Sinergi Perhutani dan TNI Amankan Objek Wisata Batu Kuda Selama Libur Nataru

Objek wisata Batu Kuda, yang berlokasi di Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu destinasi favorit bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan alam selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara berkolaborasi erat dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 2413/Cilengkrang, Komando Distrik Militer (Kodim) 0624/Bandung.
Kegiatan pengamanan bersama ini merupakan bagian dari upaya proaktif untuk menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus memberikan rasa aman bagi setiap pengunjung yang datang. Lokasi Batu Kuda sendiri secara administratif berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ujungberung, Petak 36, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Manglayang Barat.
Rangkaian Kegiatan Pengamanan
Pelaksanaan pengamanan libur Natal dan Tahun Baru di objek wisata Batu Kuda diawali dengan serangkaian kegiatan yang terstruktur. Tahap awal melibatkan pemberian imbauan dan arahan langsung kepada para pengunjung yang hadir. Imbauan ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, mematuhi peraturan yang berlaku di kawasan hutan, hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko yang mungkin timbul.
Setelah sesi imbauan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan patroli bersama di seluruh area kawasan wisata. Patroli ini bertujuan untuk memantau kondisi secara langsung, memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan atau mengganggu keamanan, serta memberikan kehadiran fisik yang dapat meningkatkan rasa aman bagi pengunjung.
Tokoh Kunci dalam Sinergi Pengamanan
Kegiatan sinergis ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang berperan dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan. Di antaranya adalah Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Ujungberung, Bapak Adang Supriatna, yang merupakan perwakilan dari Perhutani.
Dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), hadir pula Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 2413/Cilengkrang Kodim 0624/Bandung, Pembantu Letnan Satu (Peltu) Eka, yang menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pengamanan wilayah.
Selain itu, turut hadir pula anggota Polisi Hutan KPH Bandung Utara, Bapak Tedi Asmara, yang memiliki tugas khusus dalam penegakan hukum di kawasan hutan. Tak ketinggalan, Bapak Aan Basuni, petugas penjaga objek wisata Batu Kuda, yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan pengunjung dan memahami dinamika di lapangan.
Pentingnya Kewaspadaan Terhadap Bencana Alam
Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komunikasi Perusahaan KPH Bandung Utara, Bapak Endan Cahyadi, menekankan urgensi dari kegiatan pengamanan dan patroli yang rutin dilakukan. Beliau menjelaskan bahwa salah satu fokus utama adalah meningkatkan kewaspadaan pengunjung terhadap potensi bencana alam.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalkan dan mengantisipasi berbagai potensi permasalahan, khususnya pelanggaran hukum berupa gangguan keamanan hutan (Gukamhut), bencana alam, serta memastikan keamanan di kawasan wisata,” ujar Bapak Endan Cahyadi.
Beliau secara spesifik menyoroti risiko seperti pohon tumbang, yang dapat terjadi akibat faktor alam atau kondisi cuaca, serta potensi kebakaran hutan. Sumber kebakaran hutan yang paling sering terjadi di kawasan wisata adalah akibat kelalaian pengunjung, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membuat api unggun tanpa pengawasan yang memadai.
“Dengan demikian, kelestarian hutan dapat tetap terjaga dan pengunjung merasa aman dan nyaman,” tambahnya, menggarisbawahi tujuan akhir dari seluruh upaya ini.
Komitmen TNI dalam Menjaga Keamanan Hutan
Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari Babinsa Koramil 2413/Cilengkrang Kodim 0624/Bandung menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Beliau menegaskan bahwa kegiatan patroli bersama ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Perhutani, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan masyarakat dalam upaya pencegahan gangguan keamanan hutan.
“Kami siap membantu pengamanan dan penanganan apabila terjadi gangguan keamanan hutan maupun bencana alam di kawasan hutan Perhutani KPH Bandung Utara,” jelasnya, menunjukkan kesiapan TNI dalam memberikan dukungan penuh.
Kolaborasi antara aparat keamanan dan pengelola kawasan wisata ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan lestari bagi semua pihak, khususnya selama musim liburan yang seringkali diwarnai peningkatan aktivitas masyarakat di destinasi alam.