Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang berlaga untuk Honda Team Asia, berhasil menyelesaikan balapan Moto3 Prancis 2026 di posisi keempat. Balapan yang dihelat di Sirkuit Le Mans ini berlangsung dalam kondisi trek basah, yang menjadi tantangan besar bagi para pembalap. Veda Ega mengungkapkan bahwa kunci suksesnya adalah tetap tenang dan tidak terlalu agresif saat berlomba.
Veda Ega memulai balapan dari posisi keenam. Meski start dari baris kedua, ia sempat kesulitan karena trek yang licin. Pada awal balapan, ia bahkan tercecer keluar dari sepuluh besar. Hal ini membuatnya merasa khawatir sebelum balapan dimulai. Kondisi trek basah juga membuat beberapa pembalap harus mundur lebih awal akibat kecelakaan.
“Saya hampir terjatuh saat sesi pemanasan, dan sebelum balapan saya sedikit takut karena kondisi sangat sulit. Ini adalah balapan pertama saya dalam kondisi trek basah di Moto3,” ujar Veda dalam pernyataannya.
Meski begitu, Veda Ega mampu menyelesaikan balapan dengan baik. Ia mengaku target awalnya hanya finis dan membawa pulang poin untuk tim. Namun, hasilnya jauh melebihi ekspektasi. Ia berhasil menembus posisi empat besar meskipun sempat tercecer.
Kunci keberhasilannya, menurut Veda, adalah kesabaran dan kejelian dalam memanfaatkan momentum. Ia menjelaskan bahwa di awal balapan, ia kehilangan beberapa posisi karena ada momen berbahaya di depan. Namun, setelah itu ia mulai merasa lebih nyaman dan mencoba menemukan ritme yang tepat.
“Saya mencoba tetap tenang, tidak terlalu agresif, tetapi juga tidak terlalu berhati-hati. Saya melihat banyak pembalap terjatuh dan mencoba memanfaatkan situasi sambil tetap fokus,” tambahnya.
Di lap-lap terakhir, performa ban belakang Veda Ega menurun, sehingga ia gagal mengejar grup podium. Namun, ia tetap puas dengan hasil finis keempat tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras sepanjang akhir pekan di Le Mans.
“Finis di posisi keempat pada Grand Prix Moto3 basah pertama saya adalah hasil yang sangat positif bagi saya dan tim. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang atas kerja keras mereka akhir pekan ini,” kata Veda.
Hasil ini memperkuat catatan positif Veda Ega di Moto3 2026. Dari lima seri yang telah dilalui, ia konsisten finis di enam besar. Bahkan, ia berhasil meraih podium ketiga di Moto3 Brasil. Hanya sekali ia gagal finis, yaitu pada seri Amerika Serikat akibat kecelakaan.
Konsistensi Veda Ega membuatnya kini duduk di peringkat kelima klasemen sementara pembalap Moto3 2026. Ia mengoleksi 50 poin, di bawah Maximo Quiles (115), Adrian Fernandez (69), Alvaro Carpe (53), dan Valentin Perrone (52). Posisi ini menjadikannya sebagai kandidat kuat untuk penghargaan Rookie of the Year Moto3 2026.






