KEPRIZONE.COM, LINGGA – Universitas Lancang Kuning Riau melakukan penyelamatan manuskrip (naskah kuno) di Rumah Datuk Laksamana Lingga yang dimulai dari 3-16 Maret 2024.
Hal ini bertepatan dengan program Endangered Archives Programme (EAP) kerjasama dengan British Library yang terfokus untuk penyelamatan naskah kuno.
Penyelamatan manuskrip tersebut dipimpin langsung oleh Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning, Jefrizal S.Hum M.Sn.
Jefrizal menyampaikan, bahwa manuskrip informasi sejarah Lingga yang ada saat ini disimpan di Rumah Datuk Laksamana.
“Manuskrip tua yang menyimpan banyak informasi tentang sejarah, budaya, kearifan lokal, tahun pembuatan dan bahan tulisan tersebut dapat digunakan sebagai landasan dalam menghidupkan kembali jati diri bangsa kita,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Jurusan (Kajur) Satra Daerah Universitas Lancang Kuning, Iik Idayanti S.Hum M.Hum menjelaskan penanganan manuskrip juga memerlukan beberapa tahapan dengan tingkat kehati-hatian, jika usianya ribuan tahun.
“Proses awalnya dimulai dengan pembersihan dokumen, digitalisasi, meta data, kemudian melapisi dengan tisu Jepang selanjutnya pengeringan dan melaminating,” jelasnya.
Ditambahkan Iiek, pihaknya telah melakukan penyelamatan di beberapa wilayah di Riau, seperti di Pekanbaru, Kampar, Indragiri Hilir (Inhil) dan Bengkalis. “Bahkan kita juga sampai ke Daik Lingga,” tandasnya.
