Seleksi Calon Paskibraka 2026 di Polewali Mandar: Persaingan Ketat dan Standar Ketat
Sebanyak 126 pelajar mengikuti seleksi Calon Paskibraka 2026 di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Mereka mengikuti dua tahap tes utama, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU). Seleksi ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Jl Manuggal, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali selama dua hari.
Peserta terdiri dari 66 siswa dan 60 siswi yang memperebutkan kuota sebanyak 75 anggota Paskibraka. Setiap peserta harus mencapai nilai minimal 70 pada kedua tes tersebut agar bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Jika akumulasi nilai TWK dan TIU tidak mencapai angka tersebut, peserta langsung dinyatakan gugur.
Kepala Bidang Ideologi, Kesbangpol Polman, Zabir menjelaskan bahwa seleksi dilakukan secara objektif tanpa intervensi pihak mana pun. Tidak ada peserta yang dititipkan oleh anak pejabat atau pihak tertentu. Semua peserta diseleksi berdasarkan kemampuan mereka dalam menjawab soal-soal yang diberikan.
Zabir menegaskan bahwa standar penilaian sangat ketat. Nilai TWK dan TIU akan diakumulasi untuk menentukan kelulusan. Tes ini bertujuan menyaring calon Paskibraka yang tidak hanya memiliki postur tubuh yang ideal, tetapi juga wawasan kebangsaan yang baik.
Setelah lolos seleksi ini, peserta akan mengikuti tahapan berikutnya seperti tes Samapta, tes kesehatan, dan tes kepribadian. Tujuan dari semua tahapan ini adalah untuk memilih putra-putri terbaik yang memiliki dedikasi, disiplin, serta kemampuan baris-berbaris yang baik.
Tujuan Seleksi Paskibraka
Seleksi Calon Paskibraka 2026 tidak hanya bertujuan untuk memilih anggota yang siap bertugas dalam upacara HUT RI, tetapi juga untuk membentuk karakter yang tangguh. Peserta yang terpilih akan diajarkan nilai-nilai Pancasila, kepemimpinan, dan etika kepribadian. Hal ini penting untuk memastikan bahwa Paskibraka mampu menjadi contoh bagi generasi muda.
Selain itu, seleksi ini juga bertujuan untuk menyiapkan pasukan yang siap mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-81. Dengan demikian, Paskibraka tidak hanya sekadar tampil dalam upacara, tetapi juga menjadi simbol semangat nasionalisme.
Jadwal dan Proses Seleksi
Jadwal tes seleksi berikutnya akan mengikuti jadwal serentak dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan terbuka, sehingga semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing.
Para peserta berasal dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Polewali Mandar. Mereka telah melewati seleksi awal dari tiga zona wilayah kecamatan sebelum masuk ke tahap ini. Hal ini menunjukkan bahwa proses seleksi sudah dimulai dari tingkat bawah hingga akhirnya sampai pada tahap evaluasi akhir.
Keberagaman Peserta
Dari total 126 peserta, terdapat 66 siswa dan 60 siswi. Perbedaan jumlah ini menunjukkan bahwa kompetisi antara laki-laki dan perempuan cukup seimbang. Meskipun begitu, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos ke tahap berikutnya, asalkan memenuhi standar nilai yang ditetapkan.





