UFC Seattle: Adesanya Terjebak, Pyfer Raih Kemenangan Dramatis

Israel Adesanya Kembali Raih Hasil Mengecewakan di UFC Seattle

Performa Israel Adesanya di ajang UFC Seattle yang diselenggarakan di Climate Pledge Arena, Seattle, Amerika Serikat, pada Minggu (29/3/2026) pagi WIB, kembali diwarnai hasil yang kurang memuaskan. Petarung berjuluk “The Nigerian Nightmare” ini, yang pernah mendominasi kelas menengah, harus menelan kekalahan dari lawannya, Joe Pyfer.

Pertarungan yang dinanti-nantikan ini berakhir tragis bagi Adesanya. Meskipun sempat menunjukkan dominasi di awal ronde pertama, kiprahnya di oktagon kali ini harus terhenti lebih cepat dari yang diperkirakan. Setelah hanya bertahan selama dua ronde, Adesanya kalah melalui Technical Knockout (TKO). Ia tak mampu berbuat banyak ketika Pyfer melancarkan serangkaian pukulan keras yang membuatnya tak berdaya.

Jalannya Pertarungan: Dari Dominasi Awal hingga Kekalahan TKO

Ronde pertama dimulai dengan Israel Adesanya yang langsung mengambil inisiatif serangan. Ia menekan Joe Pyfer dengan rentetan jab-jab kecilnya, berusaha mengunci lawannya di sudut oktagon. Namun, Pyfer tidak tinggal diam. Ia membalas tekanan tersebut dengan sebuah strike yang berhasil mendarat telak mengenai Adesanya.

Untuk meredakan tempo permainan, Adesanya mencoba menggunakan tendangan rendah (low kick). Namun, situasi berubah ketika Pyfer berhasil melakukan clinch di pinggir oktagon pada pertengahan ronde. Pertarungan jarak dekat ini tak terhindarkan. Meskipun sempat mendapatkan tekanan balik, Pyfer berhasil menjatuhkan Adesanya. Sayangnya, upaya ini belum cukup untuk mengakhiri pertandingan.

Memasuki ronde kedua, Adesanya kembali mencoba membangun momentum dengan melancarkan serangkaian bodykick. Pyfer berhasil menghindari serangan tersebut, namun wasit Herb Dean memutuskan untuk menghentikan laga sejenak. Penghentian ini terjadi setelah Adesanya diduga melakukan kontak mata yang tidak disengaja dengan lawannya.

Adesanya semakin meningkatkan agresivitasnya, berusaha memaksa Pyfer kembali ke pertarungan berdiri (stand fighting). Ia melancarkan beberapa pukulan dan tendangan. Namun, petarung asal Amerika Serikat itu perlahan mampu membaca pola serangan Adesanya. Kejelian Pyfer membuahkan hasil ketika ia kembali berhasil melakukan takedown.

Mengunci pergerakan Adesanya dengan sebuah kuncian yang efektif, Pyfer kemudian melancarkan hujan pukulan. Serangan bertubi-tubi ini akhirnya membuat wasit menghentikan pertandingan, memberikan kemenangan KO kepada Pyfer.

Catatan Karier Setelah Pertarungan

Kemenangan ini memperpanjang rekor apik Joe Pyfer di kelas menengah UFC. Ini merupakan kemenangan keempatnya secara beruntun di kelas ini, setelah sebelumnya mengalami kekalahan dari Jack Hermanson pada tahun 2024.

Sementara itu, bagi Israel Adesanya, kekalahan ini menandai rentetan hasil negatif yang keempat kalinya secara berturut-turut. Kekalahan terakhirnya ini semakin mempertegas tren menurun yang dialaminya. Kekalahan terakhir Adesanya sebelum ini terjadi pada UFC 287, di mana ia berhasil mengalahkan Alex Pereira pada April 2023. Sejak kemenangan tersebut, Adesanya belum mampu kembali ke jalur kemenangan.

Kekalahan di UFC Seattle ini tentu menjadi pukulan telak bagi Adesanya dan para penggemarnya. Pertanyaan mengenai masa depan kariernya di kelas menengah UFC kini semakin mengemuka, terutama mengingat persaingan yang semakin ketat di divisi ini. Para pengamat dan penggemar akan menantikan bagaimana “The Nigerian Nightmare” akan bangkit dari keterpurukan ini dan kembali menunjukkan performa terbaiknya di panggung UFC.

Pos terkait