Xpander Terapung OTK: Empat Roda Berbuah Tumpukan Batu

Kehilangan Empat Roda, Mitsubishi Xpander Ditinggal Bertumpu Batu Bata

Palembang – Pagi yang seharusnya tenang bagi Rezky Munandar (27) seketika berubah menjadi kejutan tak menyenangkan. Saat terbangun di kediamannya di Jalan Sei Betung, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, pada Senin (16/2/2025) pagi, ia mendapati mobil Mitsubishi Xpander miliknya dalam kondisi yang sangat tidak lazim. Alih-alih terparkir dengan empat roda utuh, kendaraannya kini bertumpu pada tumpukan batu bata, sementara keempat ban beserta velgnya telah raib digondol orang tak dikenal (OTK).

Peristiwa ini pertama kali disadari oleh Rezky setelah seorang warga yang baru saja pulang dari salat Subuh memberitahu ibunya bahwa ban mobil yang diparkir di depan rumah telah hilang. “Saya tahunya setelah ada tetangga yang pulang salat Subuh ngasih tahu ibu kalau ban mobil sudah tidak ada. Begitu dicek benar saja, semua ban beserta velg diambil semua. Posisi sudah diganjal batu,” ungkap Rezky dengan nada prihatin.

Mobil Xpander yang terparkir di depan rumah orang tua Rezky menjadi sasaran empuk para pelaku pencurian. Kejadian ini menimbulkan kerugian materiil yang tidak sedikit, diperkirakan mencapai Rp 8 juta rupiah, yang mencakup nilai keempat ban dan velgnya.

Modus Operandi Terencana: Lampu Jalan Mati dan Kendaraan Misterius

Berdasarkan rekaman kamera CCTV milik beberapa tetangga, terdeteksi sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport melintas di area tersebut sekitar pukul 03.14 WIB. Dari rekaman yang ada, terlihat dua orang turun dari kendaraan tersebut. Sayangnya, identitas pelaku dan nomor polisi kendaraan tidak dapat dikenali dengan jelas akibat padamnya lampu jalan di lokasi kejadian.

“Kami kumpulkan dari CCTV tetangga ada Pajero yang lewat, kemungkinan kuat pelaku turun dari kendaraan tersebut. Pelaku diduga lebih dari dua orang,” jelas Rezky. Ia menambahkan bahwa mobilnya memang kerap diparkirkan di depan rumah orangtuanya ketika ia menginap. Namun, pada dini hari tersebut, kendaraannya justru menjadi target kejahatan.

Dugaan Perencanaan Matang dan Dampak Lingkungan

Kondisi lampu jalan yang padam saat kejadian semakin menguatkan dugaan bahwa aksi pencurian ini telah direncanakan dengan matang. Kurangnya penerangan membuat rekaman CCTV menjadi kurang jelas dan menyulitkan identifikasi pelaku. “Sepertinya aksi pencurian juga sudah direncanakan. Lampu jalan saat itu tidak hidup, jadi rekaman CCTV juga kurang jelas. Biasanya aman-aman saja parkir di sini, tapi kali ini apes,” tuturnya.

Kejadian ini tidak hanya merugikan Rezky secara finansial, tetapi juga menimbulkan rasa was-was di kalangan warga sekitar. Ketiadaan ban mobil yang diganti batu bata ini menjadi pemandangan yang cukup mengagetkan dan mengkhawatirkan.

Laporan Polisi dan Harapan Penangkapan Pelaku

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Rezky Munandar telah resmi melaporkan kasus pencurian ini ke SPKT Polrestabes Palembang. Ia berharap pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku agar tidak ada lagi korban serupa di kemudian hari. Penyelidikan lebih lanjut, termasuk analisis rekaman CCTV dan keterangan saksi, diharapkan dapat mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi keji ini.

Kasus pencurian ban mobil ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkirkan kendaraan di area yang minim penerangan atau minim pengawasan. Tindakan pencegahan dini, seperti memasang alat keamanan tambahan pada kendaraan atau memilih lokasi parkir yang lebih aman, sangat dianjurkan untuk menghindari kerugian yang tidak diinginkan.

Kronologi Kejadian Singkat:

  • Malam Hari: Mobil Mitsubishi Xpander milik Rezky Munandar diparkir di depan rumah orang tuanya.
  • Dini Hari (sekitar 03.14 WIB): Sebuah Mitsubishi Pajero Sport melintas, diduga dari kendaraan tersebut pelaku turun untuk melakukan pencurian. Lampu jalan di area tersebut padam.
  • Pagi Hari: Rezky Munandar terkejut mendapati keempat ban dan velg mobilnya hilang, diganti dengan tumpukan batu bata.
  • Pelaporan: Rezky melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang.

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus pencurian kendaraan yang meresahkan masyarakat. Pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan respons cepat dan efektif untuk memberikan rasa aman kepada warga.

Pos terkait