10 Hari Menjelang Lebaran, CFD Cilalay Tetap Ramai

CFD Cilalay Tetap Ramai di Bulan Ramadan, Jadi Destinasi Favorit Menjelang Idulfitri

Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan, suasana di kawasan Car Free Day (CFD) Cilalay, Pangandaran, justru semakin menunjukkan geliatnya. Kawasan yang terbentang di antara Desa Karangmulya dan Desa Cibogo, Kecamatan Padaherang, ini terpantau masih dipadati pengunjung pada Minggu sore, 8 Maret 2026. Antusiasme warga untuk menikmati ruang publik bebas kendaraan bermotor ini sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan, bahkan cenderung meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Meskipun mayoritas pengunjung sedang menjalankan ibadah puasa, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk berkumpul dan beraktivitas di CFD Cilalay. Sejak sore hari, warga dari berbagai penjuru wilayah mulai berdatangan. Mereka datang untuk menikmati udara segar, menjauh dari hiruk pikuk kendaraan, dan yang terpenting, memanfaatkan momen tersebut sebagai ajang silaturahmi bersama keluarga dan kerabat. Suasana kebersamaan ini menjadi daya tarik tersendiri yang sulit dilewatkan oleh masyarakat setempat setiap pekannya.

Kegiatan rutin mingguan ini tetap diisi dengan berbagai aktivitas ringan yang menyehatkan. Mulai dari jalan santai santai yang dinikmati bersama anggota keluarga, hingga aktivitas bersepeda yang menjadi favorit banyak kalangan. Lebih dari sekadar sarana kebugaran, CFD Cilalay juga telah menjelma menjadi pusat perputaran ekonomi lokal yang vital. Kehadiran para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin memperkaya variasi kegiatan di kawasan ini.

UMKM Meraup Berkah di CFD Cilalay

Berbagai macam produk makanan dan minuman dijajakan oleh para pedagang, menawarkan aneka takjil untuk berbuka puasa maupun hidangan ringan untuk dinikmati setelah beraktivitas. Selain itu, kebutuhan rumah tangga lainnya juga tersedia, seolah menjadi surga belanja bagi pengunjung yang mulai mempersiapkan kebutuhan menjelang Lebaran. Keberadaan UMKM ini tidak hanya memberikan pilihan bagi pengunjung, tetapi juga menjadi tumpuan ekonomi bagi banyak keluarga di sekitar lokasi.

Sarah (24), salah seorang pengunjung setia CFD Cilalay, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda wajib yang tak terlewatkan setiap akhir pekan. Ia mengaku, meskipun kondisi fisik sedang berpuasa, suasana di lokasi tetap terasa nyaman untuk beraktivitas ringan.

“Walaupun sedang puasa, masyarakat tetap antusias datang ke CFD. Banyak yang olahraga ringan sambil menikmati suasana pagi,” ujar Sarah saat ditemui di lokasi pada Minggu sore. Baginya, CFD Cilalay bukan hanya tempat berolahraga, tetapi juga ruang untuk bersosialisasi dan mempererat tali persaudaraan antarwarga.

Ruang Publik Positif dan Penggerak Ekonomi Lokal

Kehadiran CFD Cilalay diharapkan dapat terus menjadi ruang publik yang positif bagi masyarakat luas. Aspek kesehatan yang ditawarkan melalui aktivitas fisik ringan menjadi nilai tambah yang signifikan. Namun, yang tidak kalah penting adalah keberlangsungan kegiatan ini mampu menggerakkan roda perekonomian warga sekitar secara signifikan. Terutama bagi para pedagang kecil yang sangat bergantung pada kepadatan pengunjung di akhir pekan.

Dengan tingkat partisipasi masyarakat yang terus tinggi, CFD Cilalay telah membuktikan diri sebagai salah satu destinasi favorit warga yang mampu bertahan dan berkembang, bahkan di tengah suasana bulan suci Ramadan. Prediksi menunjukkan bahwa keramaian di kawasan ini akan semakin meningkat seiring dengan semakin dekatnya hari kemenangan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan belanja dan keinginan masyarakat untuk mencari hiburan serta rekreasi sebelum merayakan Idulfitri. CFD Cilalay menjadi saksi bisu geliat ekonomi dan semangat kebersamaan yang terus terjaga di Kabupaten Pangandaran.

Pos terkait