Perayaan Tahun Baru Imlek bukan sekadar tentang hidangan lezat dan angpao, tetapi juga momen penting untuk berkumpul bersama keluarga. Suasana kehangatan kekeluargaan akan semakin terasa ketika diisi dengan kegiatan menonton film bersama orang-orang terkasih. Jika Anda sedang mencari rekomendasi film yang sesuai untuk menemani perayaan Imlek, berikut adalah daftar film Indonesia yang bertema Tionghoa dan layak masuk dalam daftar tontonan Anda.
1. Gie (2005)
Film biografi arahan Riri Riza ini mengisahkan perjalanan hidup Soe Hok Gie, seorang pemuda keturunan Tionghoa yang dikenal sebagai aktivis dan penulis kritis pada era 1960-an. Diperankan oleh Nicholas Saputra, film ini tidak hanya menampilkan perjuangan Soe Hok Gie melawan ketidakadilan, tetapi juga menyoroti nilai kejujuran yang ia pegang teguh. “Gie” menjadi salah satu film Indonesia bertema etnis Tionghoa yang mampu menginspirasi penonton melalui kisah hidup tokoh legendaris ini.
2. The Photograph (2007)
Film pendek yang disutradarai oleh Nan Achnas ini bergenre slice of life dan menceritakan kisah Pak Johan (Lim Kay Tong), seorang fotografer keturunan Tionghoa, yang menjalin hubungan platonik penuh makna dengan Sita (Shanty), seorang perempuan penghibur. Meskipun terpaut usia yang cukup jauh, hubungan mereka menjadi sorotan yang menarik. Film ini sangat cocok ditonton saat Imlek karena mengangkat tema hubungan antargenerasi dan keragaman dalam komunitas Tionghoa di Indonesia.
3. Ngenest (2015)
Film komedi yang dibintangi dan disutradarai oleh Ernest Prakasa ini mengupas kehidupan keluarga Tionghoa di era Orde Baru. “Ngenest” menceritakan tentang seorang pemuda keturunan Tionghoa yang berjuang untuk diterima di lingkungan sosialnya dengan menikahi perempuan pribumi. Dengan premis yang jenaka namun penuh makna, film ini secara unik dan menghibur mengangkat isu SARA, perundungan, dan stereotip terhadap etnis Tionghoa.
4. Langit Masih Gemuruh (2015)
Film pendek karya Jason Iskandar ini mengambil latar peristiwa kerusuhan Mei 1998. Meskipun minim dialog, “Langit Masih Gemuruh” berhasil menggambarkan perjalanan seorang ibu yang berusaha menjemput anaknya di tengah situasi yang mencekam. Meskipun tidak secara langsung mengangkat perayaan Imlek, film ini penting untuk ditonton sebagai pengingat sejarah kelam dan refleksi terhadap pengalaman pahit yang pernah dialami etnis Tionghoa di Indonesia.
5. Cek Toko Sebelah (2016)
Film komedi keluarga yang juga digarap oleh Ernest Prakasa ini berfokus pada kehidupan keluarga Tionghoa yang memiliki usaha toko kelontong. “Cek Toko Sebelah” mengisahkan Erwin (Ernest Prakasa), seorang sarjana cerdas yang harus pulang kampung karena ayahnya ingin mewariskan toko sembako keluarga. Konflik mulai muncul ketika kakaknya merasa berhak mewarisi toko tersebut sebagai anak sulung. Dipenuhi adegan lucu dan emosional, film ini berhasil menampilkan dinamika kekeluargaan dan nilai-nilai tradisi Tionghoa.
6. The Last Barongsai (2017)
Film drama karya Ario Rubbik ini mengangkat tema pentingnya pelestarian budaya barongsai. “The Last Barongsai” menceritakan kisah Aghuan, seorang pemuda keturunan Tionghoa yang dihadapkan pada pilihan sulit antara melanjutkan pendidikan ke luar negeri atau meneruskan tradisi barongsai keluarganya. Dibintangi oleh Tio Pakusadewo dan Dion Wiyoko, film ini sangat pas ditonton saat Imlek karena menekankan pentingnya menjaga warisan budaya Tionghoa di Indonesia.
7. Dimsum Martabak (2018)
Bagi para penggemar film romance comedy, “Dimsum Martabak” adalah pilihan yang tepat. Film ini mengisahkan Mona (Ayu Ting Ting), tulang punggung keluarga yang bekerja di restoran Tionghoa milik Koh Ah Yong (Chew Kin Wah) yang terkenal dengan hidangan dimsumnya. Setelah dipecat karena kesalahpahaman, Mona kemudian bergabung dengan bisnis food truck martabak yang dijalankan oleh Soga Soga (Boy William) dan Dudi (Acho Muhadkly). Perpaduan budaya Tionghoa melalui restoran dimsum dan kisah cinta yang romantis menjadikan film ini hiburan yang menyenangkan untuk keluarga saat Imlek.
8. Susi Susanti: Love All (2019)
Film biografi inspiratif ini mengisahkan perjalanan legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti, yang berdarah Tionghoa dan diperankan oleh Laura Basuki. “Susi Susanti: Love All” menceritakan perjuangan Susi meraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 sekaligus tantangan identitas kewarganegaraan yang dihadapinya pada masa Orde Baru. Selain menyajikan kisah olahraga yang mendebarkan, film ini kaya akan nilai patriotisme dan sangat cocok ditonton saat Imlek karena menampilkan rasa bangga terhadap atlet keturunan Tionghoa yang telah mengharumkan nama Indonesia.
9. Teka Teki Tika (2021)
Film drama misteri karya Ernest Prakasa ini menyajikan konflik dalam sebuah keluarga besar. Kisah dimulai ketika Budiman (Ferry Salim) terkejut dengan kedatangan seorang perempuan muda bernama Tika (Sheila Dara) yang mengaku sebagai anak kandungnya. Kehadiran Tika memicu terungkapnya rahasia lama dan konflik internal dalam keluarga. Meskipun tidak berlatar perayaan Imlek, film ini direkomendasikan karena menampilkan dinamika keluarga Tionghoa-Indonesia serta mengajarkan nilai kejujuran dan penerimaan dalam keluarga.
10. Vania on Lima Street (2022)
Rekomendasi terakhir adalah film pendek yang disutradarai oleh Bayu Prihantoro Filemon. Dirilis pada tahun 2022, film ini bercerita tentang Vania, seorang gadis kecil berusia 7 tahun yang dengan berani menyelamatkan seorang pencuri motor dari amukan massa. Berlatar di Yogyakarta, film ini menonjolkan keberanian, empati, dan kepedulian sesama manusia. Kisahnya yang sederhana namun menyentuh dan penuh pesan kebaikan menjadikannya tontonan yang cocok saat Imlek.
Deretan film di atas menawarkan beragam cerita yang dapat menemani perayaan Imlek Anda tahun ini, mulai dari kisah budaya, sejarah, hingga nilai-nilai kehidupan masyarakat Tionghoa di Indonesia. Pilihlah film yang paling sesuai dengan selera keluarga Anda untuk menciptakan momen Imlek yang tak terlupakan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan seputar Film Imlek Indonesia
Apa yang dimaksud dengan film Imlek Indonesia?
Film Imlek Indonesia adalah film lokal yang mengangkat tokoh, budaya, atau kehidupan masyarakat Tionghoa di Indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Film-film ini sering kali mengeksplorasi identitas, sejarah, dan dinamika sosial komunitas Tionghoa di tanah air.Apakah semua film Imlek Indonesia harus berlatar perayaan Imlek?
Tidak selalu. Banyak film yang menampilkan nilai-nilai budaya Tionghoa atau kehidupan masyarakatnya tanpa harus secara eksplisit menampilkan perayaan Imlek. Fokusnya lebih pada representasi budaya dan pengalaman hidup.Apakah film-film ini cocok untuk ditonton bersama keluarga?
Sebagian besar film dalam daftar ini memang sangat cocok ditonton bersama keluarga. Mereka mengangkat tema-tema universal seperti kebersamaan, perjuangan hidup, nilai-nilai moral, dan dinamika hubungan antaranggota keluarga, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai usia.






