285 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Jalur Ini Favorit Pemudik

Arus Mudik Dimulai: Ratusan Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Tol Trans Jawa Jadi Pilihan Utama

Libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah telah tiba, menandai dimulainya musim mudik yang dinanti-nantikan oleh jutaan masyarakat Indonesia. Sejak awal pelaksanaan Operasi Ketupat, tercatat lonjakan signifikan kendaraan yang meninggalkan Ibu Kota. Hingga Jumat, 13 Maret 2026, sekitar 14 persen dari total proyeksi kendaraan telah bergerak keluar dari Jakarta.

Menurut data sementara, jumlah kendaraan yang telah meninggalkan Jakarta mencapai angka 285 ribu unit. Angka ini merupakan bagian dari proyeksi total 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan akan melintasi jalan tol selama periode mudik Lebaran tahun ini.

“Dari proyeksi Jasa Marga terhadap jumlah kendaraan saat ini sudah keluar dari Jakarta sebesar 14 persen. Tentu ini masih bisa tanpa dikendalikan, tanpa rekayasa lalu lintas,” ujar seorang pejabat Jasa Marga saat ditemui di Gedung JTMC Jasa Marga, Bekasi, Jawa Barat. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa volume kendaraan yang keluar masih berada dalam batas normal sebelum puncak arus mudik.

Jalur Trans Jawa Dominasi Arah Tujuan Pemudik

Analisis awal terhadap pergerakan kendaraan menunjukkan adanya preferensi yang kuat terhadap jalur tertentu. Mayoritas kendaraan yang meninggalkan Jakarta memilih untuk melintasi jalur Tol Trans Jawa. Arah ini menjadi pilihan utama para pemudik yang menuju berbagai kota di Jawa bagian timur, maupun destinasi lain yang terhubung melalui jaringan tol tersebut.

Sebaliknya, arus kendaraan yang menuju wilayah lain, seperti arah Bandung, belum menunjukkan peningkatan yang berarti. Hal ini berbeda dengan tren yang terlihat pada jalur Trans Jawa.

“Sebarannya juga masih sama, terlihat sebaran ke arah Trans Jawa paling mendominasi. Yang lain-lainnya belum tampak, seperti ke arah Bandung juga belum tampak jumlah dari yang diproyeksikan,” ungkap pejabat tersebut.

Potensi Peningkatan Arus Mudik dan Prediksi Puncak

Pihak Jasa Marga terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan kendaraan. Ada kemungkinan volume kendaraan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, terutama menjelang akhir pekan. Pergerakan kendaraan di akhir pekan seringkali mengalami lonjakan karena banyak masyarakat yang memanfaatkan waktu libur tambahan untuk memulai perjalanan mudik mereka.

“Masih ada kemungkinan nanti di hari Sabtu, Minggu, akan ada pergerakan lagi,” tambahnya.

Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026. Namun, pergerakan kendaraan sudah mulai terlihat sejak tanggal 13 Maret, menandakan dimulainya fase awal keberangkatan pemudik.

Distribusi Kendaraan Berdasarkan Arah Tujuan

Dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta, distribusi arah tujuan diperkirakan akan terbagi sebagai berikut:

  • Merak: Sekitar 28 persen kendaraan diprediksi akan menuju arah Merak, yang merupakan gerbang utama menuju Pulau Sumatera melalui penyeberangan kapal feri.
  • Arah Timur (Cipularang hingga seterusnya): Mayoritas, atau sekitar 50 persen kendaraan, diperkirakan akan mengambil jalur ke arah timur, melintasi Tol Cipularang dan melanjutkan perjalanan menuju berbagai kota di Jawa bagian tengah dan timur.
  • Bogor dan Sekitarnya: Sekitar 20 persen kendaraan lainnya diproyeksikan akan menuju wilayah Bogor dan daerah sekitarnya.

Imbauan untuk Perjalanan Mudik yang Aman dan Lancar

Menghadapi peningkatan aktivitas lalu lintas menjelang Idulfitri, masyarakat pengguna jalan diimbau untuk senantiasa merencanakan perjalanan mereka dengan matang. Persiapan yang baik, termasuk pengecekan kondisi kendaraan, kesiapan fisik, dan pemahaman mengenai rute perjalanan, akan sangat membantu kelancaran dan keamanan.

Selain itu, memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas melalui berbagai sumber dapat membantu pemudik menghindari potensi kemacetan dan rekayasa lalu lintas yang mungkin diterapkan. Dengan perencanaan yang cermat, diharapkan seluruh pemudik dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga tercinta.

Pos terkait