TVS: 2 Dekade, 1 Juta Unit Produksi di Indonesia

Tonggak Sejarah TVS Motor Company Indonesia: Satu Juta Unit Produksi Tercapai

TVS Motor Company Indonesia (TMCI) baru saja merayakan pencapaian monumental dalam sejarah operasionalnya di tanah air. Perusahaan otomotif ini berhasil mencatatkan total produksi sebanyak satu juta unit sepeda motor dan kendaraan roda tiga sejak pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia, sekitar 19 tahun lalu. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan sebuah penanda perjalanan panjang dan dedikasi perusahaan dalam memperkuat posisinya di industri otomotif roda dua nasional yang dinamis.

Selama hampir dua dekade, TMCI telah secara konsisten membangun fondasi manufaktur yang kokoh. Dengan mengadopsi standar produksi global, pabrik mereka di Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus berkembang, tetapi juga memainkan peran krusial dalam jaringan distribusi internasional. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi yang sangat penting dalam rantai pasok global TVS.

Perayaan pencapaian satu juta unit ini menjadi momen penting yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari pemerintahan, kedutaan besar, hingga asosiasi industri. Di antara para tamu kehormatan yang hadir adalah Setia Diarta, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, serta Mahardi Tunggul Wicaksono, Direktur Industri Alat Transportasi dan Elektronika Ditjen ILMATE.

Kehadiran juga datang dari perwakilan internasional, seperti Malvika Priyadarshini, Counsellor Kedutaan Besar India untuk Indonesia. Dari internal perusahaan, Rajesh Ramani, Direktur PT TVS Motor Company Indonesia, turut hadir, bersama dengan Rosmalia Dewi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang.

Tak ketinggalan, Hari Budianto, Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), serta Grace Octalian, Direktur Kawasan Industri Suryacipta, turut serta dalam perayaan ini, bersama dengan berbagai pemangku kepentingan lainnya yang berdomisili di wilayah Karawang.

Komitmen Jangka Panjang dan Dukungan Pemerintah

Dalam pidato sambutannya, Rajesh Ramani mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian bersejarah ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan TMCI tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh pemerintah Indonesia. Ramani juga menyatakan optimisme yang tinggi terhadap kemampuan perusahaan dalam menghadapi masa depan industri otomotif, yang kini tengah bertransformasi menuju era mobilitas yang lebih modern dan berkelanjutan.

Rajesh Ramani kemudian mengenang kembali momen bersejarah peresmian fasilitas manufaktur terintegrasi TVS di Karawang pada tahun 2005. Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono. Produksi komersial pertama dimulai pada Juli 2007, dengan visi menjadikan pabrik Karawang sebagai basis manufaktur yang kuat sekaligus hub ekspor yang progresif untuk kawasan ASEAN dan pasar internasional lainnya.

“Pada awal operasinya, TVS menginvestasikan sekitar USD 50 juta. Hingga kini, total investasi mereka telah mencapai USD 250 juta, yang mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan produk-produk unggulan berkualitas bagi masyarakat Indonesia,” ujar Rajesh Ramani dalam pernyataan resminya.

Selain investasi finansial, TMCI juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Perusahaan ini telah berhasil menciptakan lapangan kerja langsung bagi lebih dari 700 karyawan. Dampaknya meluas, menyentuh sekitar 5.000 keluarga melalui jaringan pemasok, distributor, kontraktor, dan berbagai mitra lainnya, baik di Karawang maupun di berbagai daerah lain di Indonesia.

Dukungan terhadap pelanggan juga menjadi prioritas utama. TMCI telah membangun jaringan yang kuat terdiri dari 49 dealer yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan yang luas ini memastikan kemudahan akses bagi konsumen untuk mendapatkan produk TVS serta layanan purna jual yang andal. Hal ini menjadi elemen kunci dalam membangun kepercayaan jangka panjang yang sangat penting dalam industri otomotif.

Apresiasi dan Pandangan ke Depan

Setia Diarta, Direktur Jenderal ILMATE Kemenperin, memberikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian produksi satu juta unit kendaraan oleh TVS di Indonesia. Ia menggarisbawahi bahwa di tengah kondisi industri manufaktur secara umum yang mengalami kontraksi, pertumbuhan industri roda dua di Indonesia tetap menunjukkan stabilitas yang patut diapresiasi.

Lebih lanjut, Setia Diarta juga menyoroti rencana pengembangan teknologi kendaraan listrik berbasis baterai, khususnya EV NMC, yang sejalan dengan visi pemerintah Indonesia untuk mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan.

“Sejak awal berdirinya, TVS Motor Company Indonesia telah memantapkan posisinya sebagai pemain utama dalam industri otomotif nasional dan mitra strategis bagi pengembangan sektor ini,” tegas Setia Diarta.

Perusahaan terus menunjukkan komitmennya melalui investasi berkelanjutan dalam modernisasi fasilitas manufaktur, peningkatan kapasitas produksi, serta pengadopsian teknologi mutakhir. Upaya ini dilakukan untuk memastikan setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dunia.

Peran strategis Indonesia sebagai salah satu basis manufaktur utama TVS di kancah global semakin terlihat jelas dari distribusi hasil produksinya. Mayoritas dari satu juta kendaraan roda dua dan roda tiga yang diproduksi di pabrik Karawang telah berhasil diekspor ke berbagai negara. Tujuannya mencakup kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, Amerika Selatan, hingga Afrika. Kemampuan produk buatan Indonesia untuk memenuhi standar global yang ketat menjadi bukti nyata kekuatan daya saing industri manufaktur lokal di pasar internasional.

Pos terkait