Series 2026. Selain Dony dan Beckham, Rizky Ridho dan Ramadhan Sananta juga menunjukkan potensi besar untuk menjadi tulang punggung tim. Dengan strategi yang tepat dan kesiapan mental yang baik, Timnas Indonesia berharap dapat mencapai hasil maksimal di Piala ASEAN 2026.





